Kabul Diganyang Bom, Sedikitnya Lima Orang Tewas

Reporter

Editor

Selasa, 15 Desember 2009 15:16 WIB

Seorang pria yang terluka akibat ledakan bom duduk di depan hotel Heetal, Kabul, Afghanistan (15/12). Sebuah mobil bermuatan bom meledak di hotel, yang banyak diinapi orang asing. AP/Dusan Vranic

TEMPO Interaktif, Kabul -Sedikitnya lima orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di ibu kota Afganistan, Kabul, demikian keterangan pejabat setempat.

Ledakan terjadi tak jauh dari sebuah hotel di distrik Wazir Akbar Khan tempat para diplomat dan warga asing tinggal.

Tepatnya di lokasi sebelum Presiden Karzai membuka konferensi tiga hari tentang korupsi di sana.

Afganistan saat ini mendapatkan tekanan berat dari negara-negara Barat untuk memberantas korupsi.

"Dua pengawal mantan wakil presiden Ahmed Zia Massoud dipastikan tewas," jelas Presiden Afganistan Hamid Karzai.

Sebulan terakhir ini, Kabul terus menerus mendapatkan sejumlah serangan bom. Bulan lalu, sebuah bom mobil meledak di luar kantor Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) melukai tiga orang pasukan asing dan tiga penduduk sipil Afgnanistan.

Sementara itu, ledakan yang terjadi Selasa (15/12) ini merupakan hantaman bom pertama semenjak Presiden Karzai menyatakn perang terhadap korupsi dan ketidakamanan.

Saksi mata mengatakan, dia melihat sebuah kendaraan jeep 4x4 melintas Hotel Heetal di daerah pasar kalangan atas. "Kendaraannya berjalan lambat saat menuju pos pemeriksaan hotel. Selanjutnya, bom memeldak," terang Humayun Azizi kepada kantor berita AP.

Laporan AP menyebutkan, akibat ledakan tersebut hotel mengalami kerusakan berat. Tetapi, jelas seorang pejabat intelijen yang tak mau disebutkan namanya mengatakan meskipun demikian tak satupun tamu hotel yang terluka.

BBC | CHOIRUL

Berita terkait

Komisioner KPU Idham Holik Dilaporkan ke DKPP atas Dugaan Intimidasi Petugas KPU Daerah

21 Desember 2022

Komisioner KPU Idham Holik Dilaporkan ke DKPP atas Dugaan Intimidasi Petugas KPU Daerah

Selain Idham, Airlangga menyebut ada 9 komisioner KPU dari provinsi dan kabupaten/kota yang dilaporkan ke DKPP.

Baca Selengkapnya

Amien Rais Hampir Menangis Partai Ummat dapat Kesempatan Verifikasi Faktual Ulang

20 Desember 2022

Amien Rais Hampir Menangis Partai Ummat dapat Kesempatan Verifikasi Faktual Ulang

Amien Rais menduga ada yang menginginkan agar Partai Ummat itu menjadi satu-satunya partai yang gagal lolos menjadi peserta Pemilu 2024

Baca Selengkapnya

Partai Ummat Klaim dapat Kesempatan Verifikasi Faktual Ulang

20 Desember 2022

Partai Ummat Klaim dapat Kesempatan Verifikasi Faktual Ulang

Partai Ummat telah melakukan mediasi dengan Bawaslu RI setelah dinyatakan tidak lolos ke Pemilu 2024 oleh KPU RI

Baca Selengkapnya

Pidato di KPU, Gerindra Soroti Pihak yang Mempertanyakan Hasil Verifikasi KPU

14 Desember 2022

Pidato di KPU, Gerindra Soroti Pihak yang Mempertanyakan Hasil Verifikasi KPU

Dalam agenda penetapan nomor urut parpol peserta Pemilu 2024, Gerindra memilih untuk mempertahankan nomor lamanya, yakni 2.

Baca Selengkapnya

Anggap KPU Curang dan Tak Transparan, Kader Partai Prima Gelar Aksi Hari Ini

14 Desember 2022

Anggap KPU Curang dan Tak Transparan, Kader Partai Prima Gelar Aksi Hari Ini

Nuradim menilai KPU juga bertindak tidak adil dan transparan dalam tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya

Komisi II Bakal Klarifikasi ke KPU Soal Dugaan Manipulasi Hasil Verifikasi Parpol

13 Desember 2022

Komisi II Bakal Klarifikasi ke KPU Soal Dugaan Manipulasi Hasil Verifikasi Parpol

Komisi II DPR akan bertanya ke KPU soal dugaan intervensi verifikasi faktual ke KPU daerah untuk loloskan partai politik.

Baca Selengkapnya

KPU RI Telusuri Dugaan Intimidasi dan Kecurangan Verifikasi Faktual Tiga Parpol

13 Desember 2022

KPU RI Telusuri Dugaan Intimidasi dan Kecurangan Verifikasi Faktual Tiga Parpol

Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengatakan bakal menginvestigasi dugaan intimidasi saat proses verifikasi faktual tiga partai politik oleh KPU daerah.

Baca Selengkapnya

Sembilan Parpol Non Parlemen Lolos Verifikasi Faktual di Jakbar, Ada Gelora, Garuda dan PKN

13 Desember 2022

Sembilan Parpol Non Parlemen Lolos Verifikasi Faktual di Jakbar, Ada Gelora, Garuda dan PKN

Sembilan partai politik dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh KPU Jakarta Barat. Ada Partai Gelora, Garuda dan PKN.

Baca Selengkapnya

Amien Rais Sebut Ada Gigantic Power Ingin Singkirkan Partai Ummat dari Pemilu 2024

13 Desember 2022

Amien Rais Sebut Ada Gigantic Power Ingin Singkirkan Partai Ummat dari Pemilu 2024

Amien Rais sebut mendapatkan info A1 bahwa KPU bakal meloloskan semua partai baru dan non-parlemen di Pemilu 2024, kecuali Partai Ummat.

Baca Selengkapnya

Jelang Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2024, JPPR Sebut Masih Ada Parpol yang Mencatut NIK

12 Desember 2022

Jelang Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2024, JPPR Sebut Masih Ada Parpol yang Mencatut NIK

Tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik calon peserta Pemilu 2024 berakhir besok. JPPR sebut masih ada permasalahan.

Baca Selengkapnya