Mangkir Dengarkan Vonis, Yingluck Terancam Ditangkap

Reporter

Jumat, 25 Agustus 2017 11:13 WIB

Mantan Perdana Menteri Thailand,Yingluck Shinawatra. AP

TEMPO.CO, Bangkok—Mahkamah Agung Thailand mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra, setelah ia mangkir dari sidang pembacaan vonis kasus subsidi beras yang dijadwalkan hari ini.

Seperti dilansir CNN, Jumat 25 Agustus 2017, mahkamah mengeluarkan surat penangkapan karena Yingluck tidak hadir dengan alasan sakit tanpa menunjukkan surat keterangan dari dokter.Adapun jaminan sebesar 30 juta baht agar Yingluck tetap bebas, telah dibatalkan.

Meski begitu, pengadilan telah menetapkan 27 September mendatang sebagai hari pembacaan vonis bagi adik dari mantan perdana menteri yang juga dijungkalkan, Thaksin.


Baca: Yingluck, Bertaruh Nyawa Demi Sang Kakak

Yingluck didakwa atas kelalaian dalam skema pembelian beras yang dinilai merugikan negara hingga jutaan dollar. Dengan skema tersebut, pemerintah Thailand akan membeli beras dari petani dengan harga di atas pasar.

Para pengkritik menilai keputusan Yingluck hanya menguntungkan para pemilihnya di pedesaaan dengan mengorbankan uang pajak.

Akibat kecaman banyak pihak, Komisi Antikorupsi Thailand (NACC) menyelidiki subsidi beras ini selama dua tahun terakhir.

Jika terbukti bersalah, Yingluck terancam hukuman 10 tahun penjara dan kehilangan hak politiknya untuk mencalonkan diri.

Kepala Kepolisian Metropolitan Bangkok Jenderal Sanit Mahathavorn mengatakan sebanyak 3.000 polisi dikerahkan di sekitar jalanan gedung Mahkamah Agung menjelang vonis yang telah lama dinanti pendukung maupun anti-Yingluck.


Baca: Mantan PM Thailand Yingluck Shinawatra Kini Berkebun

Sementara sekitar 1.000 pendukung Yingcluk juga dilaporkan mendatangi gedung mahkamah meski Yingluck melalui akun Facebook telah meminta mereka untuk berada di rumah karena alasan keamanan.

Sebagian besar pendukung Yingluck yang datang hari ini mengenakan pakaian hitam sebagai tanda berkabung atas kematian Raja Bhumibol Adulyadej pada Oktober lalu.

Saat dilantik pada 2011, Yingluck menjadi perdana menteri perempuan pertama Thailand dan termuda dalam 60 tahun terakhir.

Yingluck kemudian dijungkalkan oleh kudeta junta militer pada 2014 dan dimakzulkan oleh lembaga Legislatif Nasional yang ditunjuk militer. Pemerintahan junta militer melarangnya masuk kancah politik selama lima tahun.

CNN | CHANNEL NEWSASIA | SITA PLANASARI AQUADINI




Advertising
Advertising




Berita terkait

Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Ajak Turis Wisata Pagi dan Sore

4 jam lalu

Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Ajak Turis Wisata Pagi dan Sore

Cuaca yang terik membuat warga Thailand, terutama warga lanjut usia, enggan bepergian.

Baca Selengkapnya

Suhu Panas di Thailand, Petani Pakai Boneka Doraemon untuk Berdoa agar Turun Hujan

8 jam lalu

Suhu Panas di Thailand, Petani Pakai Boneka Doraemon untuk Berdoa agar Turun Hujan

Sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Thailand, mengalami panas ekstrem beberapa pekan ini. Suhu 40 derajat Celcius terasa 52 derajat Celcius.

Baca Selengkapnya

Gelombang Panas Serbu India sampai Filipina: Luasan, Penyebab, dan Durasi

1 hari lalu

Gelombang Panas Serbu India sampai Filipina: Luasan, Penyebab, dan Durasi

Daratan Asia berpeluh deras. Gelombang panas menyemai rekor suhu panas yang luas di wilayah ini, dari India sampai Filipina.

Baca Selengkapnya

5 Negara Ini Sedang Alami Cuaca Panas Ekstrem, Waspada Saat Mengunjunginya

2 hari lalu

5 Negara Ini Sedang Alami Cuaca Panas Ekstrem, Waspada Saat Mengunjunginya

Sejumlah negara sedang mengalami cuaca panas ekstrem. Mana saja yang sebaiknya tak dikunjungi?

Baca Selengkapnya

Cuaca Panas Ekstrem Melanda Asia, Myanmar Tembus 48,2 Derajat Celcius

3 hari lalu

Cuaca Panas Ekstrem Melanda Asia, Myanmar Tembus 48,2 Derajat Celcius

Asia alamai dampak krisis perubahan iklim. Beberapa negara dilanda cuaca panas ekstrem. Ada yang mencapai 48,2 derajat celcius.

Baca Selengkapnya

5 Negara Asia Tenggara Dilanda Gelombang Panas, Indonesia Diserang DBD

5 hari lalu

5 Negara Asia Tenggara Dilanda Gelombang Panas, Indonesia Diserang DBD

Negara-negara Asia Tenggara tengah berjuang melawan gelombang panas yang mematikan tahun ini.

Baca Selengkapnya

Piala Thomas 2024: Fajar / Rian Akui Tak Bisa Bermain dengan Nyaman saat Dikalahkan Wakil Thailand

5 hari lalu

Piala Thomas 2024: Fajar / Rian Akui Tak Bisa Bermain dengan Nyaman saat Dikalahkan Wakil Thailand

Kekalahan Fajar / Rian dari Peeratchai Sukphun / Pakkapon Teeraratsakul membuat skor Indonesia vs Thailand di fase grup Piala Thomas 2024 sementara imbang 1-1.

Baca Selengkapnya

Bukan Hanya Malaysia , 3 Negara Asia Tenggara ini Pernah Lakukan Pencurian Ikan di Indonesia

5 hari lalu

Bukan Hanya Malaysia , 3 Negara Asia Tenggara ini Pernah Lakukan Pencurian Ikan di Indonesia

Sejumlah nelayan dari negara tetangga beberapa kali terlibat pencurian ikan di perairan Indonesia

Baca Selengkapnya

Menteri Luar Negeri Thailand Mengundurkan Diri

6 hari lalu

Menteri Luar Negeri Thailand Mengundurkan Diri

Menteri Luar Negeri Thailand memutuskan mengundurkan diri setelah kehilangan posisi sebagai wakil perdana menteri dalam sebuah perombakan kabinet.

Baca Selengkapnya

Piala Asia U-23 2024: Timnas U-23 Indonesia Jadi Satu-satunya Negara Asia Tenggara yang Melaju ke Semifinal

7 hari lalu

Piala Asia U-23 2024: Timnas U-23 Indonesia Jadi Satu-satunya Negara Asia Tenggara yang Melaju ke Semifinal

Timnas U-23 Indonesia akan berduel melawan Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024 pada senin malam WIB, 29 April 2024.

Baca Selengkapnya