Pangeran Harry: Saya Tinggalkan Inggris Karena Media yang Toxic

Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle saat mengenalkan Archie untuk pertama kalinya kepada publik, di St George's Hall, Kastil Windsor, Berkshire, Inggris, Rabu, 8 Mei 2019. Dominic Lipinski/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pangeran Harry akhirnya mengungkapkan alasan ia memutuskan keluar dari Inggris. Dikutip dari kantor berita Reuters, Pangeran Harry menyatakan alasan utamanya adalah media Inggris yang toxic. Menurutnya, media-media Inggris terlalu membabibuta dalam memberitakan dirinya dan hal tersebut berdampak pada kejiwaannya.

"Kita semua tahu seperti apa media di Inggris. Mereka menghancurkan kejiwaan saya dan menuruk saya ini benar-benar buruk, toxic. Apa yang saya lakukan adalah hal yang sudah sepantasnya dilakukan kepala keluarga manapun, membawa keluarga saya keluar dari Inggris," ujar Pangeran Harry, Jumat, 26 Februari 2021.

Selain itu, Pangeran Harry juga mengklarifikasi kabar dirinya dibebastugaskan dari kegiatan-kegiatan Kerajaan Inggris. Pangeran Harry berkata, meski dirinya sudah berpisah dari Kerajaan Inggris, ia tidak sepenuhnya bebas dari tugas-tugas publik. Ia akan tetap melakukannya jika diperlukan.

Pekan lalu, Kerajaan Inggris mengumumkan bahwa Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, secara resmi telah berpisah dari keluarga Monarki. Dengan begitu, secara otomatis, mereka juga telah bebas dari tugas-tugas Kerajaan Inggris termasuk segala keistimewaan yang selama ini didapat.

"Saya tidak pernah benar-benar menjauhi Kerajaan Inggris. Pernyataan yang tepat adalah saya menjaga jarak dibanding mundur (dari Kerajaan Inggris). Seperti yang bisa kalian lihat, situasinya cukup rumit."

"Apapun keputusan yang dibuat Kerajaan Inggris, saya tidak akan pernah benar-benar jauh dari mereka," ujar Harry menegaskan.

Meghan Markle dan Pangeran Harry dalam acara virtual Spotify. Youtube.com/Spotify

Sejak memutuskan untuk keluar dari Keraajan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle menetap di benua Amerika. Mereka sempat tinggal di Kanada selama beberapa saat sebelum pindah ke California.

Kebencian Pangeran Harry terhadap media Inggris sendiri tidak pernah ia tutup-tutupi. Salah satu hal yang tidak ia suka adalah bagaimana ras istrinya, yang merupakan percampuran Kaukasian dan Afrika-Amerika, kerap dijadikan bahan bullying dan rasisme.

Selain itu, Pangeran Harry juga tidak senang dirinya dan Meghan dibanding-bandingkan dengan Ratu Elizabeth II. Sebagaimana diketahui, ratu berusia 94 tahun itu menunjukkan dedikasi tinggi dalam tugasnya selama 69 tahun memimpin Monarki.

Sikap tersebut berujung pada sejumlah kasus hukum ke beberapa media Inggris. Awal bulan ini, misalnya, Meghan Markle berhasil memenangkan gugatan terhadap tabloid Inggris yang mempublikasikan surat ia kepada ayahnya. Tak lama kemudian, ganti Pangeran Harry memenangkan perkara serupa terhadap media yang sama karena memberitakannya sebagai desertir.

Baca juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Akhirnya Bebas dari Tugas Kerajaan Inggris

ISTMAN MP | REUTERS







7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

1 jam lalu

7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

Pembaptisan anak hingga larangan untuk berbicara keras di depan umum, inilah 7 pola asuh anak yang harus ditaati oleh keluarga Kerajaan Inggris.


TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

2 jam lalu

TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

Nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI), yang dijanjikan untuk ditempatkan di perkebunan Inggris masih tidak jelas.


Bros Terakhir yang Dikenakan Ratu Elizabeth II akan Dipamerkan untuk Publik

9 jam lalu

Bros Terakhir yang Dikenakan Ratu Elizabeth II akan Dipamerkan untuk Publik

Pin platinum dipilih secara pribadi oleh Ratu Elizabeth II sebagai hadiah dari The Goldsmiths' Company untuk perayaan Jubilee-nya


Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

20 jam lalu

Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

Kerajaan Inggris punya Westminster Abbey tempat pemakaman raj atau ratu. Sementara, raja-raja Arab Saudi dikuburkan di pemakaman umum Al Oud Riyadh.


Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

23 jam lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.


Ramal Kematian Ratu Elizabeth II dengan Tepat, Penjualan Buku Nostradamus Meroket

1 hari lalu

Ramal Kematian Ratu Elizabeth II dengan Tepat, Penjualan Buku Nostradamus Meroket

Nostradamus disebut meramalkan kematian Ratu Elizabeth II secara tepat lebih dari 450 tahun yang lalu


Top 3 Dunia: Foto Kuburan Ratu Elizabeth II, Rumor Xi Jinping Dikudeta

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Foto Kuburan Ratu Elizabeth II, Rumor Xi Jinping Dikudeta

Berita Top 3 Dunia Ahad 25 September 2022 diawali oleh publikasi foto kuburan Ratu Rlizabeth II di kapel Kerajaan, Windsdor


Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

1 hari lalu

Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

Iran memanggil duta besar Inggris dan Norwegia karena dinilai campur tangan dalam demo menggugat kematian Mahsa Amini


Istana Buckingham Publikasi Foto Kuburan Ratu Elizabeth II

2 hari lalu

Istana Buckingham Publikasi Foto Kuburan Ratu Elizabeth II

Untuk pertama kalinya Istana Buckingham mempublikasi foto kuburan Ratu Elizabeth II setelah dimakamkan pada 19 September 2022.


Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

3 hari lalu

Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

Raja Charles terlihat berada di balik meja kerja dengan sebuah kotak merah tempat dokumen dari pemerintah Inggris.