Warga Ukraina Komentari Permohonan Pemakzulan Trump

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump membuat pernyataan di Gedung Putih menyusul laporan bahwa pasukan AS menyerang pemimpin ISIS Abu Bakar al Baghdadi di Suriah utara, di Washington, AS, 27 Oktober 2019. Trump pada hari Minggu mengumumkan bahwa Abu Bakar al Baghdadi meninggal selama serangan semalam yang dipimpin oleh pasukan militer AS di Suriah, sebuah kemenangan besar saat ia melawan penyelidikan pemakzulan yang dipimpin Demokrat. [REUTERS / Joshua Roberts]

    Presiden AS Donald Trump membuat pernyataan di Gedung Putih menyusul laporan bahwa pasukan AS menyerang pemimpin ISIS Abu Bakar al Baghdadi di Suriah utara, di Washington, AS, 27 Oktober 2019. Trump pada hari Minggu mengumumkan bahwa Abu Bakar al Baghdadi meninggal selama serangan semalam yang dipimpin oleh pasukan militer AS di Suriah, sebuah kemenangan besar saat ia melawan penyelidikan pemakzulan yang dipimpin Demokrat. [REUTERS / Joshua Roberts]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kisruh permohonan pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat masyarakat Ukraina di Amerika Serikat ikut buka suara. Beberapa warga di kedua negara sangat yakin Washington dan Ukraina telah menjadi korban atas kekacauan politik Amerika Serikat.

    “Saya rasa Ukraina seperti korban dalam kasus ini karena saya yakin pemerintah didorong untuk melakukan sesuatu yang bukan kepentingan sesungguhnya Ukraina,” kata Igor Yarmak, 63 tahun, tenaga professional, yang tinggal di New York City, seperti dikutip dari reuters.com, Rabu, 13 November 2019.

    Volodymyr Zelenskiy, komedian dan calon Presiden Ukraina. Sumber: Stepan Franko/EPA via Shutterstock/abcnews.go.com

    Rencananya, kongres Amerika Serikat pada Rabu, 13 November 2019, waktu setempat, akan menggelar sidang sesi dengar pertama yang akan menanyai saksi-saksi. Sidang ini bersifat terbuka sehingga akan disiarkan televisi.

    Sidang sesi dengar adalah bagian dari respon saat disorongkannya permohonan pemakzulan Presiden Trump oleh DPR Amerika Serikat atas dugaan adanya penyalahgunaan kebijakan luar negeri Amerika Serikat atau ketika Presiden Trump diduga meminta Ukraina menyerang lawan politiknya di pemilu presiden 2020.  

    Diperkirakan satu juta warga negara Ukraina menetap di Amerika Serikat. Dalam pendapatnya, warga Ukraina itu juga kesal karena negara mereka sangat bergantung pada bantuan asing dan perlindungan dari Rusia. 

    “Sekali lagi, Ukraina berada dalam sorotan karena posisinya yang penting di Eropa timur dan saya merasa ini sedang dimanfaatkan oleh kekuatan politik untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” kata Paul Jablonsky, Ketua Komunitas Amerika – Ukraina di Minneapolis, Minnesota.   

    Partai Demokrat sekarang sedang menginvestigasi pembicaraan pertelepon antara Presiden Trump dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, apakah benar ada permintaan dari Trump agar Zelenskiy memerintahkan penyelidikan terhadap Hunter Biden, putra Joe Biden, yang pernah bekerja di sebuah perusahaan bidang energi di Ukraina. Joe Biden adalah lawan Trump di pemilu presiden 2020 dari Partai Demokrat.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.