Rusia Daftarkan Vaksin COVID-19 Pertama di Dunia Untuk Hewan

Penjaga kebun binatang magang Hattie Sire memberikan perhatian pada kambing yang kehilangan interaksi dari pengunjung, di kandang mereka di Kebun Binatang ZSL London, karena penjaga kebun binatang terus merawat ribuan hewan sementara kebun binatang tetap tertutup untuk umum, di tengah penyakit virus corona (Covid-19) wabah di London, Inggris, 10 Februari 2021. [REUTERS / Hannah McKay]

TEMPO.CO, - Wakil kepala Layanan Federal untuk Pengawasan Hewan dan Fitosanitasi Rusia (Rosselkhoznadzor) Konstantin Savenkov mengatakan pihaknya telah mendaftarkan vaksin virus corona pertama di dunia untuk hewan.

Vaksin yang dinamakan Carnivac-Cov ini dikembangkan Rosselkhoznadzor. "Ini adalah vaksin virus corona pertama dan satu-satunya di dunia untuk hewan," kata Savenkov dikutip dari Interfax, Rabu, 31 Maret 2021.

Savenkov menjelaskan uji klinis vaksin ini dimulai pada Oktober 2020 melibatkan anjing, kucing, rubah Arktik, cerpelai, rubah, dan hewan lainnya. "Hasil uji coba menunjukkan bahwa vaksin itu aman dan memiliki efek imunogenik tinggi, karena 100 persen hewan yang divaksinasi selama uji coba mengembangkan antibodi virus corona," ucap dia.

Ilmuwan Rosselkhoznadzor melanjutkan penelitian mereka untuk menentukan berapa lama kekebalan akan bertahan. "Saat ini, indikatornya bertahan setidaknya enam bulan," kata Savenkov.

Menurut dia, produksi massal vaksin oleh pabrik obat hewan terbesar di Rusia sudah bisa dilakukan bulan depan.

Savenkov menuturkan vaksin COVID-19 untuk hewan penting karena Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) menyatakan spesies tertentu rentan terhadap penyakit ini. Infeksi virus corona pada binatang sudah banyak dilaporkan di sejumlah negara di dunia.

Misalnya, kata Savenkov, pekan lalu OIE menerima informasi tentang tiga hewan peliharaan yang didiagnosis dengan novel coronavirus di Meksiko dan satu lagi di Italia. Sepekan sebelumnya, sumber resmi di Argentina melaporkan empat anjing dan kucing terinfeksi.

Ada dua infeksi kucing yang dikonfirmasi di Rusia, yakni di Moskow dan Tyumenm

Savenkov menyinggung pula soal infeksi virus corona besar-besaran di peternakan cerpelai di Denmark pada 2020. Kejadian ini membuat pihak berwenang Denmark menyetujui pembantaian cerpelai besar-besaran.

Menurut Rosselkhoznadzor, vaksin yang dikembangkan oleh Federal Center for Animal Health Rusia akan dibeli oleh peternakan hewan domestik dan perusahaan komersial dari Yunani, Polandia, dan Austria. Perusahaan dari Amerika Serikat, Kanada, dan Singapura juga telah menunjukkan minat pada Carnivac-Cov.

Baca juga: Gorila dan Singa di Kebun Binatang Praha Tertular Virus Corona

Sumber: INTERFAX






Ini Alasan Jurnalis Rusia Pengkritik Putin Kabur dari Tahanan Rumah

2 jam lalu

Ini Alasan Jurnalis Rusia Pengkritik Putin Kabur dari Tahanan Rumah

Jurnalis Marina Ovsyannikova membenarkan bahwa dia telah kabur dari tahanan rumah karena pemerintah Rusia juga melanggar undang-undang


Kazakhstan Tolak Permintaan Rusia Usir Duta Besar Ukraina

3 jam lalu

Kazakhstan Tolak Permintaan Rusia Usir Duta Besar Ukraina

Kazakhstan menolak permintaan Rusia untuk mengusir duta besar Ukraina lantaran mengecam Moskow dengan nada yang dinilai tidak pantas


Risiko Perang Nuklir, Menlu Inggris: Putin Terkenal Tukang Ancam

4 jam lalu

Risiko Perang Nuklir, Menlu Inggris: Putin Terkenal Tukang Ancam

Menlu Inggris James Cleverly menuding Presiden Rusia Vladimir Putin suka mengancam perang nuklir


Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

5 jam lalu

Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyatakan tiga putranya yang masih remaja akan mengikuti wajib militer Rusia untuk perang Ukraina.


Ini yang Harus Dilakukan jika Anak Digigit Hewan Penular Rabies

6 jam lalu

Ini yang Harus Dilakukan jika Anak Digigit Hewan Penular Rabies

Dokter mengimbau orang tua melakukan sejumlah langkah berikut apabila anak digigit hewan penular rabies sebelum membahayakan nyawa. Apa saja?


AS Komentari Persiapan Senjata Nuklir 'Kiamat Poseidon' Rusia

6 jam lalu

AS Komentari Persiapan Senjata Nuklir 'Kiamat Poseidon' Rusia

Amerika Serikat menanggapi persiapan penggunaan senjata nuklir Rusia seperti dilaporkan sejumlah media Eropa baru-baru ini.


Mengenal Super-Torpedo Poseidon, Perangkat Nuklir 'Senjata Kiamat' Rusia

7 jam lalu

Mengenal Super-Torpedo Poseidon, Perangkat Nuklir 'Senjata Kiamat' Rusia

Rusia dilaporkan akan menguji coba senjata nuklir super-torpedo Poseidon, yang sering disebut sebagai 'senjata Kiamat', untuk pertama kalinya, dalam perang Ukraina.


Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

7 jam lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Zelensky: Militer Ukraina Membuat Kemajuan Besar di Selatan dan Timur

9 jam lalu

Zelensky: Militer Ukraina Membuat Kemajuan Besar di Selatan dan Timur

Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan militer Ukraina telah membuat kemajuan besar dan cepat melawan pasukan Rusia di selatan dan timur Ukraina.


Rusia Puji Elon Musk atas Saran Kontroversial soal Perdamaian dengan Ukraina

10 jam lalu

Rusia Puji Elon Musk atas Saran Kontroversial soal Perdamaian dengan Ukraina

Elon Musk mengajukan saran yang dinilai kontroversial terkait perdamaian antara Rusia Ukraina.