15 Tragedi Maut di Tengah Kerumunan


TEMPO.CO, - Setidaknya 45 orang tewas karena berdesak-desakan saat mengikuti perayaan Lag B'omer, festival api unggun religius, di Gunung Meron, Israel pada Jumat kemarin. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut insiden ini adalah salah satu tragedi terburuk yang dialami Israel. "Hati kami bersama keluarga dan yang terluka," kata dia.

Berikut adalah daftar beberapa kegiatan yang diikuti ribuan orang namun berujung dengan jatuhnya banyak korban akibat saling dorong atau berdesak-desakan seperti dihimpun dari Reuters, Sabtu, 1 Mei 2021:

- April 1989: Sebanyak 96 tewas dan sedikitnya 766 orang cedera dalam bencana olahraga terburuk di Inggris yang dikenal sebagai tragedi Hillsborough. Peristiwa ini terjadi saat ribuan penggemar sepakbola menghadiri pertandingan semifinal Piala FA Inggris antara Liverpool dan Nottingham Forest di stadion Hillsborough di Sheffield hingga membuat stadion penuh sesak.

- Juli 1990: Di dalam terowongan Mina, al-Muaissem Arab Saudi dekat kota suci Muslim Mekkah, 1.426 jemaah haji meninggal selama Idul Adha karena berdesak-desakan dan kekurangan oksigen.

- Mei 1994: Sebanyak 270 jemaah haji tewas terinjak-injak saat sedang melempar jumrah. Penyebabnya ribuan jemaah diduga tidak mengikuti instruksi dan petunjuk yang sudah diberikan

- April 1998: Mengulang tragedi sebelumnya, sebanyak 251 jemaah haji terinjak-injak hingga tewas ketika berdesak-desakan untuk melempar jumrah kala menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

- Mei 2001: Di Ghana, setidaknya 126 orang tewas akibat berdesak-desakan di stadion sepak bola utama Accra ketika polisi menembakkan gas air mata ke arah salah satu pendukung tim yang diduga memancing kerusuhan.

- Feb 2004: Insiden maut kembali terjadi di Mina saat jemaah haji sedang melempar jumrah. Setidaknya 251 orang tewas akibat berdesak-desakan.

- Jan 2005: Sedikitnya 265 peziarah Hindu, termasuk beberapa wanita dan anak-anak, tewas karena berdesak-desakan di dekat kuil terpencil di negara bagian Maharashtra, India

- Agustus 2005: Setidaknya 1.005 orang umat Syiah di Irak tewas akibat terinjak-injak dan tenggelam di sungai Tigris setelah terdengar kabar pengeboman bunuh diri. Kabar itu menimbulkan kepanikan.

- Agustus 2008: Desas-desus tentang tanah longsor memicu para peziarah di India di kuil Naina Devi di negara bagian Himachal Pradesh berdesak-desakan untuk menyelamatkan diri. Sedikitnya 145 orang tewas dan lebih dari 100 luka-luka.

- Sept 2008: Di India, 147 orang tewas dan 55 terluka ketika berdesak-desakan di kuil Chamunda, dekat kota Jodhpur di barat yang bersejarah.

- Juli 2010: Festival musik techno Love Parade di Duisburg, Jerman, berujung duka ketika 19 orang tewas dan melukai 342 karena segerombolan pemuda mencoba merangsek masuk ke tempat pertunjukanm

- Nov 2010: Aksi saling mendorong di jembatan di ibu kota Kamboja, Phnom Penh, menewaskan sedikitnya 350 orang saat mengikuti festival air.

- Jan 2013: Lebih dari 230 orang tewas setelah kebakaran terjadi di sebuah klub malam di kota perguruan tinggi Santa Maria di Brasil selatan. Pengunjung yang panik saling berebut melarikan diri hingga membuat sejumlah orang terjebak.

- Okt 2013: Umat yang memadati jembatan beton panjang menuju sebuah kuil di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah, panik ketika beberapa pagar patah, memicu penyerbuan yang menewaskan 115 orang.

- Sept 2015: Tragedi Mina kembali terjadi. Sedikitnya 717 jemaah haji wafat dan 863 lainnya terluka karena berdesak-desakan saat hendak melempar jumrah.

Baca juga: Puluhan Warga Israel Tewas Terinjak-injak di Perayaan Hari Keagamaan Lag B'Omer

Sumber: REUTERS 






Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

6 jam lalu

Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

Seorang pria di India menyesali keberuntungannya setelah menang lotre Rp 4,7 miliar.


Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

19 jam lalu

Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

Pasukan Israel membunuh empat pria bersenjata Palestina di sebuah kota yang menjadi titik fokus kampanye penggerebekan di Tepi Barat.


Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

19 jam lalu

Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

Kubicki mengakui dia menyebut Presiden Erdogan dengan sebutan tikus got saat berpidato di sebuah kampanye


Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

21 jam lalu

Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

Krisis ekonomi Inggris menyebabkan anak-anak kekurangan makan. Ada yang memakan karet karena lapar.


Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Turki Panggil Dubes Jerman

23 jam lalu

Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Turki Panggil Dubes Jerman

Wakil Ketua Parlemen Federal Jerman Wolfgang Kubicki dalam kampanye menyamakan Presiden Tayyip Erdogan dengan "tikus got kecil".


Putra Mahkota Mohammed bin Salman Jadi Perdana Menteri, Kekuasaannya Bakal Luar Biasa

1 hari lalu

Putra Mahkota Mohammed bin Salman Jadi Perdana Menteri, Kekuasaannya Bakal Luar Biasa

Pangeran Mohammed bin Salman dipromosikan dari posisi menteri pertahanan menjadi perdana menteri Arab Saudi. Apa saja wewenangnya?


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

1 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

2 hari lalu

TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

Nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI), yang dijanjikan untuk ditempatkan di perkebunan Inggris masih tidak jelas.


Apple Mulai Produksi iPhone 14 di India Tak Lama Setelah Diluncurkan

2 hari lalu

Apple Mulai Produksi iPhone 14 di India Tak Lama Setelah Diluncurkan

Batch pertama unit iPhone 14 buatan India diperkirakan akan diluncurkan akhir tahun ini.


Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

2 hari lalu

Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Top 3 dunia pada 26 September 2022, di antaranya mobilisasi militer Rusia ke Ukraina yang mendapat penolakan dari warganya sendiri.