Duterte Pastikan Mahmud Ahmad Tewas di Marawi

Reporter

Editor

Budi Riza

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte saat mendeklarasikan pembebasan kota Marawi, Filipina, 17 Oktober 2017. AP Photo/Bullit Marquez

TEMPO.CO, Marawi - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengkonfirmasi milisi Malaysia yang disebut sebagai pemimpin baru ISIS di Asia Tenggara, Mahmud Ahmad, telah terbunuh.

Duterte mengatakan ini pada Kamis, 19 Oktober 2017, bahwa Mahmud Ahmad, teroris Malaysia yang membantu membiayai pengepungan Marawi, ditembak militer pada hari itu.

Baca: Buya Syafii Maarif Sebut ISIS Itu Rongsokan Peradaban Arab

Duterte mengatakan Mahmud adalah pemimpin milisi terakhir yang tewas dalam pertempuran yang hampir lima bulan di Marawi, Filipina Selatan. Sebelumnya, pimpinan ISIS setempat yaitu Isnilon Hapilon, ketua ISIS di Asia Tenggara dan sekutunya Omarkhayam Maute, juga tewas pada Senin, 16 Oktober 2017.
 
Baca: Kesaksian Mantan Pengikut ISIS: Mereka Itu Pembohong
 
 "Saya kira ada tiga. Isnilon, Omar dan 'doc' (Mahmud), Saya kira dia... (seorang Malaysia). Dia dibawa sore ini. Sehingga selesai ceritanya," kata Duterte dalam sebuah konferensi pers di Manila dan disambut tepuk tangan hadirin.
 
Baca: Penyesalan Para WNI Mantan Pengikut ISIS
 
Beberapa jam sebelum konferensi pers Duterte, Kepala Staf Angkatan Darat Angkatan Darat, Jenderal Eduardo Ano, mengatakan angkatan bersenjata merasa sangat yakin Mahmud di antara 13 militan tewas dalam pertempuran tadi malam.

Juru bicara Angkatan Darat Mayor Jenderal Restituto Padilla mengatakan sebuah tes DNA akan dilakukan terhadap mayat Mahmud.

Orang-orang bersenjata pro-ISIS mengepung beberapa bagian kota tersebut sejak 23 Mei, yang memicu pertempuran besar yang sekarang menewaskan lebih dari 1.000 orang dan mengubah pusat kota menjadi reruntuhan.

Pada Senin, Duterte menyatakan Marawi 'bebas dari pengaruh teroris' namun tentara mengatakan  pertempuran tersebut masih berlangsung untuk memburu setidaknya 20 milisi ISIS lainnya.

INQUIRER | YON DEMA






Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

15 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

16 hari lalu

Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

Militer Amerika Serikat mengandalkan bantuan suku-suku Arab untuk melumpuhkan jaringan Negara Islam, yang masih bertahan di sejumlah lokasi di Suriah


Pengeboman Kedubes Rusia di Afghanistan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

23 hari lalu

Pengeboman Kedubes Rusia di Afghanistan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

Pengeboman di Kedubes Rusia di Afghanistan menyebabkan dua staf kedutaan tewas dan puluhan warga Afghanistan yang sedang mengantre visa.


Serangan Konvoi Mobil Tewaskan 35 Warga Sipil Burkina Faso

23 hari lalu

Serangan Konvoi Mobil Tewaskan 35 Warga Sipil Burkina Faso

Sedikitnya 35 warga sipil tewas dan 37 lainnya terluka di Burkina Faso ketika sebuah kendaraan dalam konvoi menabrak bom IED.


Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Kabul, 2 Diplomat Tewas dan 11 Luka-Luka

23 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Kabul, 2 Diplomat Tewas dan 11 Luka-Luka

Bom bunuh diri di depan Kedutaan Rusia di Kabul sebabkan 2 tewas dan 11 luka-luka, termasuk seorang diplomat yang menderita cedera.


PBB: Militer Mali dan Tentara Bayaran Rusia Bunuh 50 Warga Sipil

27 hari lalu

PBB: Militer Mali dan Tentara Bayaran Rusia Bunuh 50 Warga Sipil

Sedikitnya 50 warga sipil tewas dalam operasi militer oleh tentara Mali dan tentara bayaran asal Grup Wagner Rusia pada 19 April 2022, kata PBB


Libya Temukan 15 Jasad di Dua Kuburan Massal Sirte

28 hari lalu

Libya Temukan 15 Jasad di Dua Kuburan Massal Sirte

Dua kuburan massal itu ditemukan di kebun Rumah Sakit Ibn Sina berkat petunjuk dari Kantor Jaksa Distrik Sirte. Libya


Gorok Dua Wanita di Swiss, Anggota ISIS Disidang

30 hari lalu

Gorok Dua Wanita di Swiss, Anggota ISIS Disidang

Seorang wanita Swiss anggota ISIS menghadapi persidangan pada Senin waktu setempat dengan tuduhan mencoba menggorok leher dua wanita


Serangan Bom di Masjid Afghanistan Tewaskan 21 Orang Termasuk Imam

41 hari lalu

Serangan Bom di Masjid Afghanistan Tewaskan 21 Orang Termasuk Imam

Sebuah ledakan yang menghancurkan masjid di Kabul, Afghanistan, saat salat Isak, Rabu, 17 Agustius 2022, menewaskan 21 orang termasuk imam salat


Turki Serang Pos Militer di Allepo, Tiga Tentara Suriah Tewas

43 hari lalu

Turki Serang Pos Militer di Allepo, Tiga Tentara Suriah Tewas

Tiga tentara Suriah dilaporkan tewas dalam serangan udara Turki di pos-pos militer di pedesaan Aleppo