Intip Model Jet Tempur Korea Selatan yang Dilihat Prabowo

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendera Indonesia bersanding dengan Korea Sealatan saat peluncuran tet tempur buatan dalam negeri pertama bernama KF-21 di Sacheon, Korea Selatan, 9 April 2021.  MBC News

    Bendera Indonesia bersanding dengan Korea Sealatan saat peluncuran tet tempur buatan dalam negeri pertama bernama KF-21 di Sacheon, Korea Selatan, 9 April 2021. MBC News

    TEMPO.CO, - Korea Selatan meluncurkan model pesawat tempur pertama buatan sendiri KF-21 pada Jumat kemarin. Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto.

    Mengutip Kantor Berita Yonhap, Sabtu, 10 April 2021, model jet tempur itu berwarna abu-abu dan dinamai KF-21 Boramae. Pesawat ini dipamerkan di markas Korea Aerospace Industries, Sacheon. 

    Peluncurannya terjadi lebih dari lima tahun setelah Korea Selatan memulai proyek pengembangan jet KFX senilai US$ 7,9 miliar atau Rp 115,3 triliun untuk menggantikan armada jet F-4 dan F-5 Angkatan Udara yang sudah tua pada akhir 2015.

    Dengan muatan maksimum 7.700 kilogram, pesawat tempur ini akan memiliki 10 pod untuk rudal udara-ke-udara dan senjata lainnya serta mampu terbang pada kecepatan 2.200 kilometer per jam dengan jangkauan terbang 2.900 km.

    Tes penerbangan pertama dijadwalkan pada 2022. Sementara seluruh pengembangan akan selesai pada 2026.

    Saat pengembangan selesai, Korea Selatan akan menjadi negara ke-13 yang telah mengembangkan pesawat tempurnya sendiri. Militer berencana untuk mengoperasikan 40 unit pada tahun 2028 dan 80 unit lainnya pada tahun 2032.

    Jet tempur buatan dalam negeri pertama bernama KF-21 dalam upacara peluncurannya di Sacheon, Korea Selatan, 9 April 2021. Shinailbo.co.kr

    Meski dijuluki pesawat tempur generasi 4,5, pesawat KF-21 bukanlah pesawat siluman. Para pejabat mengatakan mereka akan melanjutkan penelitian untuk kemungkinan konversi dengan fitur tambahan di masa depan.

    Korea Selatan dan Indonesia memang memiliki kerja sama pengembangan jet tempur. Namun hal ini sempat diragukan karena Indonesia berhenti melakukan pembayaran untuk 20 persen dari total biaya pengembangan yang telah dijanjikan untuk ditanggung.

    Selama pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Suh Wook, Prabowo setuju bahwa proyek jet tempur ini akan dilanjutkan dan melambangkan kepercayaan antara kedua negara, menurut para pejabat.

    Lihat juga: Bendera Indonesia Terpampang di Pesawat Jet Tempur KF-21

    Sumber: YONHAP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H