Selasa, 22 September 2020

PM Prancis Ingatkan Publik untuk Bersama Lawan Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para penumpang yang mengenakan masker terlihat di Bandara Orly Paris, tak jauh dari Paris, Prancis, pada 26 Juni 2020. Bandara ini dibuka setelah hampir tiga bulan ditutup karena krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19. (Xinhua/Aurelien Morissard)

    Para penumpang yang mengenakan masker terlihat di Bandara Orly Paris, tak jauh dari Paris, Prancis, pada 26 Juni 2020. Bandara ini dibuka setelah hampir tiga bulan ditutup karena krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19. (Xinhua/Aurelien Morissard)

    TEMPO.COParis – Perdana Menteri Prancis, Jean Castex, mengatakan penanganan pandemi Corona atau Covid-19 di negara itu bisa menjadi lebih sulit tanpa upaya bersama.

    Ini perlu dilakukan karena adanya peningkatan kasus baru Covid-19. Castex juga mengatakan publik menjadi semakin ceroboh saat ini.

    “Otoritas kesehatan Prancis mengatakan kasus baru Covid-19 naik dua kali lipat menjadi 1,397 kasus dalam 24 jam dibandingkan pada Senin,” begitu dilansir Reuters pada Selasa, 11 Agustus 2020.

    Ini membuat jumlah kasus Corona di negara itu mencapai 204,172 orang.

    “Jika kita tidak bertindak bersama, kita membuat diri kita terekspos risiko yang menngkat,” kata Castex.

    Dia menambahkan,”Kemunculan kembali pandemi ini bisa menjadi lebih sulit ditangani."

    Castex mengatakan ini saat mengunjungi bangsal rumah sakit di Prancis bagian selatan.

    Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan ada 15 korban meninggal di rumah sakit karena terpapar Corona. Ini membuat total korban meninggal menjadi 30,354 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.