130 Orang Terbunuh di Gaza Dalam Pertempuran Palestina - Israel


TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah korban jiwa dalam pertempuran Palestina - Israel terus bertambah. Perkembangan terbaru, menurut laporan kantor beirta Reuters, sebanyak 132 orang tewas di Gaza sejak pertempuran Palestina - Israel dimulai pada Senin lalu. Dari jumlah tersebut, 32 di antaranya adalah anak-anak dan 21 perempuan.

Jumlah korban luka-luka tidak kalah banyak. Reuters melaporkan ada 950 warga di Gaza mengalami luka-luka. Pada Jumat kemarin, jumlah korban luka-luka masih berada di angak 580 orang.

Terus bertambahnya korban mendesak penyelesaian secara cepat. DK PBB akan menggelar pertemuan pada Ahad esok setelah Amerika meminta perpanjangan waktu untuk mediasi di lapangan. Sementara itu, di lokasi pertempuran, utusan khusus Amerika Hady Amr tengah berusaha mengumpulkan para pihak yang terlibat untuk berdialog.

"Tujuan dari dialog ini adalah menekankan perlunya upaya untuk mencapai damai yang yang berkelanjutan," ujar Kedutaan Besar Amerika di Israel, Sabtu, 15 Mei 2021.

Upaya untuk mendorong gencatan senjata tidak hanya datang dari Amerika. Di level regional, Mesir memimpin upaya dialog untuk gencatan senjata. Bahkan, Mesir sempat mencoba mendoronng gencatan senjata pada Jumat dini hari walau gagal.

Penampakan sistem anti-rudal Iron Dome Israel saat mencegat roket yang diluncurkan militan Hamas dari Jalur Gaza menuju Israel yang terlihat dari Ashkelon, Israel, 11 Mei 2021. Hamas telah menembakkan 130 roket ke Tel Aviv, Israel. REUTERS/Nir Elias

Menurut laporan Reuters, peta dialog yang tengah berlangsung adalah Mesir dan Qatar mencoba membujuk milisi Palestina (Hamas) untuk berhenti menyerang. Sementara Amerika, dan beberapa negara sekutunya, mencoba membujuk Israel untuk tujuan serupa.

"Pembicaraan pada Jumat kemarin telah menunjukkan adanya upaya serius dan nyata (untuk gencatan senjata). Mediator dari Mesir, Qatar, dan PBB memberdayakan segala kontak yang mereka miliki untuk memulihkan perdamaian. Namun, sejauh ini, belum ada kesepakatan," ujar Kementerian Luar Negeri Mesir dalam keterangan persnya.

Pada Jumat kemarin, Angkatan Bersenjata Israel mengatakan mereka belum memiliki niatan gencatan senjata dengan Palestina. Bahkan, mereka berkata "gencatan senjata" bukanlah jargon yang akan mereka ucapkan setidaknya untuk 1-2 hari ke depan. Sementara itu, Palestina menyatakan sudah memulai dialog gencatan senjata dengan Mesir dan Qatar, namun menegaskan pentingnya Israel berhenti dulu melakukan serangan.

Dalam pertempuran Palestina dan Israel, ribuan roket telah diluncurkan ke wilayah masing-masing. Gaza menjadi titik terpanas dengan mayoritas roket jatuh di wilayah tersebut. Adapun pertempuran itu dipicu rencana Israel mencaplok permukiman Sheikh Jarrah yang masuk dalam wilayah Palestina

Warga Palestina memprotes rencana itu dengan menggelar unjuk rasa di kawasan Masjid Al-Aqsa pekan lalu. Israel merespon keras perlawanan tersebut dengan menyerang pengunjuk rasa. Dari situ, situasi berkembang ke berbagai bentrokan dan puncaknya adalah saling serang dengan roket yang berlanjut hingga sekarang.

Baca juga: Israel - Palestina Perang, Warga Kawasan Multi Etnis Takut Rayakan Idul Fitri

ISTMAN MP | REUTERS






Israel Bunuh Dua Milisi Palestina di Tepi Barat

22 jam lalu

Israel Bunuh Dua Milisi Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel membunuh dua milisi Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat dalam bentrokan di kamp pengungsi Jenin


Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

2 hari lalu

Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

Bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina sepanjang Selasa, 29 November 2022, menewaskan lima warga Palestina.


Tuding Anwar Ibrahim Agen Israel, Pemimpin Partai Islam Malaysia Dilaporkan

2 hari lalu

Tuding Anwar Ibrahim Agen Israel, Pemimpin Partai Islam Malaysia Dilaporkan

Presiden Partai Islam Malaysia dilaporkan ke polisi karena diduga menyebut Perdana Menteri Anwar Ibrahim sebagai agen Israel.


29 November: Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, Ini Latar Belakangnya

2 hari lalu

29 November: Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, Ini Latar Belakangnya

Hari ini, 29 November, dunia memperingatinya sebagai Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina. Begini latar belakangnya.


Melempar Bom Rakitan ke Warga Palestina, 3 Tentara Israel Ditahan

3 hari lalu

Melempar Bom Rakitan ke Warga Palestina, 3 Tentara Israel Ditahan

Personel militer Israel melempar bom rakitan ke warga Palestina di Tepi Barat. Mereka ditahan atas dugaan melakukan aksi balas dendam.


Piala Dunia 2022, Sopir Taksi Qatar Usir Warga Israel: Mereka Membunuh Saudara Saya

6 hari lalu

Piala Dunia 2022, Sopir Taksi Qatar Usir Warga Israel: Mereka Membunuh Saudara Saya

Seorang sopir taksi di Qatar mengusir wartawan asal Israel yang akan meliput Piala Dunia 2022.


Warga Qatar Memakai Ban Lengan Pro-Palestina saat Menonton Piala Dunia 2022

7 hari lalu

Warga Qatar Memakai Ban Lengan Pro-Palestina saat Menonton Piala Dunia 2022

Warga Qatar mengenakan ban lengan dengan desain syal keffiyeh hitam-putih yang identik dengan perjuangan Palestina.


Biden Tunjuk Perwakilan Khusus Amerika Serikat untuk Palestina

8 hari lalu

Biden Tunjuk Perwakilan Khusus Amerika Serikat untuk Palestina

Presiden Joe Biden telah menunjuk perwakilan baru Amerika Serikat untuk urusan luar negeri yang berkaitan dengan Palestina.


Seorang Kolonel Garda Revolusi Iran Tewas dalam Ledakan Bom di Suriah

9 hari lalu

Seorang Kolonel Garda Revolusi Iran Tewas dalam Ledakan Bom di Suriah

Garda Revolusi Iran menuduh Israel berada di balik ledakan bom rakitan di luar Damaskus, Suriah, yang menewaskan seorang kolonelnya.


Dua Bom Meledak di Yerusalem, 1 Orang Tewas dan 22 Terluka

9 hari lalu

Dua Bom Meledak di Yerusalem, 1 Orang Tewas dan 22 Terluka

Ledakan di Yerusalem itu mengingatkan pada pengeboman bus yang merupakan ciri khas pemberontakan Palestina pada 2000-2005.