Cina Minta Produser Bikin Tayangan Kartun yang Sehat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Victoria Beckham digambar seperti kartun The Simpsons. Instagram

    Keluarga Victoria Beckham digambar seperti kartun The Simpsons. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga pengawas penyiaran televisi di Cina atau National Radio and Television Administration mendorong para produser agar membuat film-film kartun yang sehat dan mengurangi kartun yang mengandung konten kekerasan, vulgar dan pornografi.

    Permintaan itu diunggah oleh National Radio and Television Administration dalam sebuah pengumuman yang dipublikasi pada Jumat malam, 24 September 2021. Disebutkan dalam pengumuman itu, lembaga – lembaga yang menyiarkan konten kartun bagi anak-anak dan usia muda, agar menjunjung tinggi, kebenaran, kebaikan dan keindahan.

    Cuplikan film kartun Doraemon dengan karakter Shizuka yang diblur karena menggunakan pakaian renang. Twitter.com

    Partai komunis Cina dalam beberapa bulan terakhir telah meningkatkan kampanye untuk membersihkan industri hiburan Cina dari idol-idol online. Cina juga berjanji akan memberlakukan penalti kepada selebriti yang melakukan tindakan ilegal atau berperilaku yang tidak etis.

    Kampanye Partai Komunis Cina ini dipandang telah menjadi sebuah upaya luas untuk melakukan intervensi pada seluruh aspek budaya dan ekonomi Cina. Beijing menjanjikan akan mengatasi ketidak setaraan, kenaikan harga properti dan mengusahakan agar institusi – institusi pendidikan mendapatkan keuntungan.

    Partai Komunis Cina akan merayakan ulang tahun yang ke-100 pada Juli 2021. Presiden Cina Xi Jinping menandai HUT Partai dengan menjanjikan menambah kekuatan partai dan memperkuat persatuan masyarakat Cina.

    Baca juga: KPI Minta Televisi Setop Sensor Tayangan Film Kartun, Shizuka Tak Perlu Diblur

    Sumber: Reuters    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.