Polisi Filipina Tewas Gara-gara Saling Tembak di Penggerebekan Transaksi Narkoba

Ilustrasi penjahat narkoba. ANTARA/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Gara-gara miskomunikasi, aparat pemerintah malah saling tembak dalam penggerebekan transaksi narkoba di Filipina. Hal tersebut terjadi pada Rabu lalu di kota Quezon. Saat itu, personil Kepolisian Nasional Filipina (PNP) tengah mencoba menghentikan transaksi narkotika di gerai makanan cepat saji.

Dikutip dari CNN, personil kepolisian tidak mengetahui ada anggota Badan Pemberantasan Narkotika (PDEA) menyamar pada transaksi tersebut. Alhasil, ketika mereka melepas tembakan ke tengah transaksi yang berlangsung, agen yang menyamar pun ikut ditembaki. Agen yang ditembaki secara refleks membalas serangan para personil kepolisian yang berujung baku tembak antar aparat pemerintah.

"Sebanyak dua polisi tewas dalam peristiwa itu sementara tiga agen PDEA dirawat di rumah sakit karena luka-luka," menurut keterangan pers Pemerintah Filipina, dikutip dari CNN, Kamis, 25 Februari 2021.

Atas apa yang terjadi, Pemerintah Filipina telah meluncurkan investiugasi paralel yang melibatkan baik PNP, PDEA, serta Biro Investigasi Nasional Filipina. Tujuan dari investigasi itu adalah mencari tahu kenapa baik PNP maupun PDEA tidak berkoordinasi perihal operasi yang sama.

Juru bicara PDEA, Derrick Carreon, bersikeras agennya tidak melakukan kesalahan apapun. Ia berkata, operasi penyamaran yang dilakukan oleh agen-agen PDEA bersifat legal dan sudah sesuai aturan yang berlaku.

Meski hakul yakin agennya tak bersalah, Carreon menjamin PDEA akan kooperatif atas investigasi paralel yang berlangsung. "Kami serahkan kepada dewan investigasi gabungan...Fokus utama kami saat ini agen-agen yang terluka," ujar Carreon.

Juru bicara PNP, Brigjen Ildebrandi Usana, bersikap lebih diplomatis. Ia berkata, walau kecelakaan yang terjadi fatal sifatnya, ia menjamin hal itu tidak akan mempengaruhi perperangan terhadap narkotika di Filipina.

"Dan tidak akan mengganggu koordinasi yang ada (dengan PDEA) dalam pemberantasan peredaran narkotika. Untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik insiden itu, kami akan kooperatif dengan dewan investigasi gabungan PNP dan PDEA," ujar Usana menegaskan.

Sebagai catatan, peperangan terhadap peredaran narkotika sudah menjadi kebijakan nasional Filipina sejak Rodrigo Duterte terpilih sebagai presiden. Ia yang mempopulerkan pendekatan-pendekatan keras dalam penangangan kasus narkotika yang berujung pada kematian banyak orang.

Baca juga: Daripada Kena COVID-19, Duterte Minta Anak-anak Filipina Nonton TV di Rumah Saja

ISTMAN MP | CNN






Topan Noru Sebabkan Banjir di Manila dan 5 Petugas Penyelamat Tewas

1 hari lalu

Topan Noru Sebabkan Banjir di Manila dan 5 Petugas Penyelamat Tewas

Pemerintah Filipina mendistribusikan bantuan kepada ribuan pengungsi setelah topan Noru mendarat di ibu kota dan provinsi utara, menewaskan 5 orang


Topan Noru Mendekat, Filipina Evakuasi Ribuan Warga Pesisir

1 hari lalu

Topan Noru Mendekat, Filipina Evakuasi Ribuan Warga Pesisir

Noru, topan tropis ke-11 yang melanda Filipina tahun ini, akan mengakibatkan hujan deras hingga lebat di wilayah ibu kota dan provinsi-provinsi terdek


Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

3 hari lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

4 hari lalu

10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

Sekelompok orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan di sebuah bar di Meksiko tengah, menewaskan 10 orang pengunjung


Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

4 hari lalu

Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

Pengadilan meminta pemerintah Filipina untuk memerangi pemberontakan komunis, salah satu yang terlama di Asia, dengan menghormati hukum


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

4 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

6 hari lalu

1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

Sebanyak 1,8 ton kokain disita dari sebuah gudang di Lagos, Nigeria, dengan nilai $278,5 juta atau Rp4,18 triliun


Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

7 hari lalu

Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

Remaja yang baru berusia 17 tahun ini berjualan narkoba secara online di Instagram. Menjajakan sabu, ganja dan tembakau gorila.


Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

7 hari lalu

Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

Para tersangka jaringan pengedar ganja ini dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga pidana mati.


DPR: Perlu Keseriusan dan Simultan Perangi Narkoba di Kalteng

8 hari lalu

DPR: Perlu Keseriusan dan Simultan Perangi Narkoba di Kalteng

Peredaran narkoba marak di Kalteng. Napi narkoba mendominasi Lembaga Pemasyarakatan.