SAS Ditarik dari Afganistan untuk Pengamanan Olimpiade 2012  

Reporter

Editor

Rabu, 22 Juni 2011 08:03 WIB

REUTERS/Omar Sobhani

TEMPO Interaktif, London - SAS akan menyelesaikan misi mereka di Afganistan dalam waktu enam bulan guna mempersiapkan tugas anti-teror di Olimpiade London tahun depan. Sementara, Special Boat Service dari Royal Navy akan terus menjalankan misi di sana.

SAS, yang sebagian di antaranya terlibat dalam latihan anti-teror dengan polisi di perkampungan Olimpiade, akan pulang dari Afganistan dan menjadikan pengamanan Olimpiade sebagai prioritas mereka.

Menurut The Sun, pasukan elite itu dibebaskan dari tugas di Afganistan karena mereka telah sukses dalam misi melawan Taliban.

"Sekarang di sana telah tenang, sehingga diputuskan SAS akan pergi dalam enam bulan. Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa sejak mereka tiba, tapi tugas yang tersisa terlalu kecil bagi SAS sekarang. Pekerjaan telah berubah," ujar sumber kepada The Sun.

Sumber itu menambahkan, "SBS akan melanjutkan pelatihan tentara Afganistan dan melakukan misi rahasia."

Seorang juru bicara Departemen Pertahanan mengatakan pada MailOnline, "Kami tidak mengomentari operasi pasukan khusus."

Berita pergeseran taktis itu menyusul kematian seorang tentara yang diyakini telah bertugas di SAS.

Kopral Lloyd Newell, dari Resimen Parasut, tewas dalam operasi di Helmand Kamis lalu. Ia menikah dan memiliki seorang putri berusia sembilan minggu.

Kementerian Pertahanan tidak akan merilis detail usianya atau dari mana ia berasal. Tapi, menurut The Sun, Kopral Newell bertugas di SAS.

DAILY MAIL | ERWIN Z

Berita terkait

Kenapa Amerika Gagal di Afghanistan, Menurut Mantan Pejabat Hingga Veteran AS

23 Agustus 2021

Kenapa Amerika Gagal di Afghanistan, Menurut Mantan Pejabat Hingga Veteran AS

Amerika Serikat telah mengucurkan dukungan keuangan masif dan pasukan ke Afghanistan. Lantas kenapa gagal memenangkan perang setelah 20 tahun?

Baca Selengkapnya

241 Ribu Orang Tewas Sejak Amerika Serikat Perangi Taliban

22 Agustus 2021

241 Ribu Orang Tewas Sejak Amerika Serikat Perangi Taliban

Selama 20 tahun Amerika Serikat memerangi Taliban, ratusan ribu orang baik prajurit maupun warga sipil tewas di Afganistan dan Pakistan

Baca Selengkapnya

20 Tahun Perangi Taliban, Amerika Serikat Habiskan Rp 31 Ribu Triliun

22 Agustus 2021

20 Tahun Perangi Taliban, Amerika Serikat Habiskan Rp 31 Ribu Triliun

Uang yang Amerika Serikat keluarkan setara dengan membagikan Rp 116 juta bagi 271 juta penduduk Indonesia

Baca Selengkapnya

Reuters/Ipsos: Popularitas Joe Biden di Level Terendah Usai Kemenangan Taliban

18 Agustus 2021

Reuters/Ipsos: Popularitas Joe Biden di Level Terendah Usai Kemenangan Taliban

Peringkat persetujuan Presiden Joe Biden mencapai level terendah sejak menjabat setelah pemerintah Afganistan dukungan AS runtuh oleh Taliban.

Baca Selengkapnya

Ini Faktor Kenapa Taliban Bisa Kuasai Afganistan Nyaris Tanpa Perlawanan

18 Agustus 2021

Ini Faktor Kenapa Taliban Bisa Kuasai Afganistan Nyaris Tanpa Perlawanan

Taliban menguasai Afganistan hanya beberapa hari dan bahkan nyaris tanpa perlawanan dari pasukan pemerintah. Apa faktor kemenangan mulus Taliban?

Baca Selengkapnya

Top 3 Dunia: Risiko Lumpuh Wajah Vaksin Sinovac Hingga Kemenangan Taliban

18 Agustus 2021

Top 3 Dunia: Risiko Lumpuh Wajah Vaksin Sinovac Hingga Kemenangan Taliban

Tiga berita terpopuler dunia pada 17 Agustus 2021 yakni risiko lumpuh wajah vaksin Sinovac hingga karier politik Joe Biden terancam karena Taliban.

Baca Selengkapnya

Pendiri Taliban Mullah Baradar Dikabarkan Akan Kembali ke Afganistan

17 Agustus 2021

Pendiri Taliban Mullah Baradar Dikabarkan Akan Kembali ke Afganistan

Pendiri Taliban Mullah Baradar dikabarkan akan pulang ke Afganistan setelah 20 tahun tidak pernah menginjakkan kaki di negara itu.

Baca Selengkapnya

40.000 Orang Terluka Selama Pertempuran di Afganistan Sejak Juni

17 Agustus 2021

40.000 Orang Terluka Selama Pertempuran di Afganistan Sejak Juni

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengatakan 40.000 orang lebih yang terluka selama pertempuran di Afganistan telah dirawat sejak Juni.

Baca Selengkapnya

Wakil Presiden Afganistan Amrullah Saleh Ajak Rakyat Bergabung Melawan Taliban

17 Agustus 2021

Wakil Presiden Afganistan Amrullah Saleh Ajak Rakyat Bergabung Melawan Taliban

Wakil presiden pemerintahan Afganistan yang digulingkan, Amrullah Saleh, meminta warga negaranya untuk bergabung dalam perlawanan menentang Taliban.

Baca Selengkapnya

Mengenang Momen Jokowi Kunjungi Afganistan di Tengah Serangan Taliban

17 Agustus 2021

Mengenang Momen Jokowi Kunjungi Afganistan di Tengah Serangan Taliban

Beberapa jam sebelum Jokowi mendarat ada penyerangan ke Akademi Militer di Afganistan.

Baca Selengkapnya