Pemanasan Global, Jepang Tolak Protokol Kyoto  

Reporter

Editor

Kamis, 2 Desember 2010 10:42 WIB

Sejumlah aktivis lingkungan melakukan aksi teatrikal saat berlangsungnya Konferensi Perubahan Iklim di Copenhagen, Senin (07/12). Mereka menuntut keputusan yang tepat untuk mengatasi pemanasan global di bumi ini. AP Photo/Anja Niedringhaus
TEMPO Interaktif, Perundingan soal pemotongan emisi gas buang untuk mengurangi pemanasan global yang tengah berlangsung di Cancun, Senin 29 November hingga 10 Desember, terancam gagal.

Jepang, salah negara industri penghasil emisi gas buang bersama 16 negara maju lainnya, menolak memperpanjang komitmennya seperti tertuang dalam Protokol Kyoto.

Pada 1992, Jepang bersama 16 negara industri besar, mengadopsi Protokol Kyoto yang bersisi kesepakatan pengurangan emisi gas buang hingga 5 persen. Kesepakatan tersebut berlaku sejak 1990 hingga 1912. Sebelumnya, bahkan hingga sekarang, Amerika Serikat menolak meratitikasi kesepakatan ini.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Jun Arima, salah satu pejabat perdagangan ekonomi dan departemen industri, pada sesi terbuka, Jepang menolak keras protokol yang dianggap menjadi salah satu penghasil emisi pada gas rumah kaca.

Dia katakan, "Jepang tidak akan patuh lagi pada Protokol Kyoto."

Jepang tidak memberikan alasan jelas, mengapa raksasa industri di Asia ini menolak protokol tersebut. "Jepang sebelumnya menyatakan bahwa negerinya hanya ingin satu instrumen dinyatakan legal dan merasa tidak fair jika diminta melanjutkan protokol," kata salah satu pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Kendati demikian Inggris bersama negara-negara industri maju lainnya tetap patuh melanjutkan komitmen pada putaran berikutnya.

"Ini awal yang sangat buruk. Bahanya, jika sejumlah negara menyusul sikap Jepang menolak mengurangi emisi," ujar Poul Erik Laurisden, juru bicara Care International.

GUARDIAN | CHOIRUL

Berita terkait

KCI Buka Suara soal Rencana Impor KRL Baru dan Peremajaan Kereta

24 Juni 2023

KCI Buka Suara soal Rencana Impor KRL Baru dan Peremajaan Kereta

KCI bersama beberapa stakeholder sudah melakukan rapat yang membahas mengenai kebutuhan sarana KRL tersebut pada Rabu, 21 Juni 2023.

Baca Selengkapnya

Piala Sudirman: Dikalahkan Yamaguchi, Begini Komentar Gregoria

25 Mei 2019

Piala Sudirman: Dikalahkan Yamaguchi, Begini Komentar Gregoria

Gregoria Mariska Tunjung kalah dari pemain Jepang, Akane Yamaguchi di semifinal Piala Sudirman dan ini komentarnya.

Baca Selengkapnya

Jokowi Terima Pengusaha Jepang, Bahas MRT Hingga Kereta Cepat

27 Oktober 2017

Jokowi Terima Pengusaha Jepang, Bahas MRT Hingga Kereta Cepat

Jokowi menerima pengusaha Jepang di Istana Kepresidenan hari ini.

Baca Selengkapnya

Jadi Warisan Dunia, Pulau Okinoshima Tertutup bagi Wisatawan

16 Juli 2017

Jadi Warisan Dunia, Pulau Okinoshima Tertutup bagi Wisatawan

Pulau Okinoshima yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO pekan lalu, resmi dinyatakan terlarang untuk dikunjungi wisatawan mulai tahun depan.

Baca Selengkapnya

Ajaib, Potongan Ikan Tiba-tiba Melompat dari Nampan

11 Juli 2017

Ajaib, Potongan Ikan Tiba-tiba Melompat dari Nampan

Sebuah video unik dan aneh yang menunjukkan seekor tuna sirip kuning, meronta-ronta setelah diiris menjadi dua.

Baca Selengkapnya

Perang Dunia III, Jepang dan Amerika Siap Serang Korea Utara

29 Mei 2017

Perang Dunia III, Jepang dan Amerika Siap Serang Korea Utara

Jepang dan Amerika akan mengambil aksi nyata atas ulah Korea Utara.

Baca Selengkapnya

Pulau Terlarang bagi Perempuan Dicalonkan Jadi Warisan Dunia

20 Mei 2017

Pulau Terlarang bagi Perempuan Dicalonkan Jadi Warisan Dunia

UNESCO mempertimbangkan untuk menjadikan pulau kecil terlarang bagi perempuan di Jepang sebagai situs Warisan Dunia

Baca Selengkapnya

Kabinet Jepang Loloskan Aturan Pengunduran Diri Kaisar Akihito

19 Mei 2017

Kabinet Jepang Loloskan Aturan Pengunduran Diri Kaisar Akihito

Tidak ada kaisar Jepang yang turun tahta selama dua abad terakhir karena hukum yang ada tidak mengizinkannya.

Baca Selengkapnya

Demi Cinta, Cucu Kaisar Jepang Rela Lepas Status Bangsawan  

18 Mei 2017

Demi Cinta, Cucu Kaisar Jepang Rela Lepas Status Bangsawan  

Putri Mako, cucu Kaisar Akihito, rela melepaskan status kebangsawanannya demi cintanya kepada seorang pria biasa yang bekerja di bidang pariwisata.

Baca Selengkapnya

Pertama Kali, Pusat Studi Ninja Didirikan di Universitas Jepang  

12 Mei 2017

Pertama Kali, Pusat Studi Ninja Didirikan di Universitas Jepang  

Sebuah universitas di Jepang berencana membangun pusat penelitian mengenai ninja, yang diklaim sebagai yang pertama di dunia

Baca Selengkapnya