Abu Dhabi Beri Gratis Cairan Pembersih Tangan ke Keluarga Miskin

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hand sanitizer. Pixabay

    Ilustrasi hand sanitizer. Pixabay

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Abu Dhabi akan mendistribusikan secara gratis hand sanitizer atau cairan pembersih tangan kepada keluarga berpenghasilan rendah dan para pekerja di wilayah itu. Langkah itu bagian dari upaya otoritas untuk menghentikan penyebaran virus corona atau COVID-19 yang mematikan.

    Dikutip dari english.alarabiya.net, cairan pembersih tangan yang dibagikan gratis itu berukuran 60 ml, yang dibuat oleh tenaga kerja nasional di Pusat Labolatorium Pengujian Dewan Kesesuaian dan Kualitas Abu Dhabi (CTL).

    “Penting menyediakan hand sanitizer di kalangan anggota masyarakat selama pandemik ini yang sekaligus untuk memerangi jatuhnya kasus-kasus baru virus corona. CTL telah memproduksi sebuah hand sanitizer yang sesuai standar selama masa darurat kesehatan masyarakat,” kata Abdulla al-Muaini, Direktur Eksekutif Pusat Labolatorium Pengujian.

    Sejumlah pengemudi kendaraan mengantre untuk ikuti pemeriksaan Virus Corona secara drive-thru di pusat penyaringan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 30 Maret 2020. Pemeriksaan virus Corona ini dilakukan oleh warga yang berada di dalam mobil. REUTERS/Ahmed Jadallah

    Menurut al-Muaini cairan pembersih tangan buatan pihaknya ini mengandung 80 persen alkohol anti-bakteri atau anti-mikrobakterial. Botol-botol tempat penyimpan cairan pembersih tangan ini juga sudah diuji keamanannya dan kemajurannya.

    Cairan pembersih tangan itu akan dibagikan gratis ke keluarga-keluarga berpenghasilan rendah dan para pekerja di penjuru Ibu Kota Abu Dhabi.    

    Kementrian Kesehatan Uni Emirat Arab menyebut total di negara itu ada 10.839 kasus virus corona per Senin, 27 April 2020. Dari jumlah itu, pasien yang berhasil sembuh sebanyak 2.090 orang dan 82 pasien meninggal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.