Gerilyawan Kurdi Tersangka Bom di Turki

Reporter

Editor

Selasa, 22 Juni 2010 14:59 WIB

Bis hancur akibat bom jarak jauh di Istanbul, Turki (22/6) REUTERS/Osman Orsal
TEMPO Interaktif, Ankara -Pemerintah Turki meyakini gerilyawan Kurdi meledakkan bom jarak jauh di Istanbul hari ini. Sedikitnya empat orang tewas dan melukai 12 orang lainnya dalam sebuah bis yang mengangkut personel militer dan keluarga mereka.

Gubernur Huseyin Avni Mutlu bilang dua orang terluka dalam kondisi kritis dalam serangan pada pagi buta tadi. Kantor berita pemerintah Anatolia bilang diantara yang tewas termasuk seorang gadis berusia 17 tahun, putri seorang perwira.

Pembrontak Kurdi memang sering melakukan serangan bom di Istanbul di waktu lalu, tapi serangan bom besar terakhir adalah di kota itu pada 2007 yan menewaskan 17 orang.

Gerilyawan Kurdi berjuang otonomi di kawasan tenggara Turki yang didominasi Kurdi telah meningkatkan secara dramatis serangan mereka yang menargetkan warga Turki bulan ini dan mengancam akan memperluas perlawanan ke kota-kota lain di bagian barat negeri.

Televisi CNN-Turk melaporkan hingga siang ini belum ada klaim pihak yang bertanggungjawab tapi gerilyawan Kurdi diyakini berada di belakang serangan itu. Kelompok pemberontak itu cukup sering mengklaim serangan bom seperti itu.

AP|dwi arjanto

Berita terkait

Eks Menteri Turki Dirikan Partai untuk Hadang Erdogan

26 Oktober 2017

Eks Menteri Turki Dirikan Partai untuk Hadang Erdogan

Eks Menteri Dalam Negeri Turki, Meral Aksener dirikan partai baru untuk geser Erdogan dari kursi kepresidenan dalam pemilihan presiden mendatang.

Baca Selengkapnya

Erdogan Ganti Komandan Militer Darat, Udara dan Laut Turki

4 Agustus 2017

Erdogan Ganti Komandan Militer Darat, Udara dan Laut Turki

Perubahan besar di tubuh militer Turki ini dilakukan setelah percobaan kudeta yang gagal lebih dari setahun lalu.

Baca Selengkapnya

Lagi, Turki Perpanjang Masa Darurat untuk Tiga Bulan

18 Juli 2017

Lagi, Turki Perpanjang Masa Darurat untuk Tiga Bulan

Turki memperpanjang masa darurat untuk keempat kalinya

Baca Selengkapnya

Pemerintah Erdogan Tangkap Direktur Amnesty International Turki

7 Juli 2017

Pemerintah Erdogan Tangkap Direktur Amnesty International Turki

Aparat Turki menangkap Direktur Amnesty International Turki, Idil Eser, atas dugaan memiliki hubungan dengan jaringan Fethullah Gulen

Baca Selengkapnya

Jokowi dan Erdogan Sepakati Kerja Sama Antiteror dan Persenjataan

7 Juli 2017

Jokowi dan Erdogan Sepakati Kerja Sama Antiteror dan Persenjataan

Presiden Erdogan menyambut baik pernyataan Jokowi dan menekankan pentingnya pencegahan limpahan teroris ISIS ke negara lain.

Baca Selengkapnya

Terkait Kudeta Gagal, Turki Adili Jurnalis Kenamaan

19 Juni 2017

Terkait Kudeta Gagal, Turki Adili Jurnalis Kenamaan

Turki mengadili 17 orang yang sebagain besar merupakan jurnalis kenamaan karena dituding terlibat dalam kudeta gagal pada Juli 2016.

Baca Selengkapnya

Paspamres Terancam Ditangkap, Erdogan Kecam Amerika Serikat  

16 Juni 2017

Paspamres Terancam Ditangkap, Erdogan Kecam Amerika Serikat  

Erdogan memprotes Amerika Serikat yang dilaporkan mengeluarkan surat penangkapan terhadap Pasmpamres pelaku pemukulan.

Baca Selengkapnya

Gebuki Demonstran di AS, Paspampres Erdogan Terancam Ditangkap

16 Juni 2017

Gebuki Demonstran di AS, Paspampres Erdogan Terancam Ditangkap

AS mengelurkan surat penangkapan terhadap 12 paspampres Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan karena memukuli demonstran di Washington

Baca Selengkapnya

Terkait Gulen, Penasehat Perdana Menteri Turki Ditahan

3 Juni 2017

Terkait Gulen, Penasehat Perdana Menteri Turki Ditahan

Diduga memiliki hubungan dengan ulama Fethullah Gulen yang didakwa berada di balik kudeta Juli 2016.

Baca Selengkapnya

Setelah Topan Yolanda, Turki Bangun Masjid di Filipina

2 Juni 2017

Setelah Topan Yolanda, Turki Bangun Masjid di Filipina

TDV menghabiskan dana sekitar Rp 13 miliar, termasuk untuk pembangunan masjid di tiga kawasan di Kota Ormoc.

Baca Selengkapnya