Kepulauan Marshall Minta Amerika Serikat Tambah Uang Kompensasi

Reporter

Tempo.co

Sabtu, 15 Juli 2023 13:00 WIB

ilustrasi bom aerial

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri negara Kepulauan Marshall menyerukan pada Washington agar menambah uang kompensasi pembayaran ke negara itu. Sebab Kepulauan Marshall terseok-seok dengan dampak kesehatan dan lingkungan setelah Amerika Serikat meningkatkan uji coba program nuklirnya.

Kepulauan Marshall adalah sebuah negara yang terletak di kepulauan pasifik. Pada Kamis, 13 Juli 2023, Menteri Luar Negeri Kepulauan Marshall Jack Ading mengatakan perpanjangan program Compact of Free Association (COFA) antara negara Kepulauan Marshall dengan Amerika Serikat pada Januari 2023 telah dipercepat tanpa otorisasi dalam negeri yang memadai demi memenuhi target tenggat waktu dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

“Ada juga sejumlah permasalahan lain yang perlu dimasukkan, khususnya soal pendanaan dampak terhadap masyarakat yang terdampak nuklir,” kata Ading dihadapan Senate Committee on Energy and Natural Resources Amerika Serikat.

Advertising
Advertising

Negara Kepulauan Marshall adalah satu dari tiga negara di kepulauan Pasifik yang terlibat dalam kesepakatan COFA dengan Amerika Serikat. Dalam kesepakatan itu, Washington harus memberikan sejumlah aset untuk pertahanan negara Kepulauan Marshall dan memberi bantuan ekonomi sebagai imbalan atas akses strategis ke kepulauan Pasifik.

Amerika Serikat diharapkan mau menyumbang sekitar USD 7,1 miliar (Rp 106 triliun) untuk tiga negara di kepulauan Pasifik, di mana dana dikucurkan dalam 20 tahun ke depan. Dua negara lainya adalah Micronesia dan Palau.

Militer Amerika Serikat sudah melakukan 67 kali uji coba bom nuklir di kepulauan pasifik periode 1946 dan 1958. Uji coba tersebut meledakkan termonuklir Castle Bravo di Bikini Atoll pada 1954, yakni bom terbesar yang pernah diledakkan oleh Amerika Serikat. Saat bom diledakkan, terbentuk bola api dengan diameter 4,5 mm yang bisa dilihat hingga jarak lebih dari 250 mill atau 400 kilometer.

Sumber: RT.com

Pilihan Editor: Daftar 10 Negara Berpenduduk Paling Sedikit di Bumi, dari Vatikan sampai Dominika

Berita terkait

20 Dokter AS Terjebak di Gaza, Gedung Putih Klaim Upayakan Evakuasi

5 jam lalu

20 Dokter AS Terjebak di Gaza, Gedung Putih Klaim Upayakan Evakuasi

Gedung putih mengatakan pemerintah AS berupaya mengevakuasi sekelompok dokter AS yang terjebak di Gaza setelah Israel menutup perbatasan Rafah

Baca Selengkapnya

All 4 One Gelar Konser di Jakarta 23 Juni, Ini Profil Grup Vokal yang Populerkan Lagu I Swear

6 jam lalu

All 4 One Gelar Konser di Jakarta 23 Juni, Ini Profil Grup Vokal yang Populerkan Lagu I Swear

Grup vokal legendaris dari Amerika Serikat, All 4 One menggelar konser bertajuk All 4 One 30 Years Anniversary Tour di Jakarta pada 23 Juni 2024.

Baca Selengkapnya

Putin Tiba di Cina atas Undangan Xi Jinping, Pertama Sejak Terpilih Kembali

7 jam lalu

Putin Tiba di Cina atas Undangan Xi Jinping, Pertama Sejak Terpilih Kembali

Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di ibu kota Cina, Beijing, untuk memulai kunjungan resmi selama dua hari atas undangan Xi Jinping

Baca Selengkapnya

Anak Buah Biden Ragu Israel Bisa Menang Lawan Hamas di Gaza

8 jam lalu

Anak Buah Biden Ragu Israel Bisa Menang Lawan Hamas di Gaza

Pejabat AS mengatakan Israel tak bisa menang melawan Hamas karena strateginya meragukan.

Baca Selengkapnya

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Minta Kongres Evaluasi Bantuan Senjata Rp16 T ke Israel

1 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Minta Kongres Evaluasi Bantuan Senjata Rp16 T ke Israel

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyerahkan paket bantuan senjata untuk Israel senilai USD1 miliar (Rp16 triliun)

Baca Selengkapnya

Marinir Amerika Serikat dan TNI AL Latihan Militer Bersama CARAT

1 hari lalu

Marinir Amerika Serikat dan TNI AL Latihan Militer Bersama CARAT

Marinir Amerika Serikat dan TNI AL memulai latihan militer bersama bernama Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) Indonesia 2024

Baca Selengkapnya

Perwira Angkatan Darat AS Mundur, Protes Dukungan terhadap Israel untuk Serang Gaza

2 hari lalu

Perwira Angkatan Darat AS Mundur, Protes Dukungan terhadap Israel untuk Serang Gaza

Harrison Mann, perwira Angkatan Darat Amerika Serikat mengumumkan mundur sebagai protes atas dukungan Washington terhadap perang Israel di Gaza.

Baca Selengkapnya

Alasan 9 Negara Ini Menolak Palestina Jadi Anggota Penuh PBB, Termasuk Argentina dan Papua Nugini

2 hari lalu

Alasan 9 Negara Ini Menolak Palestina Jadi Anggota Penuh PBB, Termasuk Argentina dan Papua Nugini

Sebanyak 143 negara mendukung Palestina menjadi anggota penuh PBB, 9 negara menolak dan 25 negara lain abstain. Apa alasan mereka menolak?

Baca Selengkapnya

Korban Tewas Lebih 35.000 Orang, AS Bantah Israel Lakukan Genosida di Gaza

2 hari lalu

Korban Tewas Lebih 35.000 Orang, AS Bantah Israel Lakukan Genosida di Gaza

Gedung Putih membantah bahwa Israel melakukan genosida di Gaza. Warga Palestina yang tewas di Gaza sudah lebih dari 35.000 orang.

Baca Selengkapnya

Senator AS Sarankan Israel Serang Gaza dengan Bom Nuklir

2 hari lalu

Senator AS Sarankan Israel Serang Gaza dengan Bom Nuklir

Senator AS Lindsey Graham melontarkan pernyataan kontroversial terkait agresi Israel di Gaza. Ia menyarankan Israel membom nuklir Gaza

Baca Selengkapnya