Selama 2021, Diskriminasi Muslim Amerika Serikat Tertinggi dalam 27 Tahun

Reporter

Keluarga muslim yang tinggal di Amerika Serikat menikmati makanan saat berbuka puasa pada bulan Ramadan di tengah pandemi virus corona atau COVID-19 di Bellevue, Washington, 24 April 2020. REUTERS/Lindsey Wasson

TEMPO.CO, Jakarta -Diskriminasi terhadap Muslim di Amerika Serikat meningkat sebesar 9 persen pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berdasar sebuah laporan yang dirilis Senin oleh kelompok advokasi dan hak-hak sipil Muslim AS.

Seperti dilansi Anadolu Agency Selasa 26 April 2022, pejabat dari Council on American-Islamic Relations (CAIR) mengadakan konferensi pers untuk merilis temuan laporan, berjudul "Masih Tersangka: Dampak Islamofobia Struktural."

Menurut laporan itu, CAIR menerima 6.720 pengaduan secara nasional tahun lalu yang melibatkan berbagai masalah.

Termasuk imigrasi, diskriminasi perjalanan, penegakan hukum dan penjangkauan pemerintah, insiden kebencian dan bias, hak asuh, insiden sekolah, dan insiden kebebasan berbicara.

"Ini merupakan jumlah kasus tertinggi yang dilaporkan ke CAIR dalam 27 tahun. Ini menjadi tonggak sejarah ini mengkhawatirkan," kata Direktur Eksekutif Nasional CAIR Nihad Awad dalam konferensi pers.

Awad mencatat bahwa laporan itu berbicara sendiri, menambahkan "Islamofobia bersifat struktural dan mendalam di masyarakat kita." "Islamofobia telah menjadi arus utama di Amerika. Itu masuk ke lembaga pemerintah dan ruang publik melalui undang-undang, kebijakan, retorika politik, dan manifestasi lainnya," tambahnya.

Dalam perincian, kelompok tersebut menerima 2.823 pengaduan imigrasi dan terkait perjalanan, 745 pengaduan diskriminasi tempat kerja, 553 pengaduan penolakan akomodasi publik.

Selain itu, ada 679 pengaduan penegakan hukum dan pemerintah, 308 pengaduan terkait insiden kebencian dan bias, 278 pengaduan tentang hak penahanan, 177 pengaduan insiden sekolah, 56 pengaduan anti BDS dan 1.101 pengaduan umum.

Laporan tersebut menemukan bahwa ada peningkatan 55 persen dalam penegakan hukum dan pengaduan pemerintah yang berlebihan pada 2021. Sementara ada peningkatan 28 persen dalam insiden kebencian dan bias yang mencakup pelepasan paksa jilbab, atau jilbab Muslim, pelecehan, vandalisme dan serangan fisik.

Awad yakin pemerintah AS dapat menjadi bagian dari solusi dalam mengekang Islamofobia.

"Kami mendesak Kongres Amerika Serikat untuk mengadopsi undang-undang yang membuat pendanaan federal untuk lembaga penegak hukum lokal bergantung pada lembaga-lembaga yang mendokumentasikan dan melaporkan kejahatan rasial ke database nasional FBI. Ini akan menawarkan insentif bagi penegak hukum lokal untuk menganggap serius ancaman Islamofobia," katanya. ditambahkan.

Baca juga: Hasil Studi: Islam di Amerika Serikat Agama Terbesar Kedua

SUMBER: ANADOLU AGENCY






Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

12 jam lalu

Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

Bill Gates memuji ekonomi Cina sebagai kemenangan besar untuk dunia.


Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

13 jam lalu

Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

Cina dan Amerika Serikat kemungkinan bisa berperang tiga dua tahun lagi, menurut jenderal bintang empat AS. Apa penyebabnya?


Menlu AS Kunjungi Timur Tengah Saat Israel Palestina Bergejolak

14 jam lalu

Menlu AS Kunjungi Timur Tengah Saat Israel Palestina Bergejolak

Menlu AS Anthony Blinken memulai kunjungan ke Timur Tengah. Salah satu agendanya adalah meredakan ketegangan antara Israel Palestina.


Kilas Balik We Are the World Menginspirasi Peduli Amerika Serikat atas Bencana Kelaparan Afrika

20 jam lalu

Kilas Balik We Are the World Menginspirasi Peduli Amerika Serikat atas Bencana Kelaparan Afrika

Tujuan lagu tersebut, untuk menginspirasi penduduk Amerika Serikat guna menyatukan dukungan terhadap bencana kelaparan di Afrika.


Pasca Pembakaran Al Quran, Turki Peringatkan Warganya Ancaman Islamofobia

1 hari lalu

Pasca Pembakaran Al Quran, Turki Peringatkan Warganya Ancaman Islamofobia

Turki memperingatkan warganya terhadap "kemungkinan serangan Islamofobia, xenofobia, dan rasisme" di Amerika dan Eropa


Anggotanya Siksa Tyre Nichols Hingga Tewas, Unit Khusus SCORPION Dibubarkan

1 hari lalu

Anggotanya Siksa Tyre Nichols Hingga Tewas, Unit Khusus SCORPION Dibubarkan

Unit polisi khusus tempat lima petugas Memphis yang memukuli Tyre Nichols sampai akhirnya tewas, dibubarkan karena banyak protes


SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

1 hari lalu

SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

SMA Labschool Jakarta kembali berangkat ke Amerika Serikat untuk kompetisi internasional Harvard Model United Nations (HMUN) pada tahun ini.


AS Unjuk Kekuatan Militer di Laut China Selatan

2 hari lalu

AS Unjuk Kekuatan Militer di Laut China Selatan

Pesawat tempur dan helikopter AS beserta kapal induk USS Nimitz melakukan latihan di Laut China Selatan, yang sebagian besar diklaim China.


Bakamla dan Amerika Kerja Sama Bidang Keamanan Perairan

3 hari lalu

Bakamla dan Amerika Kerja Sama Bidang Keamanan Perairan

Bakamla dan Amerika Serikat sepakat meningkatkan kerja sama untuk mendukung keamanan wilayah perairan Indonesia


Krisis Ekonomi, Amerika Bantu Bayar Gaji Tentara Lebanon

3 hari lalu

Krisis Ekonomi, Amerika Bantu Bayar Gaji Tentara Lebanon

Uang bantuan dari Amerika akan diberikan lewat program PBB setelah krisis mata uang di Lebanon menggerus gaji yang diterima tentara Lebanon