Tentara Malaysia Tewas Tertembak di Sabah  

Reporter

Editor

Abdul Manan

Selasa, 12 Maret 2013 19:14 WIB

Korban Tewas di Sabah 61 Orang

TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Satu tentara Malaysia tewas tertembak, Selasa 12 Maret 2013, setelah terlibat kontak senjata dengan kelompok bersenjata Kesultanan Sulu, dari Filipina bagian selatan. Ini merupakan korban tewas pertama dari Angkatan Bersenjata Malaysia dalam usahanya mengusir kelompok bersenjata itu.





Kepala Angkatan Bersenjata Malaysia Zulkifeli Zin mengatakan, tiga orang bersenjata juga tewas dalam baku tembak di negara bagian timur Sabah itu.


Advertising
Advertising



Pihak berwenang Malaysia tidak memberikan jumlah korban tewas secara keseluruhan dari drama krisis Sabah yang sudah berlangsung selama sebulan itu. Namun laporan dan pernyataan pemerintah sebelumnya menunjukkan, jumlah korban sudah mencapai 63 orang --korban terbesar berasal dari kelompok bersenjata dari kesultanan Sulu.




Polisi Malaysia juga mengatakan, salah satu militan yang tewas sebelumnya adalah salah satu pemimpin tertinggi dari kelompok itu. Media massa di Malaysia mengidentifikasi orang itu adalah Haji Musa, mantan komandan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF). MNLF melancarkan pemberontakan terhadap Pemerintah Filipina sebelum akhirnya melakukan kesepakatan damai tahun 1996.




Pihak berwenang juga telah menangkap sedikitnya 97 orang di daerah Sabah dan sedang diselidiki apakah mereka memiliki kaitan dengan kelompok bersenjata itu.




Krisis di Sabah bermula dari kedatangan 235 orang pendukung Sultan Sulu Jamalul Kiram III, awal Februari lalu. Mereka mengklaim daerah yang dulunya bernama Borneo Utara itu merupakan bagian dari kesultanan Sulu.




Channel News Asia | Abdul Manan

Berita terkait

Malaysia Tangkap 2 Komandan ISIS Asal Irak  

6 September 2017

Malaysia Tangkap 2 Komandan ISIS Asal Irak  

Malaysia menangkap dua warga Irak yang diyakini komandan ISIS di Irak Selatan.

Baca Selengkapnya

Harapan Oposisi Jiran

23 Agustus 2017

Harapan Oposisi Jiran

Dalam akun Twitter-nya, mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menulis "Harapan yang menggunung". Setelah melalui jalan panjang, akhirnya koalisi oposisi dideklarasikan secara resmi dengan logo bertulisan "HARAPAN", yang huruf "A" keempat berupa anak panah Arjuna- tokoh dalam kisah epik Mahabarata. Dengan pilihan ini, metamorfosis Pakatan Rakyat, partai oposisi Malaysia, membayangkan pemilihan umum yang akan datang sebagai arena perang melawan Karna, yakni Barisan Nasional- partai berkuasa sekarang.

Baca Selengkapnya

Wakil PM Malaysia Kutuk Pelemparan Sepatu ke Mahathir Mohamad

14 Agustus 2017

Wakil PM Malaysia Kutuk Pelemparan Sepatu ke Mahathir Mohamad

Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menegaskan perbedaan pendapat dengan Mahathir Mohamad tidak membenarkan seseorang untuk melakukan kekerasan.

Baca Selengkapnya

Mahathir Mohamad Dilempari Sandal, Sepatu dan Botol Saat Pidato

14 Agustus 2017

Mahathir Mohamad Dilempari Sandal, Sepatu dan Botol Saat Pidato

Mahathir Mohamad dilempari sandal, sepatu, botol bekas air minum, kembang api, hingga kursi di saat berpidato.

Baca Selengkapnya

Pemimpin ISIS Asal Malaysia Beristerikan WNI Tewas di Suriah

21 Juli 2017

Pemimpin ISIS Asal Malaysia Beristerikan WNI Tewas di Suriah

Pemimpin milisi ISIS asal Malaysia, Mohamad Fuzi Harun,tewas dalam serangan udara di Suriah.

Baca Selengkapnya

Bom Kampung Melayu, Malaysia Tingkatkan Keamanan Perbatasan

28 Mei 2017

Bom Kampung Melayu, Malaysia Tingkatkan Keamanan Perbatasan

ISIS mengaku bertanggung jawab atas insiden bom bunuh diri tersebut.

Baca Selengkapnya

Bersatu Lawan Najib, Mahathir Janji Kampanye Bebaskan Anwar

21 Mei 2017

Bersatu Lawan Najib, Mahathir Janji Kampanye Bebaskan Anwar

Mahathir Mohamad telah menjanjikan dukungannya untuk kampanye pembebasan musuhnya di masa lalu, Anwar Ibrahim.

Baca Selengkapnya

Duh, Pengungsi Rohingya Minum Air Toilet di Malaysia  

17 Mei 2017

Duh, Pengungsi Rohingya Minum Air Toilet di Malaysia  

Pengungsi Rohingya di Malaysia hanya diberi secangkir kecil air dan sedikit makanan, serta terpaksa minum air toilet.

Baca Selengkapnya

Muslim Moderat Malaysia Terusik dengan Ceramah Ekstrem Zakir Naik  

11 Mei 2017

Muslim Moderat Malaysia Terusik dengan Ceramah Ekstrem Zakir Naik  

Organisasi muslim moderat Malaysia terusik dengan keberadaan
Zakir Naik yang ceramahnya dianggap ekstrem.

Baca Selengkapnya

Kesebelasan Malaysia Tolak Bertanding di Korea Utara  

10 Mei 2017

Kesebelasan Malaysia Tolak Bertanding di Korea Utara  

Kesebelasan Malaysia menolak bertanding untuk kualifikasi Asian Cup di Pyongyang, Korea Utara, 8 Juni mendatang.

Baca Selengkapnya