Presiden Trump Akhiri Tradisi Buka Puasa Bersama di Gedung Putih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengalungkan medali emas pada Presiden AS Donald Trump di Istana Kerajaan, Riyadh, Arab Saudi, 20 Mei 2017. Medali emas itu diberikan saat Trump melakukan perjalanan luar negeri perdananya yang dimulai dari Saudi. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengalungkan medali emas pada Presiden AS Donald Trump di Istana Kerajaan, Riyadh, Arab Saudi, 20 Mei 2017. Medali emas itu diberikan saat Trump melakukan perjalanan luar negeri perdananya yang dimulai dari Saudi. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak mengadakan buka puasa bersama selama Ramadan di Gedung Putih. Tradisi ini sudah berlangsung hampir dua dekade.

    Seperti yang dilansir CNN pada 24 Juni 2017, Presiden Trum tidak memberikan penjelasan tentang alasan tidak menyelenggarakan buka puasa bersama di Gedung Putih.

    Dengan tidak menyelenggarakan buka puasa bersama, Trump telah mengakhiri tradisi tahunan yang didukung oleh tiga pemerintahan terakhir.  Buka puasa bersama dimulai di masa  Presiden Bill Clinton dan dilanjutkan oleh Presiden George W. Bush dan Barack Obama.

    Acara tersebut biasanya dihadiri oleh anggota terkemuka komunitas Muslim Amerika Serikat serta anggota Kongres dan diplomat dari negara-negara Islam.

    Tradisi Gedung Putih dimulai pada tahun 1996, ketika Ibu Negara Hillary Clinton mengundang 150 orang setelah mempelajari lebih lanjut tentang ritual tersebut dari putrinya Chelsea, yang dilaporkan telah mempelajari sejarah Islam di sekolah.

    Presiden George W Bush menyelenggarakan makan malam setiap tahun selama dua periodenya di Gedung Putih, termasuk setelah serangan 9/11.

    Selain Gedung Putih, Meneteri Luar Negeri, Rex Tillerson juga mengakhiri tradisi puluhan tahun dengan menolak permintaan dari Kantor Urusan Agama dan Urusan Luar Negeri untuk menyelenggarakan resepsi yang menandai Idul Fitri.

    Sejak tahun 1999, lima pendahulu Tillerson, baik dari Partai Republik maupun Demokrat selalu mengadakan buka puasa bersama selama Ramadan atau merayakan Idul Fitri.
     
    Meski tidak mengadakan buka puasa bersama di Gedung Putih tahun ini, namun Presiden Donald Trump yang akhir-akhir ini giat menjalin hubungan dengan negara-negara Islam, mengucapkan selamat  Idul Fitri.

    CNN|INDEPENDENT|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.