Penumpang di Rusia, Telanjang Badan Naik Pesawat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penumpang dihentikan oleh kepolisian bandara karena tanpa busana. Sumber: Ruptly/mirror.co.uk

    Seorang penumpang dihentikan oleh kepolisian bandara karena tanpa busana. Sumber: Ruptly/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Penumpang Bandara Domodedovo di ibu kota Moskow, Rusia, dibuat geger saat seorang laki-laki telanjang menjadi penumpang Ural Airlines. Laki-laki itu mengaku sengaja tak memakai baju untuk membuatnya lebih aerodinamis.

    Identitas laki-laki, 38 tahun itu tidak dipublikasi. Hasil rekaman sejumlah kamera memperlihatkan laki-laki itu berdiri dalam kondisi telanjang dan tenang sambil menunggu penerbangannya. Petugas bandara lalu menahan laki-laki itu.

    Baca:WAGs: Istri Ezequiel Garay Gemar Unggah Foto Telanjang

    "Sambil berteriak dia mengatakan kalau dia telanjang karena pakaian merusak aerodinamika tubuhnya. Dia merasa lebih leluasa saat terbang tanpa busana," kata salah seorang penumpang.

    Dikutip dari mirror.co.uk, Senin, 25 Maret 2019, laki-laki itu benar-benar telanjang saat di tahan oleh staf bandara. Dengan tatapan kosong, laki-laki itu tampak kesal karena langkahnya dihentikan.

    Baca: Aksi Telanjang Dada Warnai Peringati Hari Wanita Internasional

    Sejumlah saksi mata menceritakan, laki-laki itu, tidak memperlihatkan tanda-tanda mabuk. Laki-laki itu berasal dari kota pelabuhan Yakutsk, tetapi tinggal di ibu kota Moskow.

    Setelah kepolisian bandara menahannya, dia dibawa ke ruang medis dan dirawat di sebuah fasilitas kesehatan. Kejadian penumpang telanjang ini terjadi hanya berselang dua bulan setelah seorang warga negara Rusia menjadi pemberitaan surat kabar ketika dia terekam membuka celananya dan pipis di lorong tubuh pesawat yang ditumpanginya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.