Ini Tanggapan Apple Soal Pencurian Data Pengguna Facebook

Reporter

Tempo.co

Minggu, 25 Maret 2018 15:46 WIB

Facebook dan Facebook Messenger. fastweb.it

TEMPO.CO, Jakarta - CEO Apple, Tim Cook mendukung gagasan perusahaan-perusahaan teknologi mendapatkan regulasi yang spesifik, terkait bagaimana mereka seharusnya menggunakan data kostumer. Apple telah lama dikenal sangat menjaga privasi konsumennya dan pernyataanya itu terkait penyalahgunaan data pengguna Facebook.

“Saya rasa kondisi saat ini telah sangat mengerikan dan besar sehingga perlu dibuat aturan yang sangat baik. Kemampuan seseorang untuk mengetahui apa yang saja yang Anda browsing selama bertahun-tahun, siapa saja yang Anda hubungi, siapa saja kontak mereka, hal yang Anda suka dan tidak suka serta hal paling pribadi dalam hidup Anda, itu semua tidak seharusnya ada,” kata Cook, yang tidak merinci pernyataannya.

Baca: Saham Turun karena Penyalahgunaan Data, Facebook Digugat Investor

Tim Cook. (REUTERS)

Baca: Terkait Trump, Inggris -- Facebook Bakal Investigasi Cambridge?

Advertising
Advertising

Seperti di kutip dari www.theverge.com pada Minggu, 25 Maret 2018, Cook ingin menggarisbawahi pentingnya bagi para pembuat kebijakan untuk menangani hal ini. Pernyataan itu dilontarkan Cook dalam ajang China Development Forum di Beijing, Sabtu, 24 Maret 2018, ketika ditanya pandangannya apa yang akan terjadi setelah kasus hukum yang dialami Facebook mencuat.

Kontroversi Cambridge Analytica telah menggiring masyarakat untuk mengevaluasi kembali pengaturan akun Facebook mereka. Tidak sedikit dari para pengguna Facebook terkejut menemukan volume aplikasi pihak ketiga, yang telah mengakses akun mereka dan data-data pribadi. Beberapa pengguna Facebook mungkin tidak mengetahu sejauh mana Facebook telah membangun gambaran apa yang disukai para pengguna dan detail lain dengan menarik data history mereka dalam Facebook.

Facebook menjadi sorotan menyusul mencuatnya dugaan tindak pencurian data oleh Cambridge Analytica, sebuah perusahaan data berbasis di London, Inggris yang telah dengan leluasa mengakses data hampir 50 juta pengguna Facebook. Cambridge Analytica diketahui pernah bekerja untuk tim kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan referendum Brexit.

Berita terkait

Safari Apple Siap Naik Level, Bakal Punya Peramban AI dan Penyaring Konten

1 hari lalu

Safari Apple Siap Naik Level, Bakal Punya Peramban AI dan Penyaring Konten

Apple menyiapkan sejumlah fitur berbasis AI untuk browser Safari. Salah satu yang menonjol adalah perangkum teks otomatis.

Baca Selengkapnya

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

2 hari lalu

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

Ahli ini menyatakan tak anti investasi asing, termasuk yang dijanjikan datang dari Apple dan Microsoft.

Baca Selengkapnya

Mengapa Militer Korea Selatan Larang Anggotanya Gunakan Produk Apple?

2 hari lalu

Mengapa Militer Korea Selatan Larang Anggotanya Gunakan Produk Apple?

Ada dugaan bahwa militer Korea Selatan takut akan terjadinya kebocoran data akibat teknologi yang ada di perangkat Apple.

Baca Selengkapnya

Galaxy S24 Bantu Samsung Kembali ke Puncak Pasar Smartphone Global Awal 2024

3 hari lalu

Galaxy S24 Bantu Samsung Kembali ke Puncak Pasar Smartphone Global Awal 2024

Laporan terkini dari Canalys memperkirakan total 296,2 juta smartphone telah didistribusikan di dunia sepanjang kuartal pertama tahun ini.

Baca Selengkapnya

iPad Pro Terbaru Dirilis Bulan Depan, Gawai Perdana Apple yang Punya Chip M4

3 hari lalu

iPad Pro Terbaru Dirilis Bulan Depan, Gawai Perdana Apple yang Punya Chip M4

Sejumlah peningkatan fitur iPad Pro bocor ke publik. Salah satunya soal pemakaian chip M4 untuk menyokong AI.

Baca Selengkapnya

Saat Bos Apple dan Bos Microsoft Bergiliran Temui Presiden Jokowi

4 hari lalu

Saat Bos Apple dan Bos Microsoft Bergiliran Temui Presiden Jokowi

Presiden Jokowi menerima lawatan Bos Microsoft Satya Nadella. Sebelumnya, Bos Apple Tim Cook juga telah menemui Jokowi. Apa yang dibahas?

Baca Selengkapnya

Apple Hapus Aplikasi yang Dapat Hasilkan Gambar Telanjang Menggunakan AI Generatif dari App Store

5 hari lalu

Apple Hapus Aplikasi yang Dapat Hasilkan Gambar Telanjang Menggunakan AI Generatif dari App Store

Apple telah secara aktif membangun reputasi untuk pengembangan AI yang bertanggung jawab, bahkan sampai melisensikan data pelatihan secara etis.

Baca Selengkapnya

Apple Singkirkan 3 Aplikasi AI yang Bisa Bikin Foto Telanjang dari App Store

5 hari lalu

Apple Singkirkan 3 Aplikasi AI yang Bisa Bikin Foto Telanjang dari App Store

Menurut keterangan Apple, tiga aplikasi AI itu melabeli dirinya sebagai generator seni. Sudah ada di App Store dua tahun.

Baca Selengkapnya

Apple Kebut Pengembangan AI Model Bahasa Besar untuk Iphone

8 hari lalu

Apple Kebut Pengembangan AI Model Bahasa Besar untuk Iphone

Apple dikabarkan sedang mengembangkan sistem AI dengan model bahasa besar (LLM) untuk mengaktifkan fitur Device Generative AI di perangkatnya.

Baca Selengkapnya

Meta AI Resmi Diluncurkan, Ini Fitur-fitur Menariknya

9 hari lalu

Meta AI Resmi Diluncurkan, Ini Fitur-fitur Menariknya

Chatbot Meta AI dapat melakukan sejumlah tugas seperti percakapan teks, memberi informasi terbaru dari internet, menghubungkan sumber, hingga menghasilkan gambar dari perintah teks.

Baca Selengkapnya