Takut Virus Corona, Pesawat dari Cina Ditolak Warga Ukraina

Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat di wilayah tengah Ukraina pada Kamis, 20 Februari 2020 memprotes kedatangan pesawat yang mengevakuasi warga dari Cina menyusul penyebaran virus corona. Mereka yang protes sangat takut terinfeksi virus mematikan itu, meskipun otoritas berwenang berkeras yang mereka lakukan tidak membahayakan. 

Dikutip dari reuters.com, pengunjuk rasa yang berasal dari Desa Novi Sanzhary menutup jalan utama yang mengarah ke sebuah sanatorium dimana mereka yang dievakuasi dari Provinsi Hubei, Cina, akan menjalani masa karantina setidaknya selama dua pekan. Karantina dilakukan untuk memastikan mereka tidak membawa virus corona.

Ilustrasi virus corona. Sumber: wikipedia.org

Ratusan aparat kepolisian dikerahkan untuk menghadapi aksi protes itu. Beberapa demonstran terlihat diseret oleh aparat kepolsiian menjauh dari kumpulan massa yang protes. 

Para demonstran mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy agar menerbitkan pernyataan guna memastikan pada seluruh masyarakat Ukraina tidak ada yang bahaya dari keputusan ini. Pernyataan itu juga untuk memastikan otoritas berwenang sudah melakukan yang bisa dilakukan untuk memastikan virus ini tidak akan menyebar di Ukraina. 

“Ada sebuah bahaya yang ingin saya sampaikan, yakni bahaya melupakan bahwa kita ini semua manusia dan kita adalah warga negara Ukraina. Upaya untuk menutup jalan, rumah sakit dan sekarang menghalangi warga negara Ukraina masuk ke Ukraina – itu sikap yang tidak mencerminkan sisi baik karakter kita, khususnya ketika Anda mempertimbangkan bahwa sebagian besar penumpang berusia di bawah 30 tahun. Bagi sebagian besar dari kita, mereka (usia di bawah 30 tahun) seperti anak-anak,” kata Presiden Zelenskiy. 

Dalam pesawat evakuasi yang terbang dari Provinsi Hubei, Cina dan mendarat di Ukraina pada Kamis, 20 Februari 2020, total ada 45 warga negara Ukraina, 27 warga negara Argentina dan beberapa dari Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Khazakhstan, Kosta Rika serta dari negara lain. Otoritas Ukraina mengatakan seluruh penumpang sudah menjalani pemeriksaan virus corona sebanyak dua kali sebelum mereka semua terbang ke Ukraina. Akan tetapi hal itu, masih belum memuaskan para demonstran. Sejauh ini, tidak ada kasus pasien yang terjangkit virus corona.






Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

11 jam lalu

Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengesahkan paket kebijakan sebesar 200 miliar euro atau sekitar Rp2,9 kuadriliun untuk melindungi industri dan rumah tangga dari dampak kenaikan harga energi.


PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

14 jam lalu

PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

Menurut Sekjen PBB Antonio Guterres, referendum dilakukan di bawah pendudukan Rusia dan di luar kerangka hukum dan konstitusional Ukraina.


Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

14 jam lalu

Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas dan 28 lainnya terluka dalam serangan rudal Rusia yang menghantam konvoi kendaraan sipil di kota Zaporizhzhia, Ukraina


Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

15 jam lalu

Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

Zelensky mengatakan, langkah Putin menganeksasi empat wilayah Ukraina harus dihentikan.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

15 jam lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

17 jam lalu

Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

Pejabat Uni Eropa mengatakan bocornya pipa Nord Stream akan mengubah sifat perang Rusia Ukraina.


Sah, Putin Terbitkan Dekrit Dua Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia

19 jam lalu

Sah, Putin Terbitkan Dekrit Dua Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia

Putin menerbitkan dekrit dua wilayah Ukraina resmi bergabung dengan Rusia setelah referendum di 4 wilayah.


Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

20 jam lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.


Rusia Aneksasi Wilayah Ukraina, Putin Pimpin Upacara Pengesahan Hari Ini

23 jam lalu

Rusia Aneksasi Wilayah Ukraina, Putin Pimpin Upacara Pengesahan Hari Ini

Putin akan memimpin upacara di Kremlin untuk mendeklarasikan empat wilayah Ukraina sebagai bagian dari Rusia.


Putin Diprediksi Segera Umumkan Aneksasi Empat Wilayah Ukraina

1 hari lalu

Putin Diprediksi Segera Umumkan Aneksasi Empat Wilayah Ukraina

Putin diperkirakan segera mengumumkan pencaplokan 4 wilayah Ukraina. Poster bertuliskan Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, Kherson terbentang di Rusia.