Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Korban Tewas dalam Kebakaran Pabrik di Korea Selatan Sebagian Besar Pekerja asal Cina

Reporter

image-gnews
Foto ilustrasi kebakaran pabrik korek api. (Foto: Shutterstock)
Foto ilustrasi kebakaran pabrik korek api. (Foto: Shutterstock)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Departemen pemadam kebakaran Korea Selatan membenarkan telah terjadi musibah kebakaran pabrik baterai lithium setelah serangkaian baterai pabrik itu meledak pada Senin pagi, 24 Juni 2024. Musibah ini menewaskan 22 pekerja, yang sebagian besar warga negara Cina.

Kim Jin-young, staf dari departemen pemadam kebakaran wilayah Hwaseong Korea Selatan, menjelaskan dari total 22 korban tewas itu, diantaranya delapan adalah warga negara Cina, dua warga Korea Selatan dan satu warga negara Laos. Sedangkan jenazah lainnya belum teridentifikasi kewarganegaraannya. 

Korban tewas kemungkinan besar karena terpapar gas beracun yang terjadi akibat ledakan pada beterai-bateri lithium yang tidak terkendali. Sampai berita ini diturunkan, masih belum diketakui penyebab ledakan. Api baru bisa dipadamkan setelah enam jam.  

Kebakaran persisnya terjadi sekitar pukul 10.30 pagi waktu setempat atau saat pabrik sedang beroperasi. Pabrik itu dijalankan produsen baterai Aricell di Hwaseong, Provinsi Gyeonggi atau arah selatan dari Ibu Kota Seoul. Kebakaran dimulai dengan serangkaian ledakan dari baterai-baterai yang berjumlah sekitar 35 unit di dalam gudang. 

Selain jatuhnya korban tewas, ada empat pekerja mengalami luka-luka. Dua orang dalam kondisi kritis karena hampir sekujur tubuhnya mengalami luka bakar parah.  

Sebanyak 145 personel dan 50 peralatan, termasuk mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Pabrik baterai lithium yang kebakaran itu berupa rumah tembok dua lantai. 

Sebagian besar baterai produksinya menggunakan lithium. Otoritas mengatakan upaya pemadaman api menjadi rumit karena adanya bahan kimia berbahaya seperti lithium dan adanya beberapa ledakan sel-sel baterai.        

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Seorang wartawan Reuters melihat petugas pemadam kebakaran memindahkan enam jenazah keluar dari pabrik. Lantaran besarnya ledakan, tim penyelamat masih kesulitan melakukan identifikasi.   

Rekaman yang dibagikan televisi memperlihatkan petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke baja dan beton yang rusak. Lantai atas pabrik runtuh dan puing-puingnya di letakkan di pinggir jalan untuk diangkut dan dibersihkan. 

Sumber: Reuters

Pilihan editor: Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Gudang LPG yang Tewaskan 18 Orang di Denpasar

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Anggota Damkar Bongkar Kerusakan Alat, Wakil Wali Kota Depok: Etika Lah Ya

3 jam lalu

Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Wakil Wali Kota Depok dan unsur Forkopimda saat launching Biskita Trans Depok di areal Stasiun LRT Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Minggu, 14 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Anggota Damkar Bongkar Kerusakan Alat, Wakil Wali Kota Depok: Etika Lah Ya

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono merespons soal petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang memviralkan alat rusak di kantornya.


Viralkan Alat-Alat Rusak, Petugas Pemadam Kebakaran Depok Dipanggil Atasan

1 hari lalu

Petugas pemadam kebakaran Kota Depok, Sandi Butar Butar, menunjukkan alat-alat operasional yang rusak dan tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah Kota Depok meski sudah mengajukan nota dinas. Instagram
Viralkan Alat-Alat Rusak, Petugas Pemadam Kebakaran Depok Dipanggil Atasan

Seorang anggota Dinas Pemadam Kebakaran di Kota Depok memviralkan sejumlah alat operasional yang rusak. Minta perhatian pemerintah


Korea Utara Kirim Lagi Balon Sampah ke Korsel, Sudah 100 Lebih Penerbangan Terganggu

1 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Korea Utara Kirim Lagi Balon Sampah ke Korsel, Sudah 100 Lebih Penerbangan Terganggu

Korea Utara kembali mengirim balon sampah ke Korea Selatan, murka siaran propaganda dan USB isi K-Pop.


Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

3 hari lalu

Pohon tumbang di Jalan Raya Sawangan Kota Depok imbas dari cuaca ekstrem menyebabkan kemacetan panjang terjadi di wilayah tersebut dan ratusan gardu listrik milik PLN mengalami kerusakan, Minggu, 9 Oktober 2022. IST/Dok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok
Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

Beredar video salah satu juru padam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok yang mengungkapkan sejumlah kerusakan peralatan instansinya ala 'room tour'.


Sudah Bisa Digunakan di 9 Negara, Begini Cara Melakukan Transaksi dengan QRIS Antarnegara

4 hari lalu

Hadirnya QRIS di Indonesia membawa dampak yang  sangat baik terutama bagi para pelaku usaha. Apa itu QRIS dan apa manfaatnya? Ini penjelasannya. Foto: Canva
Sudah Bisa Digunakan di 9 Negara, Begini Cara Melakukan Transaksi dengan QRIS Antarnegara

Dengan QRIS antarnegara, transaksi antarnegara tidak perlu lagi mengkonversi atau menukarkan mata uang lagi saat berbelanja di negara yang dikunjungi.


Bekas Pejabat CIA Disuap Tas Mewah, Bocorkan Rahasia ke Korsel

4 hari lalu

Bendera AS dan Korea Selatan. REUTERS
Bekas Pejabat CIA Disuap Tas Mewah, Bocorkan Rahasia ke Korsel

AS mendakwa seorang perempuan eks pejabat CIA karena membocorkan rahasia ke Korea Selatan.


Profil KAIST, Kampus Xaviera Putri yang Ikut Clash of Champions

5 hari lalu

 Xaviera Putri. Foto: Instagram.
Profil KAIST, Kampus Xaviera Putri yang Ikut Clash of Champions

Profil Korean Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), kampus Xaviera Putri


12 Tahun PSY dan Gangnam Style Mendunia, Videonya Ditonton Lebih 5 Miliar Kali, Berikut Liriknya

6 hari lalu

Rapper Korea Selatan Psy saat tampil membawakan lagu hitnya
12 Tahun PSY dan Gangnam Style Mendunia, Videonya Ditonton Lebih 5 Miliar Kali, Berikut Liriknya

Pada 12 tahun lalu, dunia diramaikan dengan lagu Gangnam Style milik PSY yang sangat populer. Ini lirik lengkapnya.


Diplomat Korea Utara Bawa Istri dan Anaknya Membelot ke Korsel

6 hari lalu

Selebaran anti-Korea Utara yang dirancang oleh kelompok aktivis yang berbasis di Seoul untuk dibawa dengan balon melintasi wilayah Korea Utara, saat berada di Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2024. Kelompok yang memiliki sekitar 30 anggota inti dan didanai oleh keuangan serta sumbangan anggotanya sendiri, sebelumnya tidak merinci kegiatannya kepada media. REUTERS/Kim Hong-Ji
Diplomat Korea Utara Bawa Istri dan Anaknya Membelot ke Korsel

Pembelot yang tertangkap menghadapi ancaman hukuman mati dan pemerintah Korea Utara. Lalu mengapa mereka membelot?


QRIS Bisa Dipakai di Korea, Hasil Kerja Sama BI dan Bank of Korea

7 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
QRIS Bisa Dipakai di Korea, Hasil Kerja Sama BI dan Bank of Korea

Bank Indonesia dan Bank of Korea meneken kerja sama untuk pembayaran berbasis kode Quick Response atau QR. QRIS bakal bisa dipakai di Korea Selatan.