Muslim Malaysia Akan Dilarang Kerja di Toko 24 Jam  

Reporter

Editor

Grace gandhi

Rabu, 13 Mei 2015 06:00 WIB

Ilustrasi minuman beralkohol. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Malaysia akan segera mengeluarkan aturan yang melarang masyarakat Islam di Johor bekerja di department store 24 jam, terutama yang menjual arak. Aturan tersebut telah disepakati dan telah menjadi titah Sultan Johor.

Suhaimi Salleh, Ketua Barisan Nasional Kukup, mengatakan isu penjualan arak melibatkan pekerja Melayu yang bekerja di department store tersebut tidak bisa dikompromikan karena mempertaruhkan soal martabat, ras dan agama, serta berdosa di sisi Islam.

"Hukum sudah jelas: minum (alkohol) ilegal, (mereka) yang menjual (arak) ilegal, yang membungkus botol (arak) ilegal, yang mengangkut kotaknya ke toko haram, dan yang menyusunnya pun haram," kata Salleh seperti yang dilansir situs Sinarharian.com.my pada Selasa, 12 Mei 2015.

"Kami tidak akan membiarkan hal ilegal, yang tampaknya sepele tetapi besar dosanya di sisi Allah, terjadi secara berkelanjutan?" ujar Salleh ketika membahas titah Sultan Johor pada Konferensi Dun ke-13 hari ini.

Salleh mengatakan, dia meminta instansi terkait memandang serius masalah ini karena ia turut mempengaruhi martabat bangsa terutama kalangan anak muda.

"Keuntungan akhirat adalah lebih penting. Sanggupkah kita melihat anak-anak muda yang tidak tahu apa-apa dan baru selesai sekolah sudah diajarkan dan terjebak dengan hal ini?" katanya.

Isu penjualan alkohol di department store 24 jam sebelum ini dibicarakan setelah Ketua Menteri Melaka Datuk Seri Idris Haron sebelum ini menyarankan kepada manajemen department store itu agar memverifikasi ras dan suku bangsa yang dipekerjakan di toko tersebut.

Ini karena mayoritas karyawan toko itu, menurut dia, adalah Melayu yang memiliki sensitivitas terhadap penjualan alkohol kepada orang banyak.

Selain itu, Malaysia juga sedang membuat kajian menyeluruh yang melarang penjualan alkohol di jaringan department store 24 jam.

SINAR HARIAN | YON DEMA


Berita terkait

Malaysia Tangkap 2 Komandan ISIS Asal Irak  

6 September 2017

Malaysia Tangkap 2 Komandan ISIS Asal Irak  

Malaysia menangkap dua warga Irak yang diyakini komandan ISIS di Irak Selatan.

Baca Selengkapnya

Harapan Oposisi Jiran

23 Agustus 2017

Harapan Oposisi Jiran

Dalam akun Twitter-nya, mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menulis "Harapan yang menggunung". Setelah melalui jalan panjang, akhirnya koalisi oposisi dideklarasikan secara resmi dengan logo bertulisan "HARAPAN", yang huruf "A" keempat berupa anak panah Arjuna- tokoh dalam kisah epik Mahabarata. Dengan pilihan ini, metamorfosis Pakatan Rakyat, partai oposisi Malaysia, membayangkan pemilihan umum yang akan datang sebagai arena perang melawan Karna, yakni Barisan Nasional- partai berkuasa sekarang.

Baca Selengkapnya

Wakil PM Malaysia Kutuk Pelemparan Sepatu ke Mahathir Mohamad

14 Agustus 2017

Wakil PM Malaysia Kutuk Pelemparan Sepatu ke Mahathir Mohamad

Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menegaskan perbedaan pendapat dengan Mahathir Mohamad tidak membenarkan seseorang untuk melakukan kekerasan.

Baca Selengkapnya

Mahathir Mohamad Dilempari Sandal, Sepatu dan Botol Saat Pidato

14 Agustus 2017

Mahathir Mohamad Dilempari Sandal, Sepatu dan Botol Saat Pidato

Mahathir Mohamad dilempari sandal, sepatu, botol bekas air minum, kembang api, hingga kursi di saat berpidato.

Baca Selengkapnya

Pemimpin ISIS Asal Malaysia Beristerikan WNI Tewas di Suriah

21 Juli 2017

Pemimpin ISIS Asal Malaysia Beristerikan WNI Tewas di Suriah

Pemimpin milisi ISIS asal Malaysia, Mohamad Fuzi Harun,tewas dalam serangan udara di Suriah.

Baca Selengkapnya

Bom Kampung Melayu, Malaysia Tingkatkan Keamanan Perbatasan

28 Mei 2017

Bom Kampung Melayu, Malaysia Tingkatkan Keamanan Perbatasan

ISIS mengaku bertanggung jawab atas insiden bom bunuh diri tersebut.

Baca Selengkapnya

Bersatu Lawan Najib, Mahathir Janji Kampanye Bebaskan Anwar

21 Mei 2017

Bersatu Lawan Najib, Mahathir Janji Kampanye Bebaskan Anwar

Mahathir Mohamad telah menjanjikan dukungannya untuk kampanye pembebasan musuhnya di masa lalu, Anwar Ibrahim.

Baca Selengkapnya

Duh, Pengungsi Rohingya Minum Air Toilet di Malaysia  

17 Mei 2017

Duh, Pengungsi Rohingya Minum Air Toilet di Malaysia  

Pengungsi Rohingya di Malaysia hanya diberi secangkir kecil air dan sedikit makanan, serta terpaksa minum air toilet.

Baca Selengkapnya

Muslim Moderat Malaysia Terusik dengan Ceramah Ekstrem Zakir Naik  

11 Mei 2017

Muslim Moderat Malaysia Terusik dengan Ceramah Ekstrem Zakir Naik  

Organisasi muslim moderat Malaysia terusik dengan keberadaan
Zakir Naik yang ceramahnya dianggap ekstrem.

Baca Selengkapnya

Kesebelasan Malaysia Tolak Bertanding di Korea Utara  

10 Mei 2017

Kesebelasan Malaysia Tolak Bertanding di Korea Utara  

Kesebelasan Malaysia menolak bertanding untuk kualifikasi Asian Cup di Pyongyang, Korea Utara, 8 Juni mendatang.

Baca Selengkapnya