Israel Lelang Ruang Kelas Sumbangan Uni Eropa untuk Palestina

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kelas di hari pertama masuk sekolah, di Sekolah Dasar Khan al-Ahmar, kawasan Tepi Barat, Palestina, Senin, 16 Juli 2018. Sebelumnya, pada Rabu, 11 Juli 2018, tentara Israel menggusur sekolah darurat anak-anak Palestina di kawasan Hebron. REUTERS

    Suasana kelas di hari pertama masuk sekolah, di Sekolah Dasar Khan al-Ahmar, kawasan Tepi Barat, Palestina, Senin, 16 Juli 2018. Sebelumnya, pada Rabu, 11 Juli 2018, tentara Israel menggusur sekolah darurat anak-anak Palestina di kawasan Hebron. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertahanan Israel berencana melelang dua ruang kelas donasi dari Uni Eropa untuk anak-anak sekolah Palestina.

    Ruang kelas semi permanen (prefab) ini disita oleh badan Israel yang mengelola Tepi Barat.

    Dikutip dari Russia Today, menurut jadwal lelang akan digelar pada minggu depan, mengutip iklan yang ditayangkan di surat kabar Israel Maariv. Lelang akan berlangsung di kantor Administrasi Sipil, badan Israel yang juga memerintahkan pembongkaran ruang kelas Oktober kemarin.

    Baca juga: Israel Bongkar Sekolah Palestina di Yerusalem, Dianggap Ilegal

    Ruang kelas itu dimaksudkan untuk 49 siswa di kelas satu hingga enam di Ibziq, di Tepi Barat yang diduduki Israel di utara. Ruang kelas didanai oleh negara anggota Uni Eropa dan Uni Eropa sendiri.

    Ketika ruang kelas dibongkar, misi Uni Eropa di Yerusalem dan Ramallah mengutuk otoritas Israel karena membongkar bangunan pra-fabrikasi (prefab) dan meminta mereka untuk membangun kembali struktur di tempat yang sama tanpa penundaan.

    "Setiap anak memiliki hak untuk mengakses pendidikan dan Negara memiliki kewajiban untuk melindungi, menghormati dan memenuhi hak ini, dengan memastikan bahwa sekolah tidak dapat diganggu gugat bagi anak-anak," kutip pernyataan Uni Eropa.

    Baca juga: PBB: 45 Sekolah Palestina Dimusnahkan Israel

    "Misi Uni Eropa di Yerusalem dan Ramallah menyatakan keprihatinan yang besar tentang pembongkaran oleh otoritas Israel dari dua ruang kelas yang didanai dari sumbangan, dengan kapasitas kelas untuk melayani 49 anak sekolah Palestina dari kelas pertama hingga kelas enam di Ibziq, di Area C di Tepi Barat Utara, pada 23 Oktober. Ruang kelas didanai oleh UE dan Negara Anggota UE," lanjut pernyataan Uni Eropa tahun lalu, usai pembongkaran kelas. Uni Eropa belum mengeluarkan pernyataan terbaru terkait lelang ini.

    Uni Eropa telah lama menentang pendudukan Israel, dan telah berulang kali meminta pihak berwenang Israel untuk menghentikan pembongkaran sekolah, dan penyitaan rumah-rumah atau properti Palestina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.