Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hilang Selama 26 Tahun, Pria Aljazair Ditemukan 200 Meter dari Rumah

Reporter

image-gnews
Omar bin Omran. Facebook
Omar bin Omran. Facebook
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria ditemukan hidup di ruang bawah tanah tetangganya setelah hilang sekitar 26 tahun lalu. Omar bin Omran menghilang dari Djelfa selama perang saudara Aljazair pada 1990an, ketika ia berusia 19 tahun.

Kini berusia 45 tahun, Bin Omran ditemukan hanya 200 meter dari rumahnya. Kementerian Kehakiman Aljazair mengatakan pada Selasa bahwa pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Omar bin Omran atau Omar B, menghilang ketika dia berusia 19 tahun dan sejak lama dianggap telah diculik atau dibunuh.

Para pejabat mengonfirmasi bahwa mereka telah menangkap seorang pria berusia 61 tahun yang diduga menculik dan menyekapnya.

Hilangnya Bin Omran terjadi di tengah konflik selama satu dekade antara pemerintah Aljazair dan kelompok Islam.

Keluarganya khawatir dia termasuk di antara sekitar 200.000 orang yang terbunuh, atau sebanyak 20.000 orang yang diculik, selama perang saudara tersebut.

Namun setelah 26 tahun, dia akhirnya ditemukan disekap di kandang domba di bawah tumpukan jerami pada 12 Mei, menurut laporan.

Kantor kejaksaan menerima pengaduan terhadap seseorang yang tidak disebutkan namanya yang mengklaim bahwa Bin Omran berada di rumah salah satu tetangganya, di dalam kandang domba, kata seorang pejabat pengadilan.

Pejabat pengadilan mengatakan, "Menyusul laporan ini, jaksa penuntut umum memerintahkan gendarmerie nasional untuk membuka penyelidikan mendalam dan mengirim petugas ke rumah tersebut.

“Pada 12 Mei pukul 8 malam waktu setempat, [polisi] menemukan korban Omar bin Omran, berusia 45 tahun, di ruang bawah tanah tetangganya, BA, berusia 61 tahun.”

Tersangka dilaporkan berusaha melarikan diri dari tempat kejadian, namun ditahan dan ditangkap, kata pejabat pengadilan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kementerian mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan Bin Omran sedang dalam proses menerima perawatan medis dan psikologis.

Seorang juru bicara kepolisian menggambarkan kejahatan itu sebagai tindakan yang "keji".

Ibu korban meninggal pada 2013, ketika keluarga masih yakin bahwa kemungkinan besar korban sudah meninggal. Media di Aljazair melaporkan bahwa bin Omran mengatakan kepada tim penyelamatnya bahwa dia terkadang bisa melihat keluarganya dari jauh, namun dia merasa tidak mampu untuk berteriak karena “mantra” yang diberikan oleh penculiknya kepadanya.

Penemuan Bin Omran pada Ahad memecahkan misteri yang masih melekat di komunitasnya sejak perang saudara berdarah di Aljazair. Kerabat korban perang masih mencari keadilan bagi orang-orang tercinta mereka yang hilang dan meninggal.

Sekitar 200.000 orang terbunuh pada 1990an selama perang yang mempertemukan pemerintah melawan pejuang Islam. Periode itu terkadang disebut sebagai “Dekade Hitam” Aljazair.

Sebanyak 20.000 orang diyakini telah diculik selama perang, yang berakhir pada 2002. Menurut SOS Disparus, sebuah asosiasi orang-orang Aljazair yang diperuntukkan bagi orang-orang yang dihilangkan secara paksa selama perang, sekitar 8.000 warga Aljazair hilang antara 1992-1998 saja.

Pilihan Editor: Ini Daftar Negara Anggota Dewan Keamanan PBB yang Setujui Gencatan Senjata Gaza

RNZ | ALJAZEERA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kapolres Simalungun Bantah 5 Orang Masyarakat Adat Sihaporas Diculik

1 hari lalu

Masyarakat Adat Sihaporas bersama kuasa hukum merumuskan langkah-langkah yang akan dilakukan menyikapi penculikan lima orang Masyarakat Adat Sihaporas. Foto: Istimewa
Kapolres Simalungun Bantah 5 Orang Masyarakat Adat Sihaporas Diculik

Kapolres Simalungun mengatakan, saat menangkap 5 orang masyarakat adat Sihaporas itu, anggotanya sudah menunjukkan identitas dan surat penangkapan.


AMAN Sebut 5 Masyarakat Adat Sihaporas yang Diculik Mengalami Memar Lebam

2 hari lalu

Masyarakat Adat Sihaporas bersama kuasa hukum merumuskan langkah-langkah yang akan dilakukan menyikapi penculikan lima orang Masyarakat Adat Sihaporas. Foto: AMAN
AMAN Sebut 5 Masyarakat Adat Sihaporas yang Diculik Mengalami Memar Lebam

Masyarakat adat keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita dari Sihaporas yang diculik saat ini berada di Polres Simalungun. Mereka mengalami memar lebam.


Jembatan Cina Ambruk Tewaskan 12 Orang, Presiden Xi Jinping Perintahkan Penyelamatan Darurat

5 hari lalu

Tangkapan layar kawasan banjir di Kota Meizhou, Guangdong, Tiongkok, 17 Juni 2024.  (File image: Video obtained by Reuters)
Jembatan Cina Ambruk Tewaskan 12 Orang, Presiden Xi Jinping Perintahkan Penyelamatan Darurat

Ratusan penyelamat terlibat dalam pencarian terhadap sekitar 20 kendaraan yang hilang setelah jembatan jalan raya di Cina ambruk saat hujan lebat


Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

5 hari lalu

Tangkapan layar kawasan banjir di Kota Meizhou, Guangdong, Tiongkok, 17 Juni 2024.  (File image: Video obtained by Reuters)
Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

Sedikitnya sebelas orang tewas dan lebih dari 30 orang masih hilang setelah sebuah jembatan di Cina utara ambruk di tengah hujan lebat


Dilaporkan Hilang, Seleb TikTok Cina Ditemukan Termutilasi di Thailand

10 hari lalu

TikToker Cina, Yan Ruimin.  Xiaohongshu/Ruimi
Dilaporkan Hilang, Seleb TikTok Cina Ditemukan Termutilasi di Thailand

Polisi Thailand yakin sisa-sisa jasad yang ditemukan adalah milik TikTokers Cina berusia 38 tahun, Yan Ruimin.


UNRWA: Gaza Berpotensi Kehilangan Generasi Anak-anak

12 hari lalu

Warga Palestina menyelamatkan seorang anak yang terluka dari bawah reruntuhan rumah keluarganya yang hancur akibat serangan udara Israel di kota Deir Al Balah selatan, Jalur Gaza selatan, 07 Maret 2024. Lebih dari 30.500 warga Palestina dan lebih dari 1.300 warga Israel tewas, menurut Kementerian Kesehatan Palestina dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sejak militan Hamas melancarkan serangan terhadap Israel dari Jalur Gaza pada 07 Oktober 2023, dan operasi Israel di Gaza dan Tepi Barat setelahnya. EPA-EFE/MOHAMMED SABRE
UNRWA: Gaza Berpotensi Kehilangan Generasi Anak-anak

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan bahwa Jalur Gaza berpotensi besar kehilangan seluruh generasi anak-anak akibat agresi Israel


50+ Daftar Negara Benua Afrika Lengkap dengan Ibu Kotanya

16 hari lalu

Benua Afrika. Foto: Canva
50+ Daftar Negara Benua Afrika Lengkap dengan Ibu Kotanya

Ada lebih dari 50 negara di benua Afrika yang perlu Anda ketahui. Mulai dari Aljazair hingga Zimbabwe, berikut ibu kotanya.


Kubu Sayap Kanan Menang Pemilu, Dokter Prancis Keturunan Afrika Utara Pilih Pergi

20 hari lalu

Seorang wanita berjalan melewati papan pemilu dengan poster kampanye partai sayap kanan Rassemblement National (Reli Nasional - RN) Perancis dengan wajah pemimpin RN Marine Le Pen dan Presiden RN Jordan Bardella pada malam putaran pertama awal parlemen Perancis pemilu, di Henin-Beaumont, Prancis, 29 Juni 2024. REUTERS/Yves Herman
Kubu Sayap Kanan Menang Pemilu, Dokter Prancis Keturunan Afrika Utara Pilih Pergi

Partai ekstremis sayap kanan Barisan Nasional (RN) menduduki peringkat teratas dengan 41 persen suara pada putaran pertama pemilu Prancis


10 Negara Terbesar di Afrika Berdasarkan Luas Wilayah

31 hari lalu

Dari banyaknya negara di benua Afrika, ada 10 negara terbesar dengan wilayah yang sangat luas. Berikut ini informasinya untuk Anda. Foto: Canva
10 Negara Terbesar di Afrika Berdasarkan Luas Wilayah

Dari banyaknya negara di benua Afrika, ada 10 negara terbesar dengan wilayah yang sangat luas. Berikut ini informasinya untuk Anda.


Dekan FISIP Universitas Brawijaya Harap Dosennya yang Hilang Bisa Segera Ditemukan

40 hari lalu

Berita kehilangan Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dekan FISIP Universitas Brawijaya Harap Dosennya yang Hilang Bisa Segera Ditemukan

Dekan FISIP Universitas Brawijaya Anang Sujoko meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan dosennya, Habibi Suhandi untuk menghubunginya.