India Berusaha Selamatkan Balita yang Terjebak dalam Sumur

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak, 2 tahun, terjebak dalam sebuah sumur bor selama hampir 40 jam.Sumber: The Hindu

    Seorang anak, 2 tahun, terjebak dalam sebuah sumur bor selama hampir 40 jam.Sumber: The Hindu

    TEMPO.CO, Jakarta - Sujith Wilson, balita laki-laki 2 tahun di India, terjebak dalam sebuah sumur bekas pengeboran minyak lebih dari 40 jam. Tim tanggap darurat NDRF dikerahkan untuk menolong Wilson.

    Dikutip dari ndtv.com, Minggu, 27 Oktober 2019, Wilson jatuh ke dalam sumur bekas pengeboran minyak yang terbengkalai sedalam 26 kaki atau sekitar 7,9 meter. Lokasi kejadian berada di distrik Trichy, Tamil Nadu, India.

    Awalnya, tim penyelamat berusaha menarik Wilson dari simpul tali yang diikat di sekitar tangannya, namun yang terjadi Wilson malah tergelincir lebih dalam lagi di sumur itu hingga kedalaman 70 kaki atau 21 meter.

    Seorang anak, 2 tahun, terjebak dalam sebuah sumur bor selama hampir 40 jam.Sumber: NDTV.com

    Saat berita ini ditulis, sejumlah otoritas masih mencoba menggali sumur pararel agar bisa terhubung dengan Wilson lewat jalur horizontal. Kondisi Wilson belum diketahui. Oksigen untuknya sudah dikirim, namun muncul kekhawatiran karena Wilson sudah tidak lagi menyahut saat dipanggil.

    "Sebuah sumur pararel sedang digali. Kami berusaha keras, kami punya tim teknis di lokasi yang akan mengkompromikan segalanya," kata J Radhakrishnan, Kepala Penanganan Bencana.

    Kepolisian menceritakan Wilson sedang bermain di sekitar sumur bekas penggalian pengeboran minyak. Pada Jumat, 25 Oktober 2019, sekitar pukul 5.30 malam, Wilson kejeblos dalam sumur itu.

    Kejadian ini terjadi saat perayaan Diwali oleh umat Hindu India. Aktor terkenal di India, Rajinikanth, mengirimkan doa agar Wilson bisa diselamatkan dari dalam sumur dalam kondisi hidup.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.