Kritik Pemerintah Amerika, Wartawan Media Intelijen Ditangkap  

Reporter

Jumat, 28 April 2017 13:38 WIB

Barrett Brown. facebook.com

TEMPO.CO, Washington - Wartawan media intelijen, Barrett Brown, ditangkap setelah mengkritik pemerintah Amerika Serikat melalui wawancara radio. Brown, yang sebelumnya tergabung dalam kelompok peretas Anonymous, ditangkap pada Kamis pagi, 27 April 2017, oleh Dewan Penjara Federal atau BOP Texas.

Kabar penangkapan pria yang baru saja dibebaskan pada akhir 2016 karena keterkaitannya dengan Anonymous itu diungkapkan pengacaranya, Jay Leiderman.

"Saya menyebut orang-orang yang menangkap Brown sebagai pengecut yang telah merusak Konstitusi," kata Leiderman, seperti dilansir News Fusion pada 28 April 2017.

Setelah penangkapannya, Brown mengatakan kepada ibunya bahwa dia yakin pihak berwenang kembali membawanya ke tahanan karena melakukan wawancara dengan media berita tanpa izin.

Menurut ibunya, Karen Lancaster, Brown mengatakan BOP tidak pernah memberitahukan kepadanya bahwa dia perlu mendapat izin khusus untuk melakukan wawancara di TV atau radio.

Brown pertama kali ditangkap pada 2012 setelah melaporkan kebocoran yang menunjukkan perusahaan intelijen swasta, Stratfor, melakukan operasi yang ditujukan kepada warga Amerika Serikat.

Berdasarkan penyelidikan, Brown kemudian didakwa atas 12 tuduhan pelanggaran federal karena membagikan data curian yang terhubung dengan investigasi FBI ke email Stratfor.

Awalnya diancam 100 tahun penjara, Brown mengaku bersalah pada 2015 dan hukumannya dikurangi menjadi 63 bulan penjara. Dia juga diperintahkan membayar ganti rugi US$ 890 ribu.

Pemerintah menggambarkan Brown sebagai orang yang membocorkan dokumen-dokumen tersebut, meski dia hanya melaporkannya. Namun Brown tidak menjalani semua masa hukumannya. Ia dibebaskan bersyarat pada November 2016.

Kevin Gallagher, yang mengelola website Barrett Brown, mengatakan pembebasan Brown yang diawasi tidak termasuk wawancara dengan media.

NEWS FUSION|RUSSIA TODAY|YON DEMA

Berita terkait

Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

7 Februari 2021

Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

Indonesia saat ini menempati urutan ke-19 kasus sebaran Covid-19 dari 192 negara.

Baca Selengkapnya

Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

6 Februari 2021

Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore, mengungkapkan alasannya mengikuti pemilihan kepala daerah 2020

Baca Selengkapnya

Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

4 Februari 2021

Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

Tim pengacara Donald Trump berkeras Senat tak cukup kuat punya otoritas untuk memakzulkan Trump karena dia sudah meninggalkan jabatan itu.

Baca Selengkapnya

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

3 Februari 2021

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

Pengacara keluarga korban Lion Air JT 610 meminta ahli waris korban Sriwijaya Air SJ 182 tidak meneken dokumen release and discharge atau R&D.

Baca Selengkapnya

Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

3 Februari 2021

Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

Pada 2019 grup otomotif menyumbang sekitar sepersepuluh dari pasar semikonduktor senilai 429 miliar dolar Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

30 Januari 2021

Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

Imigran dari Suriah mendapat kelonggaran aturan sehingga mereka bisa tinggal di Amerika Serikat dengan aman sampai September 2022.

Baca Selengkapnya

Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

30 Januari 2021

Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

Tutorial pembuatan bom ditemukan di rumah anggota kelompok ekstremis Proud Boys, Dominic Pezzola, yang didakwa terlibat dalam kerusuhan US Capitol

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

29 Januari 2021

Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

Pemerintah Amerika Serikat mengecam pembebasan pembunuh jurnalis Wall Street, Journal Daniel Pearl, oleh Mahkamah Agung Pakistan.

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

29 Januari 2021

Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Amerika Serikat kini mengizinkan dokter dan perawat yang sudah pensiun untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19

Baca Selengkapnya

Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

27 Januari 2021

Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Aviv Kochavi mengatakan hal yang salah jika AS kembali ke perjanjian nuklir Iran

Baca Selengkapnya