Ada Rekaman Percakapan Sebelum Jamal Khashoggi Tiba di Konsulat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster Jamal Khashoggi. Sumber : gagersdaily.com

    Poster Jamal Khashoggi. Sumber : gagersdaily.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah rekaman suara terbaru beredar di media-media di Turki terkait pembunuhan wartawan asal Arab Saudi, Jamal Khashoggi, 59 tahun. Rekaman itu, berisi percakapan di dalam kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 15 menit sebelum Khashoggi tiba di tempat tersebut. 

    Dikutip dari news.com.au, Minggu, 18 November 2018, bunyi rekaman suara itu bertolak belakang dengan klaim Kerajaan Arab Saudi yang mengaku Khashoggi meninggal dalam sebuah adu argumentasi yang mencoba membawanya kembali ke Arab Saudi. Dalam rekaman suara yang terjadi 15 menit sebelum Khashoggi tiba, terdengar suara sejumlah pejabat tinggi Arab Saudi.

    Baca: Bantah Kesimpulan CIA soal Jamal Khashoggi, Trump Bela Arab Saudi 

    “Mereka (para pejabat) mendiskusikan bagaimana caranya mengeksekusi Khashoggi. Mereka mengevaluasi rencana yang sebelumnya sudah disiapkan dan mengingatkan tugas masing-masing personil,” kata Abdulkadir Selvi, wartawan Hurriyet Daily.

    Baca: Rumor Pembelian MU oleh MBS Terganjal Kasus Jamal Khashoggi 

    Menurutnya, ada bukti setelah pembunuhan terjadi. Pemeirntah Turki memiliki catatan panggilan telepon yang dibuat oleh ke-15 personil Arab Saudi yang ditugaskan mengeksekusi Khashoggi. Dalam rekamana suara, terdengar suara Khashoggi yang mengiba agar tetap dibiarkan hidup ketika dia dicekik selama tujuh sampai delapan menit.

    Sejumlah jurnalis freelance Indonesia melakukan aksi damai di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018. Aksi ini menuntut kejelasan atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, setelah memasuki Konsulat Jenderal Arab Saudi di Turki pada 2 Oktober lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat 

    Berkaca pada bukti tersebut, pembunuhan terhadap Khashoggi adalah pembunuhan berencana, termasuk kehadiran seorang ahli forensik yang sangat berpengalaman dalam memotong-motong tubuh manusia. 

    Dalang pembunuh wartawan Khashoggi, 59 tahun, sampai Minggu, 18 November 2018, masih misteri. Kasus ini telah menarik perhatian publik internasional. Pada Jumat, 16 November 2018, puluhan orang di kota Istanbul, Turki, memberikan penghormatan kepada Khashoggi dengan melakukan sholat gaib sebagai simbol pemakamannya.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?