Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Suplai Senjata ke Taiwan, Cina Jatuhkan Sanksi ke Lockheed Martin

Reporter

image-gnews
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning. ANTARA
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning. ANTARA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Beijing menjatuhkan sanksi kepada perusahaan keamanan dan kedirgantaraan asal Amerika Serikat (AS) Lockheed Martin karena menyuplai persenjataan ke Taiwan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing pada Senin, 24 Juni 2024, mengatakan sanksi ini diambil sebagai balasan terhadap entitas perusahaan dan eksekutif senior yang terlibat dalam penjualan senjata ke Taiwan.

Mao Ning menyebut penjualan senjata dari AS ke wilayah Taiwan di Cina sangat melanggar prinsip "Satu Cina" dan tiga komunike bersama Cina-AS, mencampuri urusan dalam negeri sekaligus melemahkan kedaulatan dan integritas wilayah Cina.

Menurut Mao Ning, permasalahan Taiwan adalah urusan Cina. Permasalahan ini juga hal yang tidak dapat dilewati dalam hubungan Cina-AS.

"Tidak ada negara, organisasi, atau individu yang boleh meremehkan tekad dan kemampuan yang kuat dari pemerintah dan rakyat Cina untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial kami, atau berada di bawah ilusi mereka dapat melangkahi atau bahkan melewati batas dalam permasalahan Taiwan tanpa konsekuensi apa pun," tegas Mao Ning.

Kementerian Luar Negeri Cina mengumumkan sejak 21 Juni 2024 Beijing menjatuhkan sanksi terhadap entitas dan manajemen senior yang ada di bawah perusahaan Lockheed Martin. Keputusan tersebut berdasarkan pasal 3, 4, 5, 6, 9, dan 15 Undang-Undang Anti-sanksi Asing Cina.

Entitas dan manajemen yang dikenai sanksi pertama yakni Laboratorium Rudal Terintegrasi Lockheed Martin, Laboratorium Teknologi Lanjutan Lockheed Martin, Perusahaan Ventura Lockheed Martin dan entitas lain yang terdaftar dalam "Daftar Penanggulangan" akan dibekukan di wilayah Cina.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kedua, aset properti, barang bergerak dan jenis lainnya atas nama Chief Executive Officer (CEO) Lockheed James Donald Taiclet, Chief Operating Officer (COO) Frank Andrew St. John, Chief Financial Officer (CFO) Jesus Malave yang berada di wilayah Cina, dibekukan. Beijing juga melarang organisasi dan individu tersebut melakukan transaksi, kerja sama,dan aktivitas lain untuk diri mereka sendiri di Cina. Visa tidak akan dikeluarkan untuk mereka, termasuk di Hong Kong dan Makau.

Sebelumnya, Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS pada Rabu, 19 Juni 2024 mengumumkan persetujuan atas penjualan persenjataan hingga 720 unit Switchblade 300, 291 unit ALTIUS 600M-V ke Taiwan, 101 unit sistem pengendalian tembakan SB300 dan peralatan lain. Peralatan tersebut diperkirakan bernilai hingga USD300 juta, sedangkan sistem anti-tank guided weapon (ATGW) dan peralatan lain bernilai hingga sekitar USD60,2 juta yang merupakan paket penjualan senjata ke-15 ke Taiwan pada masa pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

Switchblade 300 adalah rudal serangan presisi yang dapat dikerahkan dengan cepat oleh pasukan konvensional dan khusus dari posisi bergerak di lapangan atau dari posisi bertahan tetap untuk menargetkan objek di luar garis pandang. Penjualan paket senjata AS ke Taiwan tersebut diperkirakan akan dikirimkan pada 2024-2025. Persenjataan yang dirancang untuk beroperasi di sekitar area target dan kemudian menyerang ketika terlihat sehingga dapat merespon ancaman musuh dengan lebih cepat.

Pasokan amunisi itu melengkapi berbagai rudal presisi yang sudah dimiliki Taiwan, ditambah dengan pesawat nirawak yang diproduksi di dalam negeri, akan mempercepat upaya Taiwan untuk menciptakan sistem pencegahan berlapis.

Pilihan editor: Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

2 jam lalu

Presiden AS Joe Biden telah menunjukkan dukungan yang teguh terhadap keamanan Israel selama lebih dari setengah abad dalam kehidupan publik. Dalam foto ini, Biden menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saat ia mengunjungi Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Tel Aviv, Israel, 18 Oktober 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

Netanyahu menyatakan Israel dan AS tetap merupakan sekutu tak peduli siapa pun presiden yang terpilih nanti.


Ada Investor Cina di Balik Roti Aoka dan Okko yang Diduga Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya

3 jam lalu

Ilustrasi roti. Pixabay.com
Ada Investor Cina di Balik Roti Aoka dan Okko yang Diduga Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya

Siapa pemilik roti Aoka dan Okko?


7 Negara di Asia yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

4 jam lalu

Wisatawan mengantri untuk memasuki stasiun kereta Shanghai Hongqiao, saat kepadatan perjalanan Festival Musim Semi menjelang Tahun Baru Imlek, di Shanghai, Cina 5 Februari 2024. REUTERS/Nicoco Chan
7 Negara di Asia yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

Berikut ini daftar negara di asia yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Negara ini menawarkan destinasi liburan wisata alam hingga wisata kuliner.


Kaspersky Hentikan Penjualan Antivirus dan Mulai Mengurangi Operasi di AS

5 jam lalu

Logo Kaspersky di meja penerima tamu di kantor Kaspersky, Kaspersky merupakan salah satu pembuat anti virus paling terkenal di dunia. Moskow, 9 Desember 2014. GETTY.
Kaspersky Hentikan Penjualan Antivirus dan Mulai Mengurangi Operasi di AS

Mulai 30 September 2024, Kaspersky dilarang untuk menyediakan pembaruan tanda tangan antivirus dan pembaruan basis kode kepada konsumen dan bisnis AS.


Kamala Harris, Wanita Keturunan Asia Pertama yang Jadi Kandidat Capres AS

9 jam lalu

Kamala Harris, Wanita Keturunan Asia Pertama yang Jadi Kandidat Capres AS

Siapa Kamala Harris, kandidat capres AS yang merupakan wanita keturunan Asia dan kulit hitam ini?


Kamala Harris Yakin Kalahkan Trump Usai Dinominasikan Biden Jadi Capres AS

11 jam lalu

Kamala Harris Yakin Kalahkan Trump Usai Dinominasikan Biden Jadi Capres AS

Biden mundur dari pencalonan presiden AS dan menunjuk Kamala Harris sebagai penggantinya.


Biden Mundur dari Pilpres 2024, Indeks S&P 500 e-Mini Naik

13 jam lalu

Presiden AS Joe Biden memberi isyarat selama pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri baru Inggris Keir Starmer, di sela-sela KTT peringatan 75 tahun NATO, di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, AS 10 Juli 2024. REUTERS/Evelyn Hockstein
Biden Mundur dari Pilpres 2024, Indeks S&P 500 e-Mini Naik

Indeks S&P 500 e-mini naik sedikit pada hari Minggu malam, 21 Juli 2024, setelah Presiden AS Joe Biden menyatakan menarik diri dari Pilpres 2024


Joe Biden Mundur dari Pencalonan Presiden, Serahkan Nominasi ke Kamala Harris

15 jam lalu

Presiden AS Joe Biden memberi isyarat selama pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri baru Inggris Keir Starmer, di sela-sela KTT peringatan 75 tahun NATO, di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, AS 10 Juli 2024. REUTERS/Evelyn Hockstein
Joe Biden Mundur dari Pencalonan Presiden, Serahkan Nominasi ke Kamala Harris

Joe Biden, kandidat presiden inkumben dari Partai Demokrat, akhirnya menyatakan mundur dari pencalonan di tengah berbagai desakan.


Volodymyr Zelensky Minta Dikirimkan Senjata Jarak Jauh untuk Lawan Rusia

22 jam lalu

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan mengunjungi beberapa unit militer termasuk kelompok yang didirikan tokoh neo-Nazi di Donetsk pada Selasa. Sumber: Telegram
Volodymyr Zelensky Minta Dikirimkan Senjata Jarak Jauh untuk Lawan Rusia

Volodymyr Zelensky minta dikirimi senjata-senjata jarak jauh untuk melindungi Ukraina dan tentaranya dari serangan drone dan bom Rusia


Kemenperin Sita 25.257 Speaker Aktif Impor dari Cina Senilai Rp 10,2 Miliar, Kenapa?

1 hari lalu

Kepala Badan Standardisasi Kebijakan Jasa Industri Kemenperin Andi Rizaldi dalam konferensi pers penyitaan sementara speaker aktif tak SNI di Jakarta, Jumat, 19 Juli 2024. ANTARA/Muzdaffar Fauzan
Kemenperin Sita 25.257 Speaker Aktif Impor dari Cina Senilai Rp 10,2 Miliar, Kenapa?

Kemenperin menyita 25.257 unit speaker aktif senilai Rp 10,2 miliar dari tiga perusahaan asal Cina.