Virus Corona, Thailand Berlakukan Jam Malam Mulai Besok

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Biksu Buddha yang mengenakan Face Shields untuk melindungi diri mereka dari penyebaran Virus Corona (COVID-19) saat mengumpulkan sedekah di Bangkok, Thailand, 31 Maret 2020. REUTERS/Chalinee Thirasupa

    Biksu Buddha yang mengenakan Face Shields untuk melindungi diri mereka dari penyebaran Virus Corona (COVID-19) saat mengumpulkan sedekah di Bangkok, Thailand, 31 Maret 2020. REUTERS/Chalinee Thirasupa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Thailand memberlakukan jam malam mulai besok jam 10 malam hingga Sabtu jam 4 pagi waktu setempat sebagai upaya mengurangi penularan virus Corona atau Covid-19.

    "Perdana menteri akan mengeluarkan pemberitahuan malam ini di televisi nasionla sekitar jam 6 sore," kata juru bicara pemerintah Ratchada Thanadirek kepada Reuters.

    Jam malam diberlakukan dengan beberapa kekecualian di antaranya transportasi untuk pasokan medis, orang-orang yang masuk karantina, pasien, dan perjalanan petugas kesehatan.

    Pemberlakuan jam malam di Thailand dilakukan menyusul 3 orang tewas terinfeksi virus Corona dan hari ini ditemukan 104 kasus baru. Ketiga yang tewas itu pria Thailand berusia 55 tahun, 57, dan 77 tahun. 

    Thailand sudah memberlakukan belajar jarak jauh bagi pelajar dan kerja dari rumah untuk para karyawan. Mereka yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan data seluler gratis.

    Thailand juga melarang masuk orang asing ke negaranya untuk mencegah penularan Corona. Dengan temuan kasus baru hari ini, total jumlah kasus infeksi virus Corona di Thailand menjadi 1.875 kasus dan 15 orang tewas. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.