Mengintip Sangkar Emas Strauss-Khan

Reporter

Editor

Kamis, 26 Mei 2011 17:52 WIB

Apartemen yang menjadi rumah tahanan Dominique Strauss-Kahn. (telegraph)

TEMPO Interaktif, New York - Dominique Strauss-Kahn dipindahkan ke rumah tahanan baru yang jaraknya sekitar 1,6 kilometer dari tempat sebelumnya. Meski disebut rumah tahanan, mantan Bos Dana Moneter Internasional itu mendapatkan fasilitas mewah di tempat tinggal semi-apartemennya.

Tak heran Strauss-Kahn terlihat lebih banyak tersenyum ketika ia dipindahkan dengan menggunakan mobil sport warna keabuan. Rumah tahanan yang akan ditempatinya itu masih berlokasi di Manhattan, yakni di distrik Tribecca, seperti yang ditulis dalam laporan The Telegraph, Kamis 26 Mei 2011.

Tempat tinggal semi-apartemen itu dari luar tampak menggunakan bata dengan jendela dengan kusen putih gading dengan desain klasik. Lokasi itu termasuk tempat paling eksklusif di Manhattan, selain dekat dengan gedung pengadilan tempat ia akan disidang. "Ia baik-baik saja dalam rumah tahanan, tidak banyak yang ia bisa lakukan," kata pengacaranya William Taylor.

Strauss-Kahn dibebaskan dari tahanan pekan lalu setelah membayar uang jaminan. Sebelumnya ia ditahan karena dituduh melakukan kekerasan seksual pada seorang pelayan hotel. Ia sempat mendekam di penjara Rikers Islands New York selama seminggu.

Setelah membayar uang jaminan, ia menempati apartemen di gedung bertingkat tinggi dekat Wall Street. Selama dalam tahanan rumah ia diawasi ketat, termasuk diharuskan memakai gelang kaki untuk memonitor pergerakannya.

Kini ia telah menempati rumah tahanan baru yang harga sewanya US$ 50.000 per bulan, sedangkan harga jualnya mencapai US$ 13 juta.

Rumah semi-apartemen itu dilengkapi ruang bioskop mini, ruang fitness, ruang spa dengan empat kamar mandi yang dilengkapi air panas. Rumah itu baru saja selesai direnovasi dengan menggunakan bahan material yang terbaik.


Tak hanya itu, Strauss-Kahn juga bisa menikmati ruang tengahnya yang memiliki atap lebar dari kaca yang memungkinkan sinar matahari bisa masuk. Ruangan itu juga dilengkapi perapian. Jika merasa bosan, ia bisa pergi ke teras yang dihiasi tanaman, dan dilengkapi alat pemanggang makanan. Ia tak perlu takut diintip jika bersantai di teras, karena ditutupi tembok dengan wallpaper bergaya Jepang.

AQIDA SWAMURTI

Berita terkait

Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

7 Februari 2021

Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

Indonesia saat ini menempati urutan ke-19 kasus sebaran Covid-19 dari 192 negara.

Baca Selengkapnya

Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

6 Februari 2021

Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore, mengungkapkan alasannya mengikuti pemilihan kepala daerah 2020

Baca Selengkapnya

Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

4 Februari 2021

Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

Tim pengacara Donald Trump berkeras Senat tak cukup kuat punya otoritas untuk memakzulkan Trump karena dia sudah meninggalkan jabatan itu.

Baca Selengkapnya

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

3 Februari 2021

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

Pengacara keluarga korban Lion Air JT 610 meminta ahli waris korban Sriwijaya Air SJ 182 tidak meneken dokumen release and discharge atau R&D.

Baca Selengkapnya

Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

3 Februari 2021

Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

Pada 2019 grup otomotif menyumbang sekitar sepersepuluh dari pasar semikonduktor senilai 429 miliar dolar Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

30 Januari 2021

Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

Imigran dari Suriah mendapat kelonggaran aturan sehingga mereka bisa tinggal di Amerika Serikat dengan aman sampai September 2022.

Baca Selengkapnya

Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

30 Januari 2021

Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

Tutorial pembuatan bom ditemukan di rumah anggota kelompok ekstremis Proud Boys, Dominic Pezzola, yang didakwa terlibat dalam kerusuhan US Capitol

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

29 Januari 2021

Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

Pemerintah Amerika Serikat mengecam pembebasan pembunuh jurnalis Wall Street, Journal Daniel Pearl, oleh Mahkamah Agung Pakistan.

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

29 Januari 2021

Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Amerika Serikat kini mengizinkan dokter dan perawat yang sudah pensiun untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19

Baca Selengkapnya

Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

27 Januari 2021

Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Aviv Kochavi mengatakan hal yang salah jika AS kembali ke perjanjian nuklir Iran

Baca Selengkapnya