Kisah Ironi Pria Spanyol 12 Tahun Dipelihara Serigala

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria Spanyaol, Marcos Rodrguez Pantoja,  dipelihara segerombolan serigala selama 12 tahun

    Pria Spanyaol, Marcos Rodrguez Pantoja, dipelihara segerombolan serigala selama 12 tahun

    TEMPO.CO, Jakarta - Marcos Rodriguez Pantoja dijuluki Mowgli dari Spanyol saat ditemukan hidup bersama gerombolan serigala  beberapa waktu lalu.

    Rodriguez dibesarkan selama 12 tahun di hutan pegunungan Sierra Morena oleh segerombolan serigala. Ia begitu menikmati hidup dalam hutan tanpa alas kaki, setengah telanjang, dan dapat bermain-main dengan serigala. Layaknya serigala, ia berkomunikasi dengan suara melolong atau mengerang.

    Baca: Tiga Kakak-Adik Manusia Serigala

    Ia ditemukan aparat saat usianya 19 tahun, kemudian dibawa untuk tinggal bersama manusia.

    Kisah Rodriguez dipelihari serigala bermula setelah ibunya meninggal. Waktu itu ia berusia 3 tahun. Ayahnya kemudian menikah lagi. Orang-orang lalu membawanya ke pegunungan untuk menjadi penjaga sekitar 300 ekor kambing. Seorang pria yang mengajari Rodriguez menembak dan membuat peralatan kemudian menghilang tanpa jelas penyebabnya. Tinggallah Rodriguez seorang diri, saat itu usianya 7 tahun.


    Pria asal Spanyol, Marcos Rodriguez Pantoja dipelihara serigala sejak kecil selama 12 tahun

    Baca: Heboh Bocah Mirip Anak Serigala, Ternyata Ini Penyebabnya

    Dalam perjalanan, ia kemudian dipelihara oleh serigala. Seekor serigala betina merawatnya dan membawanya tidur di gua bersama-sama kelelawar, ular, dan rusa.

    Setelah hidup bersama manusia, Rodriguez masih berharap kembali ke hutan. Ia tidak menikmati hidup bersama manusia.

    Memasuki usia 72 tahun, mengutip Mirror.co.uk, Jumat, 6 April 2018, Rodriguez merasa segalanya hambar dan dingin di tengah dunia manusia dan dia berharap dapat kembali hidup bersama hewan-hewan itu.

    "Saya hanya ingin berlari ke pegunungan," ujarnya.

    Baca: Misteri Lolongan Serigala Terkuak, Ternyata Ini Fungsinya

    Selain itu, menurut dia, orang-orang menertawainya karena tidak tahu banyak hal seperti politik, sepak bola, dan dunia modern.

    Sedihnya, saat ia berusaha balik ke pegunungan, situasinya sudah tidak seperti dulu lagi. Sejumlah serigala itu tak mengenali dia dan tidak datang mendekatinya.

    "Bau saya seperti manusia, saya pakai parfum," ujar Rodriguez.

    Untuk menjembatani antara kerinduannya masuk hutan dan bertemu serigala-serigala, serta ketidaksukaannya hidup di tengah manusia yang hiruk-pikuk, Rodriguez membangun rumahnya yang mungil seperti gua lengkap dengan patio penuh tanaman dan bunga seolah ia hidup di alam liar Spanyol.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.