India Vs Cina, PM Modi Sebut Tidak Ada Gangguan di Perbatasan

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara mengibarkan bendera India di atas jasad Sunil Kumar, seorang prajurit India yang terbunuh dalam bentrokan perbatasan dengan pasukan Cina di wilayah Ladakh, sebelum kremasinya di Maner, di negara bagian Bihar, India, 18 Juni 2020. REUTERS/Stringer

    Tentara mengibarkan bendera India di atas jasad Sunil Kumar, seorang prajurit India yang terbunuh dalam bentrokan perbatasan dengan pasukan Cina di wilayah Ladakh, sebelum kremasinya di Maner, di negara bagian Bihar, India, 18 Juni 2020. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, New Delhi - Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan tidak ada gangguan lintas batas di perbatasan negaranya dengan Cina. 

    Padahal, beberapa waktu lalu terjadi bentrokan antara tentara India dan pasukan Cina di lembah Galwan, perbatasan India dan Cina.

    “Tidak ada yang menyusup ke perbatasan kami, tidak ada orang di sana sekarang,” kata Modi seperti dikutip dari Reuters, Jumat, 19 Juni 2020.

    Komentar Modi juga kontras dengan sikap pemerintah sebelumnya.

    Pada Rabu lalu, Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, mengatakan kepada seorang diplomat senior Cina bahwa perselisihan itu dipicu setelah,"Pihak Tiongkok berusaha membangun sebuah bangunan di lembah Galwan di sisi wilayah kami.”

    LAC atau garis kontrol aktual merupakan garis perbatasan de facto dan menjadi sumber gesekan India dan Cina sejak 1962.

    Perkelahian antar tentara yang berjaga di sana sesungguhnya bukan hal baru.

    Pada tahun ini, hal itu telah terjadi beberapa kali. Namun, perkelahian terbaru pada Senin kemarin menjadikannya sebagai insiden terparah antara Cina dan India dalam 4 dekade terakhir.

    FRISKI RIANA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling Virtual di Masa Pandemi Covid-19

    Dorongan untuk tetap berjalan-jalan dan bertamasya selama pandemi Covid-19 masih tinggi.