Filipina Terima Vaksin Sinovac Sumbangan Cina

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr., bertemu di Manila, Filipina 16 Januari 2021.[Francis Malasig / Pool via REUTERS]

    Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr., bertemu di Manila, Filipina 16 Januari 2021.[Francis Malasig / Pool via REUTERS]

    TEMPO.CO, - Filipina menerima gelombang pertama dosis vaksin Covid-19 yang disumbangkan oleh Cina hari ini, Ahad, 28 Februari 2021. Rencananya program vaksinasi nasional di Filipina dimulai besok.

    Presiden Rodrigo Duterte menghadiri upacara untuk menandai kedatangan 600 ribu dosis awal vaksin Sinovac yang dikirimkan oleh pesawat militer Cina. Filipina akan menerima 25 juta dosis vaksin Sinovac lagi secara bertahap tahun ini.

    Kampanye vaksinasi Filipina akan dimulai dengan menargetkan petugas kesehatan dan polisi serta personel militer. “Dengan pengiriman yang sangat penting ini, saya yakin bahwa lebih banyak gelombang vaksin akan tersedia dengan pengiriman yang baik sampai setiap orang Filipina akan diberi kesempatan untuk divaksinasi secepat mungkin,” kata Duterte dalam pidatonya di Pangkalan Udara Villamor dikutip dari Reuters.

    Dia berterima kasih kepada Cina atas sikap persahabatan dan solidaritas ini. "Ciri kemitraan Filipina-Cina," ujar Duterte.

    Filipina telah merundingkan kesepakatan pasokan vaksin dengan produsen lain. Mereka berupaya mengamankan hingga 148 juta dosis sehingga dapat menginokulasi 70 juta orang, atau dua pertiga dari populasinya.

    Pengiriman awal 525.600 dosis vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca Inggris diharapkan tiba pada Senin besok.

    Filipina adalah negara Asia Tenggara terakhir yang menerima pasokan vaksin awal. Negara kepulauan ini memiliki jumlah infeksi dan kematian tertinggi kedua di wilayah tersebut. Pemberlakuan karantina wilayah yang berkepanjangan memukul keras ekonomi yang digerakkan oleh konsumsi.

    Meskipun vaksin sudah tiba, namun, hanya ada sedikit dukungan publik untuk dorongan inokulasi. Satu jajak pendapat menunjukkan bahwa kurang dari sepertiga orang Filipina bersedia mendapatkan vaksinasi karena mereka khawatir tentang potensi efek samping.

    BACA JUGA:  Polisi Filipina Tewas Gara-gara Saling Tembak di Penggerebekan Transaksi

    Sumber: REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.