Jaksa Anggap Oscar Pistorius Sengaja Bunuh Reeva  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oscar Pistorius mengaku tidak berniat untuk membunuh kekasihnya, Reeva Steenkamp. Ia merasa tidak pantas untuk diadili dengan dakwaan pembunuhan, karena kenyataannya ia tidak pernah merencanakan pembunuhan tersebut. REUTERS/Siphiwe Sibeko

    Oscar Pistorius mengaku tidak berniat untuk membunuh kekasihnya, Reeva Steenkamp. Ia merasa tidak pantas untuk diadili dengan dakwaan pembunuhan, karena kenyataannya ia tidak pernah merencanakan pembunuhan tersebut. REUTERS/Siphiwe Sibeko

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa penuntut menganggap atlet lari paralimpik Oscar Pistorius sengaja membunuh kekasihnya, model Afrika Selatan, Reeva Steenkamp. Alasannya, tembakan empat kali dianggap sebagai upaya membunuh targetnya.

    “Dia (Pistorius) ingin melanjutkan hidupnya seolah semuanya tak pernah terjadi,” kata jaksa Gerry Nel. Pistorius hanya menangis dan menggelengkan kepalanya. “Alasan Anda menembak empat kali hanyalah untuk membunuh.”

    Atlet Olimpiade ini menangis di tengah persidangan yang penuh sesak, hingga membuat kakaknya, Carl Pistorius, menjangkau dan menyentuh punggungnya.

    Di luar persidangan, polisi Afrika Selatan terus berupaya memastikan bahwa investigasinya sesuai jalur. Kepolisian Afrika Selatan Kamis kemarin menunjuk seorang detektif kepala baru menggantikan Hilton Botha, yang ternyata mendapat tuduhan upaya pembunuhan. Padahal hakim tak lama lagi memutuskan apakah Pistorius akan dibebaskan dengan jaminan.

    Botha sebelumnya menemukan dua kotak testosteron, yang dilarang oleh IOC, di lemari. Namun kemudian, juru bicara kepolisian mengakui isi kotak itu tak diketahui. Belakangan disebutkan kotak itu berisi obat herbal.

    Pistorus saat ini menghadapi tuduhan pembunuhan berencana terhadap Reeva. Ia dibela penasihat hukum Barry Roux. Reeva tewas dengan luka tembak di rumah Pistorus. Atlet lari ini mengaku, ia mengira Reeva adalah seorang penyusup.

    USA TODAY | NATIONAL POST | WANTO

    Baca juga
    Kode Korupsi Al-Quran: Santri, Pengajian, Murtad

    Rektor Unsoed Purwokerto Jadi Tersangka Korupsi

    Besok, La Nyalla Kembali Berkantor di PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.