Gedung Putih Bilang Obama Ganteng Pakai Batik

Reporter

Editor

S Tri P Bud

Selasa, 20 November 2012 09:24 WIB

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, berbusana Kamboja berpose bersama para pemimpin ASEAN< termasuk Presiden Susilo Bambang Yudoyono (kiri).

TEMPO.CO, Phnom Pehn - Presiden Amerika Serikat Barack Obama kerap dipuji juga dicela karena penampilan berbusananya. Ia dibilang pas dengan setelan jas hitam, bercelana jins, bahkan mengenakan jaket kulit. Namun, saat mengenakan pakaian tertentu, misalnya baju Hawaii, dia dianggap terlihat "bodoh".

Atas nama diplomasi, ia juga kerap mengenakan baju tradisional negara yang dikunjunginya. Kini, di Kamboja, saat menghadiri KTT ASEAN, ia tampil dengan busana tradisional Kamboja.

Media barat menyebut "batik" untuk busana itu. Tak terkecuali, staf Gedung Putih. Website resmi Gedung Putih menyebut "Semua pemimpin mengenakan kemeja batik. Presiden mengenakan baju warna abu-abu yang sangat sleek." Dalam terjemahan bebas, sleek bisa diasumsikan potongan yang benar-benar pas.

Dalam foto itu, Obama terlihat menyeringai di samping Perdana Menteri Kamboja Hun Sen dan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah.

Ini kedua kalinya Gedung Putih menyebut busana yang sebetulnya terbuat dari tenunan itu sebagai "batik". Saat hadir dalam pertemuan serupa di Bali beberapa tahun lalu, Obama yang berfoto bersama para pemimpin Asia mengenakan busana tenun yang juga disebut sebagai "batik". Sedangkan beberapa media Barat, misalnya Huffington Post, menyebutnya sebagai "tunik Indonesia".

HUFFINGTON POST | TRIP B

Terpopuler:

Foto Obama Gaya ''Alay'' Mendunia

Mahasiswi Telanjang demi Kalender Amal 2013

Militer Israel Siapkan Operasi Bawah Tanah

Pria Turki Perkosa Bebek

Selingkuhan Bos CIA "Rekonsiliasi" dengan Suami

David Cameron Desak Israel Akhiri Serangan

Berita terkait

Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

7 Februari 2021

Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

Indonesia saat ini menempati urutan ke-19 kasus sebaran Covid-19 dari 192 negara.

Baca Selengkapnya

Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

6 Februari 2021

Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore, mengungkapkan alasannya mengikuti pemilihan kepala daerah 2020

Baca Selengkapnya

Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

4 Februari 2021

Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

Tim pengacara Donald Trump berkeras Senat tak cukup kuat punya otoritas untuk memakzulkan Trump karena dia sudah meninggalkan jabatan itu.

Baca Selengkapnya

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

3 Februari 2021

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

Pengacara keluarga korban Lion Air JT 610 meminta ahli waris korban Sriwijaya Air SJ 182 tidak meneken dokumen release and discharge atau R&D.

Baca Selengkapnya

Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

3 Februari 2021

Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

Pada 2019 grup otomotif menyumbang sekitar sepersepuluh dari pasar semikonduktor senilai 429 miliar dolar Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

30 Januari 2021

Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

Imigran dari Suriah mendapat kelonggaran aturan sehingga mereka bisa tinggal di Amerika Serikat dengan aman sampai September 2022.

Baca Selengkapnya

Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

30 Januari 2021

Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

Tutorial pembuatan bom ditemukan di rumah anggota kelompok ekstremis Proud Boys, Dominic Pezzola, yang didakwa terlibat dalam kerusuhan US Capitol

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

29 Januari 2021

Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

Pemerintah Amerika Serikat mengecam pembebasan pembunuh jurnalis Wall Street, Journal Daniel Pearl, oleh Mahkamah Agung Pakistan.

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

29 Januari 2021

Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Amerika Serikat kini mengizinkan dokter dan perawat yang sudah pensiun untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19

Baca Selengkapnya

Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

27 Januari 2021

Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Aviv Kochavi mengatakan hal yang salah jika AS kembali ke perjanjian nuklir Iran

Baca Selengkapnya