Jumlah Korban Pesawat Itek Air 68 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bishkek:Setidaknya 68 orang tewas akibat jatuhnya pesawat Itek Air di dekat landasan udara Bandar Udara Manas, Kirgistan Ahad malam waktu setempat. Pesawat Boeing-737 yang membawa 90 orang penumpang itu jatuh setelah pesawat mengalami penurunan tekanan drastis di kabin. "Berdasarkan informasi terbaru, 68 orang tewas," ujar juru bicara Menteri Kesehatan Kirgistan, Rosa Daudova.Menurutnya, penumpang pesawat itu terdiri dari 24 warga Kirgistan, 52 warga Iran, seorang warga Turki, dua warga Kanada, tiga dari Kazakhztan, dan satu orang dari Cina. Maskapai penerbangan Itek Air merupakan salah satu yang dilarang terbang di kawasan udara Uni Eropa.Perdana Menteri Igor Chudinov mengatakan, tujuh orang awak pesawat selamat dari kecelakaan yang terburuk dalam sejarah negeri bekas bagian dari Uni Soviet itu. "Pesawat mengudara dan tiba-tiba saja kehilangan tekanan," kata Chudinov. Menurutnya, pesawat itu tengah menuju Teheran, Iran.Menurut Chudinov, pesawat itu melakukan pendaratan darurat di sebuah lapangan tak jauh dari landasan dan tiba-tiba saja terbakar. Pejabat aviasi sipil mengatakan, pesawat itu jatuh sekitar pukul 20.40 waktu setempat.Seorang saksi melaporkan, dari tempat kejadian terlihat bagian tubuh yang tercecer di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. "Di sekitar tempat kejadian banyak berceceran potongan tubuh manusia, Anda bisa mendengar teriakan dan rintihan, suasananya sungguh mengenaskan," kata seorang saksi kepada radio lokal."Tiga telepon kami berdering secara bersamaan, orang-orang menangis, tak bisa bicara, berteriak-teriak, mencari tahu mengapa tragedi itu bisa terjadi," kata seorang petugas informasi bandar udara.Pasukan pemadam kebakaran dan tim penyelamat langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Menurut Perdana Menteri Igor Chudinov pesawat dalam kondisi layak terbang. "Boeing itu buatan 1979, dalam kondisi laik terbang, dan baru saja dicek sebulan lalu dan punya perpanjangan waktu terbang," ujarnya.Ada laporan yang mengatakan bahwa pesawat itu milik sebuah perusahaan di Iran, Aseman dan disewakan kepada Itek Air, namun juru bicara untuk lembaga aviasi nasional di Teheran membantah informasi itu. "Pesawat itu milik perusahaan Kyrgistan," kata Reza Jafarzadeh, juru bicara lembaga itu kepada kantor berita Irna.AFP| JULI

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.