Iran Dakwa Selebriti Operasi Plastik Penistaan Agama dan Korupsi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Iran, Sahar Tabar, yang terkenal di Instagram setelah melakukan operasi plastik agar wajahnya mirip artis Hollywood Angelina Jolie ditangkap atas tuduhan pelecehan dan korupsi. [ASIA ONE]

    Warga Iran, Sahar Tabar, yang terkenal di Instagram setelah melakukan operasi plastik agar wajahnya mirip artis Hollywood Angelina Jolie ditangkap atas tuduhan pelecehan dan korupsi. [ASIA ONE]

    TEMPO.CO, Jakarta -Selebriti Instagram Iran yang mengubah wajahnya melalui operasi plastik demi mirip dengan bintang film Hollywood, Angelina Jolie ditangkap atas tuduhan penistaan agama menghasut untuk melakukan kekerasan, hingga mendorong kaum muda korupsi. 

    Sahar Tabar, selebriti Instagram itu mulai terkenal di negaranya sejak tahun lalu dengan 26.800 pengikut.

    Namun setelah memposting serangkaian gambar wajahnya yang telah melakukan operasi plastik demi mirip Jolie,  pengadilan yang menangani kejahatan budaya dan korupsi sosial serta moral memerintahkan Tabar ditangkap dan kemudian ditahan untuk diadili, seperti dilaporkan oleh Asia One, 7 Oktober 2019. 

    Tabar menghadapi dakwaan penistaan agama, menghasut kekerasan, mendapatkan penghasilan melalui cara yang tidak pantas, serta mendorong pemuda untuk korupsi.

    Sebagian besar foto dan video yang dibagikan telah banyak diedit sehingga tampak mirip Angelina Jolie. Akun ini menampilkan gambar wajahnya dengan wajah kurus, bibir cemberut dan hidung yang tajam.

    Beberapa orang pernah melihat Tabar mengenakan hijab longgar di rambutnya, perban putih di hidungnya dan terlihat di jalan-jalan di Teheran.

    Operasi plastik sendiri sangat populer di Iran, dengan puluhan ribu operasi plastik berlangsung setiap tahun. Instagram merupakan satu-satunya layanan media sosial utama yang dapat diakses di Iran. Adapun  Facebook, Twitter dan layanan Messenger Telegram sudah resmi dilarang.

    ASIA ONE | KANIA SUKU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.