Tabrak Kapal Militer, Dua Nelayan Jepang Meninggal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kapal nelayan. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi kapal nelayan. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.COTokyo – Seorang anggota awak kapal nelayan yang bertabrakan dengan kapal militer Jepang pada Rabu, 15 Januari, meninggal pagi tadi. Wafatnya Koji Otake menambah daftar korban tabrakan ini menjadi dua orang.

    Dikutip laman Xinhua, pria berusia 66 tahun ini meninggal karena luka-luka yang dideritanya. Selain Otake, korban lainnya ialah Kiyoshi Takamori, sang kapten kapal yang meninggal lebih dulu pada hari Rabu.

    Kapal nelayan sepanjang 7,6 meter itu tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal militer Japan Maritime Self-Defense Force (MSDF) bernama Osumi sepanjang 180 meter sekitar pukul 08.00 pagi di Laut Pedalaman Seto di lepas pantai Kota Otake.

    Keempat orang yang berada di atas kapal nelayan langsung terlempar ke dalam air. Mereka kemudian ditarik ke dalam kapal Osumi yang memiliki fasilitas medis. Osumi sempat dikirim ke Filipina pada November lalu untuk memberikan bantuan kepada korban topan Haiyan.

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Berita Lainnya:
    Gaya Ben Ali dan Akil Mochtar Timbun Duit  
    Djoko Kirmanto: Jokowi Jangan Ambil Wewenang Pusat
    Otto Hasibuan Mundur Sebagai Pengacara Akil  
    Di BBM, Akil Sebut Nama Nirwan Bakrie   
    Proyek Banjir Ini Bisa Ringankan Kerja Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.