Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Geger Tangan Balita di Cina Terjepit Eskalator

image-gnews
Jari seorang balita terjepit eskalator di sebuah mall di Cina. Sumber: AsiaWire/mirror.co.uk
Jari seorang balita terjepit eskalator di sebuah mall di Cina. Sumber: AsiaWire/mirror.co.uk
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Cina dibuat geger dengan peristiwa terjepitnya jari seorang balita laki-laki, 2 tahun, di sebuah tangga berjalan atau eskalator di komplek perbelanjaan City Star in Yuanjiang di Cina. Tangan balita itu dilaporkan tersedot diantara celah eskalator dan kejadian ini langsung membuat ngeri seluruh pengunjung mall tersebut.

Dikutip dari mirror.co.uk, Rabu, 10 Juli 2019, kejadian ini terjadi pada 5 Juli 2019. Identitas ibu dan balita itu tidak dipublikasi. Tangan kanan balita itu terjepit diantara celah tangga eskalator selama 45 menit hingga petugas kebakaran datang untuk membebaskan bayi tersebut.

Baca juga:Cina Operasikan Eskalator Terpanjang di Dunia

Hasil rekaman sejumlah CCTV memperlihatkan kejadian ini bermula saat balita itu datang ke sebuah pusat perbelanjaan bersama ibunya. Tiba-tiba saja si Ibu terkejut dan membungkuk mencoba menegakkan anaknya yang terjatuh. Akan tetapi, eskalator yang digunakan keduanya itu terus bergerak hingga mengancam akan mematahkan lengan kanan si balita ketika mereka mencapai panel lantai bawah.

Melihat kejadian ini, seorang aparat keamanan segera memencet tombol stop pada eskalator tersebut untuk menghindari terjadinya luka serius. Namun tangan kanan balita berusia 2 tahun itu terlanjur terjepit dan susah untuk ditarik. Penderitaan balita itu berlangsung sekitar 45 menit.

Baca juga:TKI di Singapura Jatuh dari Eskalator Didorong Majikan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jari seorang balita terjepit eskalator di sebuah mall di Cina. Sumber: AsiaWire/mirror.co.uk

Rekaman CCTV memperlihatkan aparat keamanan mall berusaha melakukan yang terbaik untuk menenangkan balita itu saat mereka akhir menemukan jalan keluar untuk membebaskan balita itu dari kesakitan. Terlihat pula ibu si balita dari sisi tangga yang tampak tak berdaya saat tim penyelamat perlahan-lahan membebaskan tangan kanan balita itu yang telah menyebabkan cidera.

"Ketika kami tiba, keluarga balita itu sangat panik hingga mereka kesulitan menceritakan bagaimana kejadian itu terjadi. Anak itu terus menangis, hampir semua tangannya tersedot ke dalam tangga berjalan. Kami berusaha menenangkannya dan saya rasa dia balita pemberani karena dia melakukan yang terbaik dalam mengatasi sakit yang dirasakannya," kata Liu Cheng, petugas pemadam kebakaran yang terlibat dalam proses penyelamatan balita itu.

Tim penyelamat menggunakan peralatan hydraulic untuk membuka paksa pijakan di eskalator tersebut. Balita tersebut dibawa ke dalam ambulance setelah tangan kanannya bisa diselamatkan dari eskalator yang hampir melumat tangannya. Beruntung, dia tidak sampai mengalami patah tulang, namun kondisi pasti tangan kanannya belum dilaporkan. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Filipina Salahkan Beijing karena Memancing Ketegangan di Laut Cina Selatan

7 jam lalu

Sebuah kapal berbendera Filipina (tengah) dihadang oleh kapal Penjaga Pantai Cina (kanan)dalam insiden yang mengakibatkan tabrakan antara kedua kapal, di perairan sengketa Laut Cina Selatan dalam tangkapan layar yang diperoleh dari video selebaran yang dirilis pada 22 Oktober 2023. Penjaga Pantai Cina/Handout melalui REUTERS
Filipina Salahkan Beijing karena Memancing Ketegangan di Laut Cina Selatan

Manila menuduh penjaga pantai Cina telah memancing naiknya ketegangan di Laut Cina Selatan setelah dua kapalnya rusak ditembak meriam air


Survei: 58 Persen Responden Percaya Beijing Gunakan TikTok untuk Pengaruhi Opini Warga Amerika Serikat

9 jam lalu

Bendera AS dan logo TikTok terlihat melalui pecahan kaca dalam ilustrasi yang diambil pada 20 Maret 2024. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo
Survei: 58 Persen Responden Percaya Beijing Gunakan TikTok untuk Pengaruhi Opini Warga Amerika Serikat

Jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos mengungkap 58 persen responden percaya Beijing menggunakan TikTok untuk mempengaruhi opini warga Amerika.


EHang Lebih Dekat Lagi ke Operasional Taksi Terbang Komersial di Cina

14 jam lalu

Pesawat Terbang otonom eVTOL EHang 216-S. livescience.com
EHang Lebih Dekat Lagi ke Operasional Taksi Terbang Komersial di Cina

EHang raih sertifikat produksi untuk bakal taksi terbang EH216-S. Yang pertama di industri eVTOL dunia.


Marak WNI Jadi Korban Penipuan Berkedok Pengantin di Cina, KBRI Ungkap Modusnya

1 hari lalu

Para pasangan pengantin berpose bersama dalam sesi foto prawedding di Nanjing, Provinsi Jiangsu, Cina timur, 19 Mei 2020. Di antara pasangan itu terdapat beberapa pekerja medis yang menunda pernikahan mereka. (Xinhua/Ji Chunpeng)
Marak WNI Jadi Korban Penipuan Berkedok Pengantin di Cina, KBRI Ungkap Modusnya

Banyak WNI yang diiming-imingi menjadi pengantin di Cina dengan mas kawin puluhan juta. Tak semuanya beruntung.


Terpopuler Bisnis: Zulhas Ungkap Asal Mula Ditemukannya Baja Ilegal, Promo Gajian hingga Sindiran Komikus Jepang

2 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendatangi PT Hwa Hok Steel yang memproduksi baja tulangan beton (BjTB) yang tak sesuai Standar Nasional Indonesia di Kabupaten Serang, Banten pada Jumat, 26 April 2024. Produk yang tak sesuai standar itu nantinya akan dimusnahkan. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Terpopuler Bisnis: Zulhas Ungkap Asal Mula Ditemukannya Baja Ilegal, Promo Gajian hingga Sindiran Komikus Jepang

Zulkifli Hasan mengungkap asal mula ditemukannya baja ilegal produksi pabrik milik Cina.


Kisah Besi Beton 'Banci' Produksi Investor Asal Cina yang Disidak Zulhas

3 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendatangi PT Hwa Hok Steel yang memproduksi baja tulangan beton (BjTB) yang tak sesuai Standar Nasional Indonesia di Kabupaten Serang, Banten pada Jumat, 26 April 2024. Produk yang tak sesuai standar itu nantinya akan dimusnahkan. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Kisah Besi Beton 'Banci' Produksi Investor Asal Cina yang Disidak Zulhas

Mendag Zulkifli Hasan menginspeksi mendadak sebuah pabrik baja milik investor Cina yang meproduksi baja ilegal tidak sesuai SNI.


Seperti Dongeng, Kisah Cinta Li Ran Perempuan Cina yang Dinikahi Pangeran Belgia

3 hari lalu

Li Ran (kanan). Instagram/mumunotinparis
Seperti Dongeng, Kisah Cinta Li Ran Perempuan Cina yang Dinikahi Pangeran Belgia

Seorang perempuan Cina merebut hati Pangeran Charles dan Belgia. Kisah percintaan mereka seperti dalam dongeng.


Top 3 Dunia: Sumber Kekayaan Iran hingga Pertemuan Hamas-Fatah di Beijing

3 hari lalu

PM Israel Benyamin Netanyahu dan istrinya, Sara. REUTERS
Top 3 Dunia: Sumber Kekayaan Iran hingga Pertemuan Hamas-Fatah di Beijing

Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 27 April 2024 diawali oleh berita soal lima sumber kekayaan negara Iran, yang sedang menghadapi ketegangan dengan Israel


Zulhas Ungkap Asal Mula Ditemukannya Baja Ilegal Produksi Pabrik Milik Cina

4 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendatangi PT Hwa Hok Steel yang memproduksi baja tulangan beton (BjTB) yang tak sesuai Standar Nasional Indonesia di Kabupaten Serang, Banten pada Jumat, 26 April 2024. Produk yang tak sesuai standar itu nantinya akan dimusnahkan. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Zulhas Ungkap Asal Mula Ditemukannya Baja Ilegal Produksi Pabrik Milik Cina

Sebuah pabrik baja Cina, PT Hwa Hok Steel, terungkap memproduksi baja tulangan beton tidak sesuai SNI sehingga produk mereka dinyatakan ilegal.


Filipina Pastikan Belum Ada Kata Sepakat dengan Beijing soal Laut Cina Selatan

4 hari lalu

Sebuah kapal pasokan Filipina berlayar di dekat kapal Penjaga Pantai Cina selama misi pasokan untuk pasukan Filipina yang ditempatkan di kapal perang yang dilarang terbang di Laut Cina Selatan, 4 Oktober 2023. REUTERS/Adrian Portugal
Filipina Pastikan Belum Ada Kata Sepakat dengan Beijing soal Laut Cina Selatan

Filipina menyangkal klaim Beijing yang menyebut kedua negara telah mencapai kata sepakat terkait sengketa Laut Cina Selatan