Iklan Detergen Cuci Pakaian di Cina Dituding Rasis, Kenapa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung melihat mesin cuci Panasonic dalam pameran elektronik IFA di Berlin, Jerman, Jumat 5 September 2014. REUTERS/Fabrizio Bensch

    Seorang pengunjung melihat mesin cuci Panasonic dalam pameran elektronik IFA di Berlin, Jerman, Jumat 5 September 2014. REUTERS/Fabrizio Bensch

    TEMPO.CO, Beijing - Iklan komersial produk detergen pencuci pakaian di Cina telah menuai banyak kritik dari netizen di negara-negara Barat. Iklan detergen Qiaobi dituding rasis.

    Berawal dari tayangan iklan detergen yang menayangkan seorang pria berkulit hitam memasukkan barang miliknya yang akan dicuci di mesin cuci.

    Pria itu bersiul dan mengedipkan mata ke arah seorang perempuan Cina yang menyapanya di dekat mesin cuci. Perempuan itu kemudian memasukkan kotak detergen ke mulut pria itu dan mendorong kepalanya masuk ke mesin cuci.

    Menunggu hasilnya, perempuan itu duduk di atas penutup mesin cuci. Beberapa saat kemudian muncul pria Asia dengan pakaian bersih. Perempuan itu tersenyum. Pria berkulit hitam telah bersalin kulit jadi kulit Asia.

    "Ini benar-benar rasis. Ini juga pengingat bahwa sikap terhadap ras dan warna kulit di Cina bisa jadi sangat buruk," ujar Voc.com, seperti dikutip dari Channel News Asia, 29 Mei 2016.

    Juru bicara pembuat iklan komersial menolak tudingan iklan detergen itu rasis. "Kami hanya mempromosikan produk dan kami tidak pernah berpikir tentang isu rasis," kata juru bicara perusahaan kosmetik Leishang yang memproduksi detergen itu.

    Malah media asing dinilai terlalu sensitif terhadap isu itu.

    Iklan ini telah memprovokasi munculnya amarah di sejumlah situs berita di Amerika Serikat. Sekitar 2.000 komentar bermunculan di media sosial begitu video tentang iklan itu muncul di situs populer Youku. Sedangkan di Cina, masalah munculnya iklan rasis itu hanya mendapat perhatian kecil.

    CHANNEL NEWS ASIA | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?