Beredar Video Dialog Donald Trump dengan Secret Service Usai Penembakan, Ini Profil Paspampres AS

Selasa, 16 Juli 2024 08:40 WIB

Penampakan wajah kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump yang berdarah saat dibantu oleh personel Dinas Rahasia AS setelah dia ditembak di telinga kanannya saat kampanye di Butler Farm Show di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli 2024. Penembakan itu terjadi kurang dari empat bulan sebelum pemilu presiden Amerika Serikat pada 5 November 2024. REUTERS/Brendan McDermi

TEMPO.CO, Jakarta - Beredar sebuah video mengungkap dialog antara mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Amerika Serikat alias Secret Service.

Mulainya, ketika Trump sedang berpidato terdengar tembakan beruntun yang membuat Trump terdiam dan terjatuh lantaran peluru mengenai telinga kanan. Melihat hal tersebut, para Secret Service langsung membentuk perisai hidup di sekitar Trump. Seorang prajurit bersenjata lengkap melindungi Trump dari arah tembakan.

"Merunduk! Merunduk! Merunduk!" teriak seorang Secret Service pria seperti terlihat dalam video yang ditayangkan CNN.

"Apa kamu baik-baik saja?" kata prajurit lainnya kepada Trump. Selain mengecek keadaan Trump, Secret Service juga mempersiapkan evakuasi.

Profil Secret Service

Advertising
Advertising

Dilansir dari laman United States Secret Service, Secret Service didirikan pada 5 Juli 1865, atas perintah Presiden Abraham Lincoln. Awalnya, tugas utama mereka adalah melawan pemalsuan mata uang AS yang pada saat itu mencapai hampir sepertiga dari seluruh uang yang beredar.

Dalam beberapa dekade berikutnya, Secret Service berhasil mengurangi secara signifikan kasus pemalsuan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem keuangan Amerika. Pada 1901, setelah pembunuhan Presiden William McKinley, Kongres menugaskan Secret Service untuk melindungi Presiden Amerika Serikat.

Ini menandai awal dari peran ganda mereka dalam perlindungan VIP dan penegakan hukum keuangan. Saat ini, Secret Service berada di bawah Departemen Keamanan Dalam Negeri, Amerika Serikat dan menjalankan dua misi utama, yakni perlindungan dan investigasi.

Perlindungan presiden, wakil presiden, dan keluarga mereka adalah salah satu tugas utama Secret Service. Selain itu, agen Secret Service juga melindungi mantan presiden, calon presiden dan wakil presiden, tamu negara asing, dan pejabat tinggi lainnya saat berada di dalam negeri atau berkunjung ke luar negeri.

Proses perlindungan ini melibatkan persiapan yang sangat detail, termasuk survei lokasi, penilaian risiko, dan koordinasi dengan berbagai badan penegak hukum lokal dan internasional. Agen Secret Service dilatih secara intensif untuk menghadapi berbagai ancaman, dari serangan fisik hingga ancaman biologis dan kimia.

Menurut informasi di situs resmi Secret Service, “Misi perlindungan mencakup kerja sama dengan berbagai mitra penegak hukum negara bagian dan lokal untuk memastikan lingkungan yang aman bagi para penerima perlindungan. Hal ini mencakup pekerjaan pendahuluan, logistik, dan pengerahan tim khusus untuk menilai dan memitigasi ancaman.”

Selain perlindungan, Secret Service juga bertanggung jawab untuk menyelidiki dan menegakkan hukum terkait penipuan keuangan, termasuk pemalsuan mata uang, penipuan kartu kredit, dan kejahatan siber. Mereka bekerja sama dengan lembaga penegak hukum lainnya untuk mengidentifikasi dan menuntut pelaku kejahatan ini.

Secret Service memiliki unit khusus seperti Electronic Crimes Task Forces (ECTFs) dan Financial Crimes Task Forces (FCTFs) yang berfokus pada penanganan kejahatan siber dan keuangan. ECTFs, misalnya, dibentuk untuk meningkatkan kemampuan Secret Service dalam mendeteksi dan melawan ancaman cyber yang semakin kompleks.

"Secret Service telah berevolusi untuk mengatasi kejahatan siber dengan membentuk Electronic Crimes Task Forces (ECTFs) dan Financial Crimes Task Forces (FCTFs) untuk memerangi kejahatan keuangan dan siber yang kompleks," dikutip dari laman secretservice.gov.

MICHELLE GABRIELA | CNN

Pilihan Editor: Ini Gaji Secret Service Agen Khusus yang Mengawal Donald Trump=

Berita terkait

Trump Ancam Gugat Google karena Dituding Menguntungkan Kamala Harris

11 jam lalu

Trump Ancam Gugat Google karena Dituding Menguntungkan Kamala Harris

Mantan Presiden AS Donald Trump mengancam menggugat Google karena dinilai menguntungkan rivalnya, Wapres Kamala Harris

Baca Selengkapnya

Donald Trump bertemu Zelensky di New York, Apa Saja yang Dibahas?

13 jam lalu

Donald Trump bertemu Zelensky di New York, Apa Saja yang Dibahas?

Kyiv khawatir perjanjian perdamaian yang ditengahi oleh calon presiden dari Partai Republik Donald Trump akan mengakibatkan hilangnya wilayah Ukraina.

Baca Selengkapnya

Kunjungi AS, Zelensky Sempatkan Bertemu Donald Trump yang Kerap Kritik Bantuan ke Ukraina

1 hari lalu

Kunjungi AS, Zelensky Sempatkan Bertemu Donald Trump yang Kerap Kritik Bantuan ke Ukraina

Pertemuan ini merupakan sebuah kejutan, mengingat Zelensky sudah bertemu dengan Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris

Baca Selengkapnya

Top 3 Dunia: Maroko akan Adili Tentara Israel hingga Trump Ancam Iran

2 hari lalu

Top 3 Dunia: Maroko akan Adili Tentara Israel hingga Trump Ancam Iran

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 26 September 2024 diawali oleh kabar Moche Avichzer, tentara Israel yang akan diadili Maroko karena kejahatan perang

Baca Selengkapnya

Trump Bersumpah Hancurkan Iran Berkeping-keping Jika Sakiti Dia

2 hari lalu

Trump Bersumpah Hancurkan Iran Berkeping-keping Jika Sakiti Dia

Calon presiden AS Donald Trump menuding Iran berada di balik upaya pembunuhan dirinya.

Baca Selengkapnya

Donald Trump Curiga Ukraina Ingin Kamala Harris Menangkan Pilpres AS

3 hari lalu

Donald Trump Curiga Ukraina Ingin Kamala Harris Menangkan Pilpres AS

Volodymyr Zelensky meragukan klaim-klaim Donald Trump bahwa dia bisa dengan cepat mengakhiri perang Ukraina.

Baca Selengkapnya

Secret Service Memperketat Keamanan Donald Trump

3 hari lalu

Secret Service Memperketat Keamanan Donald Trump

Donald Trump telah menjadi serangkaian target pembunuhan selama masa kampanye. Walhasil, Secret Service pun sekarang meningkatkan perlindungan

Baca Selengkapnya

Penembakan di Birmingham Tewaskan 4 Orang, Berikut Kejadian Penembakan Massal di Amerika Serikat

3 hari lalu

Penembakan di Birmingham Tewaskan 4 Orang, Berikut Kejadian Penembakan Massal di Amerika Serikat

Tragedi penembakan di Birmingham, Alabama menyebabkan 4 orang tewas. Berikut beberapa peristiwa penembakan massal di Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya

Vokalis Paramore, Hayley Williams Kecam Donald Trump di iHeartRadio Music Festival 2024

4 hari lalu

Vokalis Paramore, Hayley Williams Kecam Donald Trump di iHeartRadio Music Festival 2024

Vokalis Paramore, Hayley Williams menentang Donald Trump dan Project 2025 saat tampil di iHeartRadio Music Festival 2024

Baca Selengkapnya

Penasaran Masuk Ruang Kerja Presiden AS di Gedung Putih? Ada Wisata Replika Oval Office di Washington DC

5 hari lalu

Penasaran Masuk Ruang Kerja Presiden AS di Gedung Putih? Ada Wisata Replika Oval Office di Washington DC

Replika Oval Room Gedung Putih di Washington DC ini digagas White House Historical Association sebagai tempat wisata edukasi.

Baca Selengkapnya