Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

AS adalah Penyedia Bantuan Militer Terbesar di Dunia, Siapa Saja Penerimanya?

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Bantuan militer dikirim sebagai bagian dari bantuan keamanan Amerika Serikat ke Ukraina, diturunkan dari pesawat di Bandara Internasional Boryspil di luar Kyiv, Ukraina 11 Februari 2022. REUTERS/Serhiy Takhmazov
Bantuan militer dikirim sebagai bagian dari bantuan keamanan Amerika Serikat ke Ukraina, diturunkan dari pesawat di Bandara Internasional Boryspil di luar Kyiv, Ukraina 11 Februari 2022. REUTERS/Serhiy Takhmazov
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat siap untuk memulai kembali pengiriman bom seberat 500 pon ke Israel yang sempat terhenti pada awal tahun ini setelah penghentian sementara ekspor bom menyusul serangan brutal di kota Rafah, Gaza selatan, demikian ungkap sejumlah pejabat kepada sejumlah media pada Rabu, 10 Juli 2024.

Pada awal Mei, Biden telah menghentikan pengiriman bom setelah Israel memerintahkan evakuasi Rafah pada tanggal 6 Mei dan militer Israel memulai operasi darat yang "ditargetkan" satu hari kemudian. Sejak saat itu, badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan sekitar satu juta warga Palestina - banyak di antaranya telah mengungsi berkali-kali dari wilayah lain di Gaza - terpaksa mengungsi dari Rafah.

Selama operasi militer Israel di Gaza, AS tidak hanya mengizinkan penjualan senjata ke Israel. AS juga telah memberikan sejumlah besar bantuan militer lainnya - baik secara finansial maupun, diyakini, melalui operasi militer yang mendukung.

Pada April, Kongres AS menyetujui putaran besar bantuan militer untuk Israel dan Ukraina. Total $95 miliar termasuk $60 miliar (63 persen) untuk Ukraina, $26,4 miliar (28 persen) untuk Israel dan $8,1 miliar (9 persen) untuk wilayah Asia Pasifik terkait dengan kemungkinan ancaman dari Cina.

AS adalah penyedia bantuan militer terbesar di dunia. Negara mana yang paling banyak menerimanya?

Israel

Sejak berdirinya Israel pada 1948, negara ini telah menjadi penerima kumulatif bantuan luar negeri AS terbesar, menerima sekitar $300 miliar (disesuaikan dengan inflasi) dalam bentuk bantuan ekonomi dan militer.

Sekitar $220 miliar (74 persen) dari jumlah tersebut adalah dalam bentuk bantuan militer, sementara sisanya $80 miliar (26 persen) adalah bantuan ekonomi.

Sejak 2008, Israel telah menerima sebagian besar bantuan militer dengan bantuan ekonomi kurang dari 1 persen dari total bantuan AS untuk Israel.

Ukraina

Ukraina juga telah menerima sejumlah besar bantuan militer dari AS. Baru-baru ini, paket bantuan militer darurat senilai 300 juta dolar AS disetujui pada Maret untuk menggantikan persediaan militer yang menipis dalam perang yang terus berlanjut dengan Rusia.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina lebih dari dua tahun yang lalu, Kongres AS telah menyetujui lima paket bantuan untuk negara tersebut dengan total $175 miliar. Legislasi terbaru disahkan pada April 2024.

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menlu Retno Ajak ASEAN Berkomitmen Jaga Kawasan Bebas Senjata Nuklir

50 menit lalu

Presiden Jokowi (kanan) bersama Menlu Retno Marsudi saat melepas bantuan kemanusiaan untuk Papua Nugini dan Afganistan melalui Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024. Indonesia juga mengirimkan paket bantuan berupa obat-obatan, bantuan makanan tambahan ibu hamil balita, bantuan obat-obatan malaria, bantuan hygiene kit dan water purifier. TEMPO/Subekti.
Menlu Retno Ajak ASEAN Berkomitmen Jaga Kawasan Bebas Senjata Nuklir

Menlu Retno memperingatkan bahwa ancaman senjata nuklir semakin meningkat akibat keluarnya beberapa negara dari perjanjian-perjanjian penting nuklir.


Sepak Bola Olimpiade Paris 2024 Dimulai Malam ini: Laga Israel vs Mali Dianggap Berisiko Tinggi, Dijaga 1.000 Polisi

1 jam lalu

Ilustrasi sepak bola. Reuters
Sepak Bola Olimpiade Paris 2024 Dimulai Malam ini: Laga Israel vs Mali Dianggap Berisiko Tinggi, Dijaga 1.000 Polisi

Sekitar 1.000 petugas polisi akan bertugas untuk mengamankan pertandingan sepak bola Israel melawan Mali di Olimpiade Paris 2024.


Protes Pidato Netanyahu, 400 Demonstran Yahudi Kepung Kongres AS

1 jam lalu

Pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion berdemonstrasi menentang keberangkatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke AS, di mana ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden dan berpidato di depan Kongres, di tengah konflik Israel-Hamas yang sedang berlangsung, di Lod, Israel, Juli  21, 2024. REUTERS/Ricardo Moraes
Protes Pidato Netanyahu, 400 Demonstran Yahudi Kepung Kongres AS

400 demonstran Yahudi berkumpul dan menolak meninggalkan gedung Kongres AS memprotes rencana pidato PM Israel Benjamin Netanyahu di Kongres AS


Elon Musk Aktifkan Starlink di Rumah Sakit Gaza

1 jam lalu

CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk menjawab pertanyaan wartawan usai peluncuran layanan internet berbasis satelit Starlink di Puskesmas Pembantu Sumerta Klod Denpasar, Bali, Minggu, 19 Mei 2024.  ANTARA/Muhammad Adimaja
Elon Musk Aktifkan Starlink di Rumah Sakit Gaza

Elon Musk menyampaikan melalui media sosial X bahwa layanan internet Starlink kini aktif di suatu rumah sakit di Gaza


Indonesia Kutuk Pengesahan 3 RUU Israel yang Cap UNRWA sebagai Organisasi Teroris

3 jam lalu

Anak laki-laki Palestina berdiri di dekat jendela rusak ruang kelas di sekolah UNRWA, setelah serangan udara terhadap rumah tetangga sekolah di Khan Younis, di selatan Jalur Gaza, 21 Juni 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Indonesia Kutuk Pengesahan 3 RUU Israel yang Cap UNRWA sebagai Organisasi Teroris

Parlemen Israel atau Knesset mengesahkan tiga RUU yang akan menutup operasi UNRWA dan menetapkannya sebagai organisasi teroris.


Pesawat Tempur Israel Bikin Geger Lebanon, Terbang Rendah di Atas Beirut

5 jam lalu

Sebuah pesawat tempur F-35 Israel terlihat di langit perbatasan Israel dengan Lebanon, di Israel utara, 9 Oktober 2023. REUTERS/Ammar Awad/File Foto
Pesawat Tempur Israel Bikin Geger Lebanon, Terbang Rendah di Atas Beirut

Israel mengirimkan pesawat tempurnya ke Lebanon di tengah konflik dengan Hizbullah yang kian panas.


Unifikasi Faksi-faksi: Palestina Senang, Israel Meradang

7 jam lalu

Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Komite Sentral organisasi Palestina dan partai politik Fatah, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, dan Mussa Abu Marzuk, anggota senior gerakan Islam Palestina Hamas, menghadiri acara di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing pada  23 Juli 2024. PEDRO PARDO/Pool via REUTERS
Unifikasi Faksi-faksi: Palestina Senang, Israel Meradang

Faksi-faksi Palestina sepakat bersatu dan membentuk pemerintahan persatuan nasional disambut dengan pujian dari Palestina dan tentangan dari Israel.


200 Aktivis Yahudi Ditangkap, Protes Dukungan Senjata AS ke Israel

7 jam lalu

Warga Yahudi Ortodoks menggelar aksi dukungan terhadap Palestina di Brooklyn, New York, AS, 15 Mei 2021. Tak hanya di Amerika, kelompok Yahudi Ortodoks di London, Inggris pun turut mendukung Palestina dan mengecam tindakan Israel. REUTERS/Rashid Umar Abbasi
200 Aktivis Yahudi Ditangkap, Protes Dukungan Senjata AS ke Israel

Sebanyak 200 orang aktivis Yahudi ditangkap polisi Amerika Serikat sehari sebelum kedatangan PM Israel Benjamin Netanyahu.


Inilah 10 Negara dengan Populasi Terbanyak di Dunia 2024

8 jam lalu

Negara terbesar di dunia berdasarkan jumlah populasi, India. Foto: Canva
Inilah 10 Negara dengan Populasi Terbanyak di Dunia 2024

Berikut daftar negara dengan populasi terbanyak di dunia pada 2024 versi World Population by Country.


Fakta-fakta tentang Aksi Saling Serang Israel-Houthi di Tengah Perang Gaza

11 jam lalu

Asap dan api mengepul dari Pelabuhan Hodeidah usai serangan udara Israel di Yaman, 20 Juli 2024. Ledakan besar terjadi di Pelabuhan Hodeida, Yaman yang dikuasai Houthi. Houthi Media Centre/Handout via REUTERS
Fakta-fakta tentang Aksi Saling Serang Israel-Houthi di Tengah Perang Gaza

Kelompok Houthi Yaman tetap tidak terpengaruh dalam dukungannya untuk Palestina meskipun ada serangan besar-besaran Israel terhadap pelabuhan utama.