Salju Hantam Amerika Timur Laut

Reporter

Editor

Senin, 31 Oktober 2011 04:23 WIB

AP/The Roanoke Times, Eric Brady

TEMPO Interaktif, Jakarta:- Badai salju awal yang luar biasa yang mengguyur beberapa negara bagian Amerika Serikat, dari Maryland hingga Maine, memutus listrik jutaan rumah dan mengganggu perjalanan jalan tol.




Badai salju kuat, pada Oktober yang basah, jatuh dan terempas oleh angin kencang, membawa cabang pohon dan memutus jaringan listrik serta menghantam area Timur Laut. Lebih dari 2,3 juta pelanggan listrik dari Maryland hingga New England hidup tanpa listrik selama badai.




“Kami memperkirakan salju akan terus jatuh dari kawasan New York City hingga Maine. Besok pagi (hari ini) salju akan kian mengguyur hampir seluruh area,” ujar pakar cuaca AccuWeather.com, Alan Reppert, Minggu 30 Oktober 2011.




Menurut juru bicara Departemen Manajemen Darurat Connecticut, Scott Devico, kondisi jalanan yang licin menyebabkan tabrakan dan kematian seorang pria yang tengah mengemudikan mobilnya di Cochester.



Di Temple, Pennsylvania, seorang polisi Muhelenberg Township menyebutkan, seorang pria berusia 84 tahun tewas ketika sebuah pohon roboh dihantam bola salju dan menimpa rumahnya. Dan seorang pria muda meninggal tersengat listrik di Springfield, Massachusetts, saat keluar dari kendaraan menyentuh pagar rel yang beraliran listrik.



Advertising
Advertising

Para gubernur negara bagian mengumumkan situasi darurat di New Jersey, Connecticut, Massachusetts dan sebagian New York. Gubernur Connecticut, Daniel P. Malloy, memperingatkan bahwa ratusan rumah dan pusat bisnis tanpa listrik mungkin butuh perbaikan dalam jangka waktu lama.




“Jika Anda tanpa listrik, Anda harus memperkirakan tanpa aliran listrik untuk periode lama,” ujar Malloy kemarin.




Ketebalan salju di Taman Pusat New York City mencapai 1,3 inci di akhir Oktober ini. Kawasan di Massachusetts barat juga terempas salju terparah. Di Windsor, misalnya. Ketebalan salju di daerah ini mencapai 26 inci, kemarin pagi, dan di Palinfield hampir 24 inci. Adapun di West Milford sekitar 19 inci.




AP | CBS | REUTERS | FOX NEWS | DWI ARJANTO

Berita terkait

Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

7 Februari 2021

Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

Indonesia saat ini menempati urutan ke-19 kasus sebaran Covid-19 dari 192 negara.

Baca Selengkapnya

Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

6 Februari 2021

Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore, mengungkapkan alasannya mengikuti pemilihan kepala daerah 2020

Baca Selengkapnya

Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

4 Februari 2021

Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

Tim pengacara Donald Trump berkeras Senat tak cukup kuat punya otoritas untuk memakzulkan Trump karena dia sudah meninggalkan jabatan itu.

Baca Selengkapnya

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

3 Februari 2021

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

Pengacara keluarga korban Lion Air JT 610 meminta ahli waris korban Sriwijaya Air SJ 182 tidak meneken dokumen release and discharge atau R&D.

Baca Selengkapnya

Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

3 Februari 2021

Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

Pada 2019 grup otomotif menyumbang sekitar sepersepuluh dari pasar semikonduktor senilai 429 miliar dolar Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

30 Januari 2021

Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

Imigran dari Suriah mendapat kelonggaran aturan sehingga mereka bisa tinggal di Amerika Serikat dengan aman sampai September 2022.

Baca Selengkapnya

Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

30 Januari 2021

Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

Tutorial pembuatan bom ditemukan di rumah anggota kelompok ekstremis Proud Boys, Dominic Pezzola, yang didakwa terlibat dalam kerusuhan US Capitol

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

29 Januari 2021

Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

Pemerintah Amerika Serikat mengecam pembebasan pembunuh jurnalis Wall Street, Journal Daniel Pearl, oleh Mahkamah Agung Pakistan.

Baca Selengkapnya

Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

29 Januari 2021

Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Amerika Serikat kini mengizinkan dokter dan perawat yang sudah pensiun untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19

Baca Selengkapnya

Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

27 Januari 2021

Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Aviv Kochavi mengatakan hal yang salah jika AS kembali ke perjanjian nuklir Iran

Baca Selengkapnya