Meghan Markle Dikabarkan Tak Akan Hadiri Pemakaman Pangeran Philip

Ini merupakan wawancara pertama di televisi sejak Meghan Markle dan Pangeran Harry bertunangan. Wawancara berdurasi dua jam tersebut memicu perang penawaran di Inggris. Menurut laporan Wall Street Journal, CBS menggelontorkan dana hingga US$ 9 juta atau sekitar Rp 130 miliar demi membeli hak siar utama program tersebut dari Harpo. Harpo Productions/Joe Pugliese/Handout via REUTERS

TEMPO.CO. Jakarta - Hari pemakaman Pangeran Philip, suami dari Ratu Elizabeth II, akhirnya ditetapkan. Keluarga Kerajaan Inggris menetapkan tanggal 17 April sebagai hari pemakaman Pangeran Philip. Adapun peserta pemakaman akan dibatasi menjadi 30 orang saja dengan Meghan Markle dikabarkan tidak akan hadir.

Dikutip dari kantor berita Reuters, Istana Buckingham hanya mengkonfirmasi cucu Pangeran Philip, Pangeran Harry, yang berencana hadir. Sementara itu, untuk Meghan Markle, Istana Buckingham menyampaikan ia dianjurkan untuk tidak ke Inggris. 

"Pati dari Sussex (Pangeran Harry) merencanakan hadir di pemakaman. Sementara itu, untuk istri Pati dari Sussex (Meghan Markle), disarankan oleh dokternya untuk tidak hadir. Jadi, hanya Pati Sussex saja yang datang," ujar keterangn pers Istana Buckingham.

Sebagaimana diketahui, hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle terhadap keluarga Kerajaan Inggris tidak dalam kondisi terbaiknya saat ini. Selain keduanya memutuskan untuk keluar dari Kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle juga menyerang monarki dalam wawancara eksklusifnya dengan Oprah Winfrey.

Dalam wawancara tersebut, Meghan Markle menyatakan bahwa ia sempat menimbang untuk bunuh diri selama menjadi bagian dari Kerajaan Inggris. Ia mengklaim tidak mendapat perlakuan adil dan ramah dari keluarga Kerajaan Inggris, bahkan cenderung diabaikan oleh mereka.

Selain itu, Meghan Markle juga mengklaim ada rasisme di dalam keluarga Kerajaan Inggris. Ia berkata, salah satu keluarga Kerajaan Inggris sempat bertanya soal bakal berwarna kulit apa anaknya ketika lahir nanti. Sebagaimana diketahui, Meghan Markle adalah birasial sementara Pangeran Harry adalah kaukasian. Markle tidak pernah mengungkap siapa sosok misterius itu.

Sejak wawancara tersebut, hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle terhadap Kerajaan Inggris mendingin, baik kepada Ratu Elizabeth maupun Pangeran Philip. Meski Kerajaan Inggris sempat mengklaim bakal menggelar investigasi soal tuduhan-tuduhan Meghan Markle, seperti apa realisasinya tak pernah terungkap hingga sekarang.

Sebagai catatan, Pangeran Philip wafat pada usia 99 tahun di Kastil Windsor, Inggris, pada Jumat kemarin. Ia meninggalkan Ratu Elizabeth II, empat anak, delapan cucu, dan sepuluh cicit. Adapun Pangeran Philip telah mendampingi Ratu Elizabeth II sejak tahun 1947, menjadikannya pendamping kepala negara paling lama dalam sejarah Inggris.

Sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris, upacara pemakaman Pangeran Philip pada 17 April besok memiliki sandi khusus. Sandi tersebut bernama Operation Forth Bridge. The Forth Bridge, diresmikan tahun 1964, adalah jembatan yang menghubungkan Edinburgh dengan Perth dan salah satu jembatan terpanjang di dunia. Sebagaimana diketahui, Pangeran Philip adalah Pati dari Edinburgh.

Baca juga: Harry - Meghan Markle Hormati dan Sayang Pangeran Philip, Buktinya di Archie

ISTMAN MP | REUTERS






Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

16 jam lalu

Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

Kerajaan Inggris punya Westminster Abbey tempat pemakaman raj atau ratu. Sementara, raja-raja Arab Saudi dikuburkan di pemakaman umum Al Oud Riyadh.


Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

19 jam lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.


Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

1 hari lalu

Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

Iran memanggil duta besar Inggris dan Norwegia karena dinilai campur tangan dalam demo menggugat kematian Mahsa Amini


Istana Buckingham Publikasi Foto Kuburan Ratu Elizabeth II

2 hari lalu

Istana Buckingham Publikasi Foto Kuburan Ratu Elizabeth II

Untuk pertama kalinya Istana Buckingham mempublikasi foto kuburan Ratu Elizabeth II setelah dimakamkan pada 19 September 2022.


Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

2 hari lalu

Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

Raja Charles terlihat berada di balik meja kerja dengan sebuah kotak merah tempat dokumen dari pemerintah Inggris.


Bagai Bumi dan Langit, Ini Beda Pemakaman Keluarga Kerajaan Inggris dengan Arab Saudi

3 hari lalu

Bagai Bumi dan Langit, Ini Beda Pemakaman Keluarga Kerajaan Inggris dengan Arab Saudi

Peti berlapis timah Ratu Elizabeth II disimpan di semacam brankas Royal Vault. Sedangkan jasad Raja Abdullah dimakamkan di Pemakaman Umum Al Oud.


Kisah tentang Royal Vault, Brankas Pemakaman Raja dan Ratu Paling Misterius di Inggris

3 hari lalu

Kisah tentang Royal Vault, Brankas Pemakaman Raja dan Ratu Paling Misterius di Inggris

Royal Vault merupakan brankas atau ruang pemakaman anggota keluarga Kerajaan Inggris yang terkenal misterius dan mistis.


Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

3 hari lalu

Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

Palestina terkejut ketika PM Israel mengatakan Inggris akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.


Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

4 hari lalu

Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

Liz Truss dan Biden setuju untuk mengambil tindakan setelah Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer ke Ukraina.


Setelah Ratu Elizabeth II Wafat, Sejumlah Negara Persemakmuran Inggris Ingin Jadi Republik

4 hari lalu

Setelah Ratu Elizabeth II Wafat, Sejumlah Negara Persemakmuran Inggris Ingin Jadi Republik

Sebelum kematian Ratu Elizabeth II pada 8 September lalu, beberapa negara persemakmuran mulai serius mempertanyakan nasib mereka.