Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bawa Daging Babi, WNI Didenda Rp 100 Juta di Taiwan

Reporter

image-gnews
Daging babi yang dijual di sebuah pasar di Bangkok, Thailand, 11 Januari 2022. Dirjen Departemen Pengembangan Ternak Thailand Sorravis Thaneto mengatakan satu dari 309 sampel yang dikumpulkan, termasuk sampel darah babi di 10 peternakan dan tes usap di dua rumah pemotongan hewan di provinsi ternak babi, dinyatakan positif demam babi Afrika. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Daging babi yang dijual di sebuah pasar di Bangkok, Thailand, 11 Januari 2022. Dirjen Departemen Pengembangan Ternak Thailand Sorravis Thaneto mengatakan satu dari 309 sampel yang dikumpulkan, termasuk sampel darah babi di 10 peternakan dan tes usap di dua rumah pemotongan hewan di provinsi ternak babi, dinyatakan positif demam babi Afrika. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang warga negara Indonesia atau WNI yang sedang berwisata ke Taiwan didenda NT$ 200.000 atau hampir Rp 100 juta karena melanggar undang-undang biosekuriti. Ia kedapatan membahwa kotak makan siang berupa daging babi dan ayam panggang dan terendus oleh anjing pelacak.

Pelaku merupakan warga negara Indonesia yang tiba di Taipei dari Hong Kong pada 30 April 20240. Badan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tumbuhan Taiwan mengunggah temuan tersebut di media sosial. Menurut keterangan kepada media lokal, daging babi itu terendus oleh seekor anjing karantina.

Semua produk daging babi dari daerah yang terjangkit demam babi Afrika juga dilarang masuk ke Taiwan. Pelanggar yang pertama kali membawa produk daging babi dari negara-negara yang terjangkit flu babi Afrika (ASF) ke pulau tersebut didenda sebesar NT$ 200.000. Aturan ini berlaku setelah wabah di Tiongkok pada 2018. Bila kedapatan dua kali melanggar, maka denda naik jadi NT$ 1 juta.

Wabah flu babi Afrika telah tercatat di sejumlah negara di Asia mulai dari Cina, Mongolia, Vietnam, Kamboja, Korea Utara, Laos, Myanmar, Filipina, Korea Selatan, Timor-Leste, Indonesia, Papua Nugini, India, Malaysia, Bhutan, Thailand , Nepal, Singapura, dan Bangladesh.

Taiwan adalah salah satu dari sedikit negara Asia yang belum terkena penyakit ini.

Pelancong tersebut dilaporkan tidak mampu membayar denda dan dideportasi.

Organisasi Kesehatan Hewan Dunia memperingatkan bahwa penyakit ini sangat menular pada babi peliharaan dan babi hutan. Tingkat kematiannya bisa mencapai 100 persen.
Virus ini tidak berbahaya bagi manusia, namun berdampak buruk terhadap populasi babi dan peternakan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Organisasi ini juga menyatakan bahwa virus flu babi Afrika sangat resisten di lingkungan. Virus bisa dapat bertahan hidup di pakaian, sepatu bot, roda, dan bahan lainnya. Virus juga dapat bertahan hidup di berbagai produk daging babi, seperti ham, sosis, atau bacon. 

“Oleh karena itu, perilaku manusia dapat memainkan peran penting dalam penyebaran penyakit babi ini melintasi batas negara jika tindakan yang tepat tidak diambil.”

Selain Taiwan, Australia juga mengenakan denda yang tinggi yaitu AU$ 6.260 bagi wisatawan yang dengan sengaja tidak menyatakan barang berisiko tinggi seperti daging babi dan produk daging lainnya saat masuk ke negara ini. 

NEWS.COM.AU

Pilihan editor: Pertama Kali, Menteri Uni Eropa Bahas Sanksi terhadap Israel

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Seulgi Red Velvet Minta Maaf Usai Dituduh Bullying Gegara Tukar Sepatu dengan Manajer

1 hari lalu

Seulgi Red Velvet. Instagram.com/@hi_sseulgi
Seulgi Red Velvet Minta Maaf Usai Dituduh Bullying Gegara Tukar Sepatu dengan Manajer

Seulgi Red Velvet menjelaskan tentang pertukaran sepatu dengan manajer saat sampai di Taiwan


TSMC Lakukan Uji Coba Produksi Chip 2 Nm Mulai Pekan Depan

1 hari lalu

Ilustrasi chip AI. Shutterstock
TSMC Lakukan Uji Coba Produksi Chip 2 Nm Mulai Pekan Depan

Produksi uji coba chip itu akan dilakukan di pabrik Baoshan milik TSMC di Taiwan utara.


Mengenal JJ Lin, Penyanyi Singapura yang akan Konser di Jakarta

5 hari lalu

JJ Lin. Foto: Instagram/@jjlin
Mengenal JJ Lin, Penyanyi Singapura yang akan Konser di Jakarta

Penyanyi JJ Lin akan konser di Jakarta pada Sabtu, 24 Agustus 2024


Polisi Ungkap Judi Online dan Pornografi Sindikat Taiwan yang Beroperasi dari Tangerang, Raup Keuntungan Rp 500 Miliar

6 hari lalu

Direktorat Tindak Pidana Umum Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, melakukan konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana perjudian online dan pornografi sindikat Internasional Jaringan Taiwan pada Senin, 8 Juli 2024.TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Polisi Ungkap Judi Online dan Pornografi Sindikat Taiwan yang Beroperasi dari Tangerang, Raup Keuntungan Rp 500 Miliar

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil mengungkap judi online dan pornografi internasional sindikat Taiwan.


Imigrasi Deportasi 13 WNA Taiwan Pelaku Kriminal yang Hendak Kabur ke Indonesia

8 hari lalu

Dirjen Imigrasi Silmy Karim (tengah) meninjau proses pemeriksaan keimigrasian di autogate yang dioperasikan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu, 6 Maret 2024. Sebanyak 30 unit autogate pemeriksaan imigrasi yang mengintegrasikan teknologi Face Recognition serta Border Control Management (BCM) itu diresmikan di Bandara Bali untuk mempermudah dan mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Imigrasi Deportasi 13 WNA Taiwan Pelaku Kriminal yang Hendak Kabur ke Indonesia

Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham memulangkan paksa atau deportasi 13 WNA asal Taiwan.


Ibu Revi Cahya Sulihatun Cerita Tujuan Anaknya ke Osaka: Dapat Tawaran Kerja di Restoran dan Kursus Bahasa 1 Bulan

8 hari lalu

Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images
Ibu Revi Cahya Sulihatun Cerita Tujuan Anaknya ke Osaka: Dapat Tawaran Kerja di Restoran dan Kursus Bahasa 1 Bulan

Tariwiyati bercerita Revi Cahya Sulihatun mendapat tawaran bekerja di restoran di Jepang.


Kronologi Penangkapan WNI di Osaka Akibat Bawa Narkoba 1,5 Kilogram

8 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Kronologi Penangkapan WNI di Osaka Akibat Bawa Narkoba 1,5 Kilogram

WNI bernama Revi Cahya Sulihatun ditangkap oleh otoritas Jepang terkait kasus narkoba


Migrant Care Minta Kemlu Dampingi WNI yang Ditahan Kejaksaan Osaka karena Membawa 1,5 Kg Narkotika

9 hari lalu

Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images
Migrant Care Minta Kemlu Dampingi WNI yang Ditahan Kejaksaan Osaka karena Membawa 1,5 Kg Narkotika

Migrant Care dan orang tua Revi Cahya Sulihatun mendatangi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meminta agar mendampingi WNI yang ditangkap di Osaka itu.


Inilah 11 Negara Paling Ramah Dikunjungi Turis Asing

9 hari lalu

Wisatawan menikmati suasana saat berkunjung di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin, 25 September 2023. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan untuk retribusi sebesar Rp150 ribu kepada turis asing yang masuk Pulau Dewata diterapkan mulai Februari 2024 dan mekanismenya serta tata cara pungutan uang kepada turis asing hingga saat ini masih disusun dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Inilah 11 Negara Paling Ramah Dikunjungi Turis Asing

World Population Review merilis 11 negara yang paling ramah untuk turis asing.


BNN Pantau Penangkapan WNI di Osaka Karena Diduga Menjadi Kurir Narkoba

11 hari lalu

Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images
BNN Pantau Penangkapan WNI di Osaka Karena Diduga Menjadi Kurir Narkoba

BNN menyatakan telah memantu penangkapan WNI di Osaka yang tertangkap karena dugaan penyelundupan 1,5 kilogram narkoba.