Restoran Diserbu, PM Australia Kabur Bak Cinderela

Reporter

Editor

Jumat, 27 Januari 2012 07:32 WIB

REUTERS/Tim Wimborne

TEMPO.CO , Canberra - Semacam kisah Cinderela. Demikian media internasional menggambarkan insiden dramatis ketika Perdana Menteri Australia Julia Gillard diseret ke mobil oleh petugas keamanan menyusul protes di luar restoran Lobby, di Canberra, kemarin.

Berita tentang evakuasi sang perdana menteri Australia menghiasi pemberitaan di seluruh dunia. Dengan wajah tampak bingung, dia menempel pada pengawalnya yang menyeretnya secara bergegas ke tempat yang aman melalui kerumunan pemrotes yang marah.

Polisi antihuru-hara, seperti dilansir Sidney Morning Herald, segera membentuk perisai sekitar perdana menteri saat mereka membantu memaksa dia jalan melalui para pengunjuk rasa yang mengelilingi sebuah restoran. Di tempat itulah, Gillard datang untuk menghadiri upacara penghargaan untuk menandai Hari Australia.

Gillard sempat tersandung setelah sepatunya terlepas, tapi petugas keamanan pribadi menangkap tubuhnya sebelum jatuh, sebelum akhirnya berhasil masuk ke mobil yang sudah menunggu.

Sebetulnya, tulis media Australia, bukan Gillard sasaran protes mereka. Protes tampaknya lebih ditujukan terutama pada pemimpin oposisi Tony Abbott, yang juga hadir di gedung ketika beberapa demonstran mulai menggedor jendela, dan berteriak 'malu' dan 'rasis'.

Abbott telah membuat marah para aktivis dengan mengatakan itu adalah waktu bagi Aborigin yang selama ini berkemah di Canberra menuntut haknya untuk pindah. Mereka memang membuat tenda-tenda di halaman Gedung Parlemen, dan berkampanye untuk kedaulatan dan hak atas tanah Aborigin.

Australia Day menandai kedatangan armada pertama kolonis Inggris di Sydney pada tanggal 26 Januari 1788. Kaum Aborigin menyebutnya sebagai Hari Invasi karena tanah mereka diambil begitu saja tanpa perjanjian dengan pemiliknya.

Gillard tidak terluka dan memindahkan acara ke kediaman resminya di Canberra setelah insiden tersebut. Namun ya itu tadi; satu sepatunya terlepas--belakangan diklaim aktivis dan segera akan dilelang melalui situs eBay--dan dia lari terpincang-pincang bak Cinderela.

TRIP B

Berita terkait

Teror di Australia, ISIS Klaim Pelaku Penusukan Sebagai Anggota

9 November 2018

Teror di Australia, ISIS Klaim Pelaku Penusukan Sebagai Anggota

ISIS mengklaim serangan teror di Australia yang menikam tiga orang dan menabrakan mobil di Bourke Street, Melbourne.

Baca Selengkapnya

Teror di Australia, Pria Tikam 3 Pejalan Kaki Usai Ledakkan Mobil

9 November 2018

Teror di Australia, Pria Tikam 3 Pejalan Kaki Usai Ledakkan Mobil

Teror di Australia, seorang pria meledakkan mobil dan menusuk pejalan kaki di Melbourne hingga menewaskan satu orang.

Baca Selengkapnya

Etihad Airways Akan Membantu Australia Ungkap Dugaan Teroris  

2 Agustus 2017

Etihad Airways Akan Membantu Australia Ungkap Dugaan Teroris  

Maskapai Etihad Airways mengatakan siap bekerja sama dan membantu Kepolisian Federal Australia untuk mengungkap rencana teror di pesawat.

Baca Selengkapnya

Bahan Peledak Ditemukan Polisi Australia di Rumah 4 Tersangka

1 Agustus 2017

Bahan Peledak Ditemukan Polisi Australia di Rumah 4 Tersangka

Polisi Australia menemukan sejumlah benda yang diduga bahan pembuat bom dalam penggrebekan di rumah 4 tersangka.

Baca Selengkapnya

Etihad Bawa 500 Penumpang dari Australia Jadi Target ISIS

1 Agustus 2017

Etihad Bawa 500 Penumpang dari Australia Jadi Target ISIS

4 pria diduga jaringan ISIS diduga akan meledakkan pesawat Etihad Airways dengan rute Sydney, Australia ke Abu Dhabi.

Baca Selengkapnya

4 Pria Australia Rancang Ledakkan Pesawat Rute Jakarta - Sydney  

1 Agustus 2017

4 Pria Australia Rancang Ledakkan Pesawat Rute Jakarta - Sydney  

Gabungan Polisi Australia menemukan data rencana meledakkan pesawat yang terbang dari Jakarta ke Sydney oleh 4 pria Australia keturunan Libanon.

Baca Selengkapnya

Australia Dirikan Penjara Isolasi Terpidana Teroris yang Pertama

12 Juni 2017

Australia Dirikan Penjara Isolasi Terpidana Teroris yang Pertama

Australia sedang membangun penjara isolasi khusus terpidana teroris yang pertama dan berlokasi di negara bagian New South Wales.

Baca Selengkapnya

Warga AS di Australia Diminta Waspada Aksi Teror

17 Mei 2015

Warga AS di Australia Diminta Waspada Aksi Teror

Peringatan ini dikeluarkan setelah pengadilan Australia mengadili remaja Inggris usia 14 tahun yang didakwa terlibat kasus teror di acara Anzac Day.

Baca Selengkapnya

Tiap Hari, 405 'Jihadis' Diinterogasi di Bandara Australia  

16 Maret 2015

Tiap Hari, 405 'Jihadis' Diinterogasi di Bandara Australia  

Australia memperketat pengawasan imigrasi di bandara untuk mencegah warganya bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Baca Selengkapnya

ISIS Rekrut Remaja Jago Matematika Asal Australia

9 Maret 2015

ISIS Rekrut Remaja Jago Matematika Asal Australia

Pertengahan tahun lalu, Bilardi diketahui membeli tiket sekali jalan ke Istanbul.

Baca Selengkapnya