Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengapa Pemerintah Jepang Menutup Pemandangan Gunung Fuji?

Editor

Nurhadi

image-gnews
Wisatawan mengambil foto Gunung Fuji yang muncul di sebuah toko serba ada di kota Fujikawaguchiko, prefektur Yamanashi, Jepang 28 April 2024. Kyodo via REUTERS
Wisatawan mengambil foto Gunung Fuji yang muncul di sebuah toko serba ada di kota Fujikawaguchiko, prefektur Yamanashi, Jepang 28 April 2024. Kyodo via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Jepang memutuskan memasang penghalang untuk menghentikan wisatawan mengambil foto Gunung Fuji yang merupakan salah satu destinasi populer di Negara Matahari Terbit tersebut.

Kebijakan itu diambil setelah membludaknya wisatawan yang berburu foto Gunung Fuji yang megah dari depan toko serba ada Lawson. Banyak wisatawan asing yang memadati trotoar di sebelah toko itu untuk mendapatkan foto Gunung Fuji dari sudut terbaik, namun tidak disertai perilaku yang baik. 

Pemerintah Jepang kemudian memasang sebuah layar hitam berukuran besar untuk menghalangi wisatawan nakal mengambil foto Gunung Fuji dengan toko serba ada di depannya.

Layar terbuat dari jaring hitam berukuran 2,5 kali 20 meter dipasang pada Selasa, 21 Mei 2024. Penghalang itu dipasang bertujuan membubarkan kerumunan wisatawan di trotoar sempit di seberang jalan dari toko Lawson.

Banyak warga setempat mengeluhkan pengunjung asing yang membuang sampah sembarangan, masuk tanpa izin, dan melanggar peraturan lalu lintas. Meski begitu, baru sepekan dipasang, layar tersebut sudah dilubangi.

Japan Today melaporkan terdapat sepuluh lubang kecil ditemukan pada layar tersebut.  Meski ada petugas keamanan yang berjaga antara pukul 10.00 hingga 16.00, lubang-lubang kecil tersebut tampaknya dibuat orang iseng pada pagi atau sore hari saat tidak ada petugas yang melihat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Overtourism di Jepang

Wisatawan yang mengunjungi Jepang mencapai rekor tertinggi pada Maret 2024 untuk pertama kalinya dengan jumlah pengunjung melebihi 3 juta orang. Menurut Bloomberg, jumlah wisatawan ke Jepang mencapai 25 juta pada 2023. 

Peningkatan jumlah wisatawan ini terjadi sejak pembatasan perbatasan era pandemi dicabut. Namun hal ini ternyata memicu overtourism

YUNIA PRATIWI | MILA NOVITA | NUFUS NITA HIDAYATI 

Pilihan Editor: Jepang Perkenalkan Pemesanan Online untuk Mendaki Gunung Fuji

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Afrika Selatan Disebut Negara Paling Ramah di Dunia, Bikin Wisatawan Merasa Nyaman

5 jam lalu

Ikan paus sangat mudah ditemui di sekitar perairan laut Cape Town, Afrika Selatan. Bahkan dijadikan atraksi wisata di Afrika Selatan, kejadian penyerangan ikan paus terhadap manusia sempat beberapa kali terjadi, ikan paus sempat tercatat beberapa kali menabrak kapal wisatawan. JENNIFER BRUCE/Getty Images
Afrika Selatan Disebut Negara Paling Ramah di Dunia, Bikin Wisatawan Merasa Nyaman

Dinobatkan sebagai negara paling ramah, masyarakat Afrika Selatan senang bersosialisasi dan bercanda, membantu wisatawan merasa nyaman.


Baru Pertama Kali Traveling ke Korea, Ini Hal yang Paling Penting Dilakukan

1 hari lalu

Istana Gyeongbokgung di Korea Selatan. Unsplash.com/Yeojin Yun
Baru Pertama Kali Traveling ke Korea, Ini Hal yang Paling Penting Dilakukan

Korea selalu memiliki daya tarik untuk dijelajahi, dari keragaman budaya, lokasi syuting drama Korea dan musik K-pop hingga festival


Terlibat Banyak Skandal, Jepang Copot Sejumlah Pejabat Pertahanan

1 hari lalu

Komandan Shingo Nashinoki, dan prajurit Brigade Penyebaran Cepat Amfibi (ARDB) Pasukan Bela Diri Darat Jepang, unit marinir pertama Jepang sejak Perang Dunia Kedua, ikut serta dalam latihan militer seperti yang diamati oleh Marinir A.S., di dekat pulau Irisuna yang tidak berpenghuni ke Okinawa, Jepang, 15 November 2023. REUTERS/Issei Kato
Terlibat Banyak Skandal, Jepang Copot Sejumlah Pejabat Pertahanan

Jepang pada Jumat memecat dan menskors sejumlah pejabat pasukan pertahanan karena berbagai masalah termasuk kesalahan penanganan informasi sensitif


5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

1 hari lalu

Wisatawan mancanegara saat mengunjungi Ubud Food Festival di Taman Kuliner Ubud, Gianyar, Bali, Kamis, 30 Mei 2024 (ANTARA)
5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

Bali Belly sebetulnya adalah penyait biasa yang dapat dicegah dan mudah disembuhkan.


Gaet Wisatawan Indonesia, Hallyu Tourism Festival Perkenalkan Destinasi di Drakor

2 hari lalu

Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun, saat media gathering Hallyu Tourism Festival di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/Yunia Pratiwi
Gaet Wisatawan Indonesia, Hallyu Tourism Festival Perkenalkan Destinasi di Drakor

Korea Tourism Organization gencar mempromosikan destinasi hallyu untuk menggaet wisatawan terutama dari Indonesia


AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

2 hari lalu

Pesawat A330-900 AirAsia X
AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia menggelar AirAsia Travel Fair (AATF) 2024 Medan pada 12-14 Juli 2024 di Centre Point Medan, Sumatera Utara.


11 Rekomendasi Oleh-oleh Snack dari Jepang, Cokelat hingga Rice Crackers

2 hari lalu

Taiyaki, kue kering Jepang berbentuk ikan yang diisi dengan cokelat, custard, atau pasta kacang merah (Pixabay)
11 Rekomendasi Oleh-oleh Snack dari Jepang, Cokelat hingga Rice Crackers

Bukan hanya elektronik dan kosmetik, makanan kecil atau snack Jepang kuga terkenal dengan rasanya yang enak dan unik.


Viral Kuliner Mochi di Jembatan Ciheuleut Bogor, Ini Kue Beras Asal jepang

2 hari lalu

Ilustrasi mochi. Wiki-travel.com
Viral Kuliner Mochi di Jembatan Ciheuleut Bogor, Ini Kue Beras Asal jepang

Viral Kuliner Mochi di Jawa Barat, tepatnya di Jembatan Ciheuleut di atas Jalan Tol Jagorawi. Apa itu Mochi?


Penyebab dan Bahaya Gelombang Panas Ekstrem Seperti di Jepang

3 hari lalu

Seorang wanita mendinginkan diri di bawah mesin pendingin kabut di tengah gelombang panas di Tokyo, Jepang, 9 Juli 2024. Beberapa hari terakhir ini pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan serangan panas di sebagian besar wilayah negara itu, dengan mengimbau penduduk untuk menghindari berolahraga di luar ruangan dan menggunakan AC. REUTERS/Issei Kato
Penyebab dan Bahaya Gelombang Panas Ekstrem Seperti di Jepang

Jepang sedang mengalami gelombang panas ekstrem yang mencapai lebih dari 40 derajat Celcius. Apa penyebabnya dan seberapa bahayanya?


ITB Bicara Skandal Guru Besar dan Tren Foto Lawas Jadi Video di Top 3 Tekno

3 hari lalu

Institut Teknologi Bandung. Istimewa
ITB Bicara Skandal Guru Besar dan Tren Foto Lawas Jadi Video di Top 3 Tekno

Forum Guru Besar di ITB blak blakan menyebut kalau beberapa tahun terakhir segala cara telah digunakan untuk mendapatkan jabatan profesor.